Suatu hari, ketika orang tersebut bertemu Dalban. Dan hendak mengatakan hal yang sama. Maka Dalban mengajaknya ke dekat got. Kemudian Dalban menerjunkan diri ke got dan berteriak, "Lihatlah, sekarang aku sudah masuk got, seperti yang seharusnya terjadi jika kau dulu tidak menolongku! Sudah, pergi sana!" geram Dalban. (dalal muslimin)
Plaza Sambut Liburan
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Agnes Pukau Penonton
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Jumpa Fans Artis Semarak
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Kotak Ngerock Abis
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Gaun Elegan ala My Secret
Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.
Minggu, 30 November 2008
Tak Ikhlas Menolong
Suatu hari, ketika orang tersebut bertemu Dalban. Dan hendak mengatakan hal yang sama. Maka Dalban mengajaknya ke dekat got. Kemudian Dalban menerjunkan diri ke got dan berteriak, "Lihatlah, sekarang aku sudah masuk got, seperti yang seharusnya terjadi jika kau dulu tidak menolongku! Sudah, pergi sana!" geram Dalban. (dalal muslimin)
Senin, 17 November 2008
Belum Beli Katil
Melihat itu semua, Paijopun berkomentar, "Hebat sekali ya Tuji, kaya raya dan berlimpah harta," ujarnya.
Dalban menjawab, "Terus?,".
"Berbagai tipe rumah dia miliki," tambah Paijo.
Dalban menjawab, "Terus?,".
"Kebun kelapa, jati, kebun pepaya, kebun cabai, singkong, tebu, padi," tambahnya.
Dalban menjawab lagi, "Terus?,".
"Mobil-mobil mewahpun dia punya. Mercedes, BMW, Ferari, Avanza, Jazz, Limosin, dan masih banyak lagi mobil mewahnya. Semua tak terhitung," terus Paijo.
Dalban hanya menjawab, "Terus?,"
"Dia bisa beli apa saja dengan gampang," lanjut Paijo.
Dalban menjawab, "Terus?,".
"Ente dari tadi terus-terus! Emang ga ada jawaban lain," tukas Paijo dengan nada kesal karena hanya dijawab terus-terus saja oleh Dalban.
Dalban hanya tertawa saja. "Lho kok malah ketawa," sergah Paijo.
"Meski Tuji kaya raya dan bisa beli apa saja. Ada satu yang belum dibeli Jo," ujar Dalban dengan santai.
"Emang apa sich yang belum dibeli Tuji?" tanya Paijo dengan penasaran.
"Katil alias keranda," jawab Dalban sambil tertawa terbahak-bahak.
Paijo, "Dasar ente Ban!". (dalal muslimin)