Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label PERBANKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERBANKAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Maret 2013

42 Tahun Bank Bukopin



FOTO BARENG – Pimpinan dan karyawan Bank Bukopin Cabang Tegal, Selasa (10/7) berfoto bersama bertepatan dengan HUT Bank Bukopin ke-42.

42 Tahun Bank Bukopin
*Bagi Sembako Untuk Abang Becak

TEGAL – 42 tahun sudah Bank Bukopin melayani berbagai kebutuhan perbankan masyarakat dengan sejumlah produk dan layanan yang ada. Tepat di ulang tahunnya yang jatuh setiap tanggal 10 Juli, Bank Bukopin Cabang Tegal juga ikut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut dengan menekankan pada aksi sosial seperti pemberian paket sembako dan kaos bagi 75 abang becak, Selasa (10/7) di Kantor Bank Bukopin Kota Tegal.
Pemimpin Cabang Bank Bukopin Tegal, Kristianto usai menyerahkan paket sembako kepada abang becak membenarkan hal itu. Menurutnya, pemberian paket sembako kepada abang becak merupakan wujud kepedulian. Pasalnya, melalui mereka keberadaan Bank Bukopin bisa diketahui. Misalnya saat ada nasabah dari luar kota yang kebetulan singgah di Tegal dan menanyakan lokasi Bank Bukopin, maka dari abang becak ini pula lokasi Bank Bukopin bisa ditunjukkan. Selain pemberian paket sembako untuk abang becak, pihaknya juga akan menggelar lomba mewarnai pada Minggu (15/7) serta pemberian tajil dalam rangka menyambut datangnya bulan ramadhan. Tetapi, secara umum dalam rangka memeriahkan HUT Bank Bukopin ke-42, pihaknya lebih memfokuskan kepada aksi kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, apa yang dilakukan oleh Bank Bukopin diharapkan bisa diterima dan ikut meringankan sedikit beban yang mereka pikul. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah, relasi hingga para karyawan sehingga di usianya yang menginjak 42 tahun, Bank Bukopin bisa terus melayani masyarakat dengan berbagai layanan perbankan yang ada. “Inilah wujud kepedulian Bank Bukopin kepada masyarakat diantaranya dengan memberikan paket sembako dan kaos kepada 75 abang becak dan berbagai aksi sosial lainnya,” jelasnya. (gun)

Rabu, 06 Maret 2013

Ekonomi Syariah Diterima di Eropa



SEMINAR - Para peserta memadati acara kegiatan Seminar Internasional Ekonomi Islam dalam rangka Dies Natalis XXXI Unikal, Selasa (10/7) di Gedung C lantai tiga kampus setempat.

Ekonomi Syariah Diterima di Eropa

PODOSUGIH - Penerapan Ekonomi Syariah telah diterima oleh negara-negara maju di Eropa seperti Inggris, Jerman dan Perancis. Hal itu terjadi karena adanya kesamaan prinsip-prinsip antara Hukum Ekonomi Internasional (HEI) dengan ajaran Islam sehingga negara-negara tersebut mengakui efektifitas dan efisiensi sistem ekonomi syariah sebagai bagian dari sistem ekonomi dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Jawahir Thontowi PhD saat menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Internasional Ekonomi Islam dalam rangka Dies Natalis XXXI Unikal, Selasa (10/7) di Gedung C lantai tiga kampus setempat.
Peningkatan jumlah nasabah juga terus terjadi di Perbankkan Syariah, misalnya dalam sebuah laporan dan analisis menunjukkan bahwa Inggris memiliki angka nasabah tertinggi yakni diatas 9% dibandingkan negara-negara Eropa lain seperti Perancis (3%), Italia (2%) dan Jerman (8%). "Dilaporkan pula, sekitar 300 institusi Perbankkan Islam menyebar di sekitar 51 negara yang menunjukkan pertumbuhan menarik dalam tatanan ekonomi global," ucapnya.
Pemakaian sistem ekonomi Islam dikuatkan dengan adanya pernyataan dari Harvard Law School yang menyatakan adanya relevansi prinsip-prinsip keuangan Islam ternyata mampu menjadi penawar dalam krisis keuangan global. Bahkan salah seorang peneliti, Azam Shafiq membuktikan bahwa krisis keuangan dunia tidak berdampak pada negara-negara muslim yang menggunakan sistem ekonomi Islam. "Itu terjadi karena sistem keuangan Islam telah memainkan peranan yang sangat kuat untuk menyisihkan problem krisis keuangan dunia," ujarnya.

Saat ini, di Indonesia terdapat sekitar 17 Bank beratributkan Syariah namun sayangnya pertumbuhan lembaga-lembaga pendidikan yang mengembangkan Prodi Ekonomi Islam masih terbatas. "Sepertinya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia tidak akan mengalami perubahan berarti jika instrumen hukum tidak disediakan secara mandiri. SDM yang ada juga dinilai belum menunjukkan orientasi visi dan misi yang komprehensif," ulasnya.
Narasumber lainnya yakni Profesor Perbankkan dan Ekonomi Keuangan Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof Abdul Ghafar Ismail menjelaskan bahwa saat ini ada dua pandangan yang menyatakan agama berkaitan dengan perekonomian dan agama sama sekali tidak berkaitan dengan perekonomian.
Di Malaysia, Islam adalah agama resmi namun hal tersebut tidak dijelaskan secara detail untuk penerapan keseluruhannya dalam kegiatan sehari-hari masyarakatnya. Ekonomi Islam sendiri memerlukan Fiqih dan Etika Islam sebagai usaha untuk mengatasi permasalahan dan tingkah laku manusianya. "Keberadaan Ekonomi Islam memerlukan tauhid, syariah dan akhlak yang baik untuk dipergunakan sebagai penopang dalam pelaksanaan kegiatannya. Karena tidak jarang terdengar adanya sebuah ekonomi perbankkan yang justru melakukan penggelapan keuangan. Prinsip Islam sebagai jalan hidup harus diterapkan agar Ekonomi Islam berjalan dengan baik," terangnya. (bunda manis)

Senin, 04 Februari 2013

Jalan Sehat BTM Doro, Semarak



UNDI - Manager KJKS BTM Doro, Imam Sad Setianto SE, saat memimpin jalannya pengundian doorprize.

Jalan Sehat BTM Doro, Semarak
*Merayakan Milad ke-10

DORO - Jalan sehat merayakan Milad ke-10 KJKS BTM Doro, berlangsung semarak, Minggu (8/7). Sekitar dua ribuan peserta turut berpartisipasi dalam acara yang memberikan aneka macam doorprize menarik, seperti handphone, magic com, kipas angin, televisi, setrika dan lainnya, dengan hadiah utama sepeda gunung merk Polygon.
Ketua Pengurus KJKS BTM Doro, Imam Arifin menjelaskan, kegiatan itu digelar sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat agar selalu hidup sehat. Selain itu, jalan sehat dilaksanakan untuk menciptakan kondisi sehat dan bugar, sehingga kinerja sehari-hari akan lebih optimal. Disamping itu juga sebagai wujud syukur terus berjalanya usaha KJKS BTM Doro. "Kegiatan kali ini mengangkat tema terwujudnya masyarakat yang sehat bersama BTM Doro, 10 tahun melayani dan menggerakan ekonomi umat.”
Disebutkan, jalan sehat kali ini start dari Pertigaan Kutosari atau depan Kantor Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Doro, menuju ke SMPN 1 Doro, ditlanjutkan ke Polsek Doro, Pasar Doro dan finish di depan Kantor KJKS BTM Doro.
Sementara itu, Manager KJKS BTM Doro, Imam Sad Setianto SE menuturkan, KJKS BTM Doro memiliki dua kantor, yakni di Jalan Kihajar Dewantoro 28 Doro dan di Jalan Raya Karangdadap Doro, yang mampu melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan modal bagi usaha kecil menengah. "Berdiri tanggal 8 juli 2002 dengan 7 pengurus, 3 pengawas dan 6 karyawan. Modal awal yang dicatat dalam pembukuan sebesar Rp30 juta," jelasnya.
Disebutkan, untuk pertama kali pihaknya mencatat keuntungan pada Januari 2003, sejumlah Rp512 ribu, sedangakan keuntugan tahunan/BEP tahun tercatat pada 31 Januari 2004 yaitu Rp2,7 juta, DPK Rp480 juta. "Ini artinya bahwa keberadaan kami diterima dan dibutuhkan oleh masyarakat. Pada akhir desember 2011 kami mencatat keuntungan Rp36,7 juta, modal Rp400,8 juta, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp7,1 miliar dengan DPK Rp5,4 miliar dan total asset Rp6,2 miliar, pada posisi semester 1 tahun 2012 SHU yang dicatatkan Rp17,6 juta, DPK Rp5,9 miliar, dan pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp4,6 M, plus asset Rp6,6 miliar."
Pihaknya menawarkan aneka produk kepada masyarakat, seperti Musyarokah yang memberikan fasilitas berupa tambahan atau penyertaan modal kerja, hasil usaha maupun resiko yang muncul dari kegiatan usaha tersebut menjadi hak dan tanggung jawab bersama secara proporsional sesuai dengan kesepakatan dan penyertaan modal masing-masing.
Ada pula Mudhorobah, kerjasama dalam mengelola suatu kegiatan usaha dengan prinsip bagi hasil, BTM akan menyediakan seluruh kebutuhan modal kerja, sedangkan fasilitas dan sarana pendukung kegiatan usaha disediakan oleh nasabah. Hasil maupun resiko yang muncul dari kegiatan usaha tersebut menjadi hak dan tanggung jawab bersama sesuai dengan kesepakatan. Murobahah, pembiayaan dengan prinsip jual beli yang penggunaannya ditujukan untuk pengadaan kebutuhan bahan baku, alat-alat produksi dan barang modal. Serta Ijaroh Muntahiyah Bittamlik, pembiayaan dengan prinsip sewa beli untuk pengadaan suatu barang modal, alat-alat produksi, sarana kerja, perlengkapan rumah tangga dan lain sebagainya.
Selain itu ada juga produk tabungan dan simpanan, Tabungan Mudlorobah yang penyetoran dan pengambilannya dapat dilakukan sehari-hari dengan setoran pertama minimal Rp10.000. Tabungan Kurban dan Aqikah, paket tabungan khusus yang ditujukan untuk keperluan korban dan aqikah, setoran dapat dilakukan satu minggu sekali Rp20.000 atau satu bulan sekali sebesar Rp80.000. Pengambilan tabungan hanya dapat dilakukan pada saat hendak korban atau aqikah, bisa berupa uang tunai maupun hewan kurban. Simpanan Mudlorobah Berjangka, simpanan berjangka yang jangka waktunya sudah ditentukan, minimal 1 bulan maximal 12 bulan, minimal simpanan Rp1.000.000. Simpanan Idul Fitri (SIMITRI), simpanan yang diperuntukan dalam perencanaan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri Layanan Jasa. Ditawarkan pula, pembayaran BPIH dan Talangan Haji bekerjasama dengan Bank Muammalat Indonesia dan Bank Syariah mandiri, pembayaran rekening listrik, telpon dan Speedy. Ada juga Gadai Emas syariah (Rahn), dan BTM.Net (Transfer Real time ke semua Bank). "Sementara itu, pengiriman Uang Western Union masih dalam proses penggodokan dengan BSM Pekalongan. Tentunya kami memberikan bagi hasil kepada nasabah dengan sangat kompetitif," pungkasnya. (bunda manis)

Senin, 07 Januari 2013

Temu Nasabah DSP Brebes



PENUH KEBERSAMAAN – 100 nasabah DSP mengikuti ‘Temu Nasabah Setia’ untuk Unit Jatibarang dan Brebes.

Temu Nasabah DSP Brebes

DANAMON Simpan Pinjam (DSP), Jumat (15/6) menggelar ‘Temu Nasabah Setia’ yang diadakan di RM Sawungan Nusantara Alam, Jatibarang, Brebes. Hadir dalam kesempatan tersebut, Cluster Manager Tegal Yosep H Gunadi serta 100 nasabah setia yang berasal dari unit Jatibarang dan Brebes.
Cluster Manager Tegal, Yosep H Gunadi mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesetiaan nasabah DSP dan memberikan informasi tentang produk DSP kepada nasabah. Selain di Brebes, kegiatan ini juga dilaksanakan di beberapa kota besar seperti Balikpapan, Jakarta, Solo, Semarang, Manado, Medan, Bandung dan Surabaya.
Temu nasabah setia DSP ini merupakan rangkaian program apresiasi DSP kepada nasabah setianya dan juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara nasabah setia dan DSP sehingga semakin erat dan berkesinambungan.
Dalam acara tersebut, para pejabat DSP juga menjelaskan beberapa keuntungan produk–produk yang baru diluncurkan di tahun 2012.
Selain Produk Pinjaman, pejabat DSP juga antusias untuk menjabarkan Produk Simpanan dimana produk tersebut mempunyai banyak sekali keuntungan yang unggul. Danamon Simpan Pinjam juga membuka booth bagi Keluarga Nasabah yang ingin meniti karir di Danamon Simpan Pinjam melalui Program Karir Cemerlang DSP. Tidak ketinggalan, berbagai door prize seperti DVD player, rice cooker dan setrika diberikan bagi nasabah yang beruntung.
“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah. Kami berharap kegiatan temu nasabah yang berlangsung di Brebes kali ini akan mendapatkan apresiasi yang positif dari para nasabah setia DSP,” jelasnya. (Bunda Manis)

Rabu, 08 Agustus 2012

Lomba Fotogenic BII Superkidz

PEMENANG - Beberapa peserta Lomba Fotogenik BII Superkidz saat menerima hadiah.

Ekspresikan Bakat Anak
*Lomba Fotogenic BII Superkidz

PEKALONGAN - Bank Internasional Indonesia sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia yang ada di Pekalongan, beberapa waktu kemarin menggelar Lomba Fotogenic BII Superkidz.
"Kegiatan ini kami lakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Pekalongan pada umumnya, serta nasabah BII pada khususnya untuk mengekspresikan bakat anak-anaknya lewat foto," terang Dwi Astutining Rahayu, salah satu panitia lomba dari BII Pekalongan kepada Radar.
Selain itu juga, menurutnya dengan kegiatan itu maka diharapkan masyarakat Pekalongan dan sekitarnya lebih mengenal BII Maybank dan produk-produknya. Juga sebagai wadah mempererat hubungan antara bank dengan masyarakat pada umumnya dan nasabah pada khususnya.
Pengumunan pemenang sudah dilakukan di Carrefour Pekalongan pada, Minggu (27/5) dari pukul 09.00 sampai selesai kemarin. Dengan langsung penyerahan hadiah kepada pemenang lomba dari dua kategori.
Berikut data pemenang Lomba Fotogenic BII Superkidz Pekalongan 2012,  Kategori Anak-anak dari usia 0 bulan sampai dengan 10 tahun dengan total peserta 51 orang pemenangnya. Antara lain juara 1 atas nama Abigail Natania dengan total nilai 768, juara 2 diraih Angelique Regina Syah dengan total nilai 722 dan juara 3 Jasson Aldrich A dengan total nilai 705.
Kategori selanjutnya yaitu Kategori Remaja dari usia 11 tahun sampai dengan 16 tahun dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang, pemenangnya antara lain untuk juara 1 Winner Kurniawan dengan total nilai 677, juara 2 diraih Intan R Syarifah dengan total nilai 650 dan terakhir juara 3 diraih Marta Vidianinda dengan total nilai 630.
Diungkapkan, bahwa lomba tersebut sudah dimulai sejak 16 April kemarin untuk pendaftaran dan pengumpulan foto sampai sampai 23 Mei 2012 bertempat di gedung BII Pekalongan Jalan Diponegoro nomor 4 Pekalongan.
"Peserta lomba harus menjadi nasabah Tabungan BII Superkidz, jika belum bisa membuka rekening baru. Peserta cukup menyerahkan 1 lembar foto ukuran 4R dan CD kepada panitia. Foto dibuat pada masa Januari 2012 sampai dengan Mei 2012 atau foto terbaru."
Hadiah yang disediakan untuk lomba kali ini untuk kategori Anak-anak, juara 1 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp500 ribu, juara 2 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp350 ribu dan juara 3 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp250 ribu.
Sedang untuk kategori Remaja juara 1 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp500 ribu, juara 2 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp350 ribu dan juara 3 mendapat Tabungan BII Superkidz sebesar Rp250 ribu. http://dalalmuslimin.blogspot.com

Ekonomi Syariah Terus Berkembang


MATERI - Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Pekalongan (Unikal), Prof Dr Siti Nurhayati ketika menyampaikan materinya dalam acara seminar nasional 'Perkembangan dan Prospektif Ekonomi Islam di Indonesia' yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan (FE Unikal), di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (2/6).

Ekonomi Syariah Terus Berkembang

PODOSUGIH - Perkembangan Ekonomi Syariah dalam 5 tahun terakhir ini terus mengalami trend yang cukup baik dan meningkat, booming munculnya lembaga-lembaga ekonomi syariah baik dalam skala makro seperti perbankan Syari’ah, pegadaian Syari’ah dan pasar modal Syari’ah maupun yang berskala mikro seperti BPR Syari’ah, koperasi Syari’ah dan Baitul Mal wa Tamwil (BMT). Demikian disampaikan oleh salah seorang pembicara, Prof Dr Siti Nurhayati dalam acara seminar nasional 'Perkembangan dan Prospektif Ekonomi Islam di Indonesia' yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan (FE Unikal), di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (2/6).
Persaingan diantara lembaga-lembaga mikro Syari’ah mengharuskan setiap organisasi bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya, sehingga perlu memiliki persaingan manfaat termasuk SDM nya. Terjadinya proses pembelajaran masyarakat menuju kearah penjiwaan terhadap nilai-nilai ajaran Islam menyebabkan terjadi pergeseran perilaku masyarakat Muslim dari kebiasaan melakukan transaksi bisnis konvensional menuju pada transaksi bisnis berbasis syari’ah. Masih banyak lembaga-lembaga ekonomi syari’ah terutama mikro yang perkembangannya belum baik. Hal ini karena adanya keterbatasan mereka dalam pemilikan SDM yang berkualitas baik dari segi kompetensi intelektual maupun dari segi pengetahuan syari’ah Islamiyah," terangnya.
Beberapa prinsip dasar pengembangan SDM adalah bahwa SDM merupakan aset paling penting yang dimiliki oleh suatu organisasi sedangkan manajemen yang efektif adalah kunci keberhasilan organisasi. "Keberhasilan organisasi dapat dicapai jika kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan SDM dirumuskan secara terpadu dengan dasar perencanaan strategis untuk menunjang pencapaian tujuan," bebernya yang juga merupakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Unikal.

Perlu transformasi SDM syari’ah untuk menjawab tantangan perubahan dan untuk menjawab berbagai tantangan tersebut maka dalam upaya pengembangan SDM pada lembaga mikro syari’ah terdapat dua aspek penting yaitu pengembangan kompetensi psikologis dan pengembangan kompetensi kerja. Pengembangan SDM syari’ah berkaitan dengan kompetensi kerja, dan upaya peningkatan kualitas kerja tersebut dapat ditunjukkan oleh kemampuan berfikir global dengan dasar kearifan lokal, menguasai aplikasi IT, kemauan belajar dan berkembang, kemampuan sintesis berupa daya intuitif, integratif, visioner. "Selain itu, memiliki kreatifitas, inovatif dan menguasai manajemen kualitas serta mampu mengelola perubahan," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pembicara lainnya yang berasal dari Bank Muamalat, Muchtar MD Siswoyo MM menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 300 juta jiwa dan sumber daya alam (SDA) yang sangat potensial, Indonesia memiliki prospek besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Kehidupan Socio-cultural masyarakat Indonesia dipandang sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sistem ekonomi dan keuangan syariah seperti gotong royong dalam berbagi hasil. Perkembangan dan pertumbuhan pasar keuangan, khususnya perbankan syariah nasional yang semakin meningkat. "Sehingga, perbankan syariah sebagai industri keuangan yang berbasis sektor riil sangat sesuai dengan kondisi perekonomian di Indonesia," bebernya.
Penambahan jumlah Bank Umum Syariah menjadi 11 bank dan jumlah kantor layanan syariah bertumbuh menjadi 1.805 unit sepertinya akan semakin meluas dengan kebijakan delivery channel (finalisasi). Jumlah rekening di bank syariah hingga Oktober 2010 tercatat 6.55 juta rekening atau telah tumbuh lebih dari dua kali lipat sejak dimulainya pendekatan baru sosialisasi iB di tahun 2007. "Laju pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga sepanjang tahun 2009 mencapai 20,5%, dan laju pembiayaan mencapai 14,9%. Diferensiasi produk iB pada level fitur terbukti memberikan competitiveness yang sangat baik. Produk iB semakin diminati dan dicari oleh masyarakat dan menjadi pesaing dari produk bank konvensional yang sudah ada," imbuhnya.
Acara juga diisi oleh Guru Besar Ekonomi Syariah Unair Surabaya Prof Dr Suroso Imam Zadjuli SE dan Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad. Tampak hadr pula dalam acara seminar adalah Rektor Unikal H Suryani SH MHum, Dekan FE Unikal Hj Zahro SE MSi, para ekonom, pengusaha dan mahasiswa Pekalongan yang tertarik terhadap perkembangan Ekonomi Islam. Diperkirakan terdapat sekitar 150 orang peserta yang mengikuti kegiatan Seminar Nasional tersebut. http://dalalmuslimin.blogspot.com

Jumat, 24 Juni 2011

BRI Unit Pecalungan Dibuka

DALAL MUSLIMIN
POTONG PITA - Pimpinan Cabang BRI Batang Totok Santoso secara simbolik memotong pita, sebagai tanda diresmikannya BRI Unit Pecalungan Batang.

BRI Unit Pecalungan Dibuka

BATANG - Kantor BRI Unit Pecalungan secara resmi dibuka, Kamis (23/6), oleh Pimpinan Cabang BRI Batang Totok Santoso. Kantor tersebut merupakan unit yang ke-20 di wilayah Batang.
"Kantor BRI Unit Pecalungan merupakan yang ke-20 dan didedikasikan untuk masyarakat di Kecamatan Pecalungan Batang agar lebih dekat dengan BRI," ujarnya.
Dikatakan, jika sebelumnya masyarakat sekitar Pecalungan untuk bertransaksi harus menuju ke Bandar, Subah, namun sekarang sudah dekat dan mudah. Apalagi dengan sistem real time online yang sudah dilakukan oleh BRI. "Artinya masyarakat bisa bertransaksi dimana saja," imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan jika BRI Unit Pecalungan bisa melayani pinjaman maupun tabungan dan layanan servis perbankan lainnya. "Jadi, sudah siap dengan layanan servis seperti BRI Unit lainnya," terang Totok.
Sementara itu, jumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dimiliki ada 18 unit. Dan direncanakan akan bertambah 3 unit lagi, yakni di Blado, Reban, serta Tulis. Disamping itu, pihaknya juga akan menambah Teras BRI di beberapa titik strategis. "Rencana di Bawang, Bandar, dan Limpung," lanjutnya.
Pihaknya, kata Totok, dalam tahun ini sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Baik dalam simpanan maupun pinjaman. Untuk Simpedes di tingkatan mikro sudah mencapai Rp 189 miliar, sementara di tingkatan cabang sudah mencapai diangka Rp 264 miliar. Sementara untuk pinjaman total ada Rp 527 miliar, dengan jumlah mikro unit sebanyak Rp 263 miliar. "Dengan jumlah pinjaman ini, menjadi bukti BRI siap melayani KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan lainnya," tegasnya.
Sementara, Camat Pecalungan, Supardi, atas nama pemerintah Pecalungan menyampaikan terima kasih tak terhingga atas kehadiran BRI, sebab sebelumnya tidak ada gambaran jika perbankan akan masuk ke Pecalungan. "Karena Kecamatan Pecalungan oleh kalangan perbankan disepelekan, padahal potensinya besar sekali," ujarnya.
Dia berharap, kehadiran BRI akan mensejahterakan masyarakat Pecalungan dan sekitarnya dengan beragam layanan profesionalnya. Dalam kesempatan itu, camat Pecalungan mendapat kehormatan menjadi nasabah pertama di BRI Unit Pecalungan, karena membuka rekening tabungan barunya. (dal)

Selasa, 25 Mei 2010

Menabung di BMT Beda

LAPORAN - Ichsan, Ketua Pengurus KSU BMT Dana Syariah saat menyampaikan laporan dalam RAT ke V di Gedung Pramuka Batang, Kamis (25/2) kemarin.

BATANG - Antara menabung di bank dan BMT memiliki perbedaan dan keunikan. Karena jika menabung di bank tidak akan ada yang namanya Rapat Akhir Tahunan (RAT), sedang jika menabung di BMT akan ada RAT untuk setiap tahunnya.
Demikian disampaikan Ichsan, Ketua Pengurus Koperasi Serba Usaha (KSU) BMT Dana Syariah dalam sambutan RAT ke V BMT Dana Syariah Batang di Gedung Pramuka Batang Jalan dr Sutomo No 16 Batang, Kamis (25/2) kemarin.
"Menabung di bank dengan BMT itu beda, kalau di bank tidaka ada yang namanya pertemuan nasabah atau RAT, sedangkan menabung di BMT akan ada setiap tahunnya," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupatan Batang, Endang dalam sambutannya mengatakan KSU BMT Dana Syariah merupakan penyelenggara RAT yang ke 40 dari sekitar 200-an koperasi yang ada di Batang.
Diharapkan RAT sebagai bentuk laporan akan memberikan evaluasi tersendiri bagi pengurus untuk memajukan BMT kedepan. "RAT sebagai bentuk laporan pengurus selama satu tahun kepada anggota juga sebagai evaluasi untuk memajukan koperasi," ungkapnya.
Menurutnya, masalah kemiskinan yang terjadi saat ini dapat diatasi, salah satunya dengan mendirikan koperasi. "Malsah tingginya angka kemiskinan, salah satu alternatif untuk mengatasinya dengan koperasi," bebernya.
Untuk itu, diharapkan, pengurus koperasi harus dapat mempersiapkan langkah-langkah yang tepat untuk menghadapi tantangan kedepan. (dal)

Minggu, 02 Mei 2010

BI Pelopori Gerakan Indonesia Menabung

SEMARANG - Bank Indonesia (BI) bersama perbankan nasional memelopori Gerakan Indonesia Menabung pada Sabtu, 20 Februari 2010, di Jakarta oleh Presiden SBY, dan di berbagai wilayah lain di Indonesiia. Di Jawa Tengah, acara launching dilakukan Gubernur Jateng H Bibit Waluyo bersama Pemimpin Kantor Regional Bank Indonesia Jateng DIY, M Zaeni Aboe Amin.
Arditya Dinar F, Humas Bank Indonesia Semarang menerangkan, selain mencanangkan program Gerakan Indonesia Menabung, diluncurkan pula produk bersama perbankan yaitu “TabunganKu”, suatu produk tabungan tanpa biaya administrasi. Produk tersebut adalah produk baru tabungan yang dikeluarkan oleh Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat yang turut serta dalam program tersebut. Bank umum peserta produk “TabunganKu” secara nasional terdiri dari terdiri dari 70 bank umum dan BPD (konvensional dan syariah) serta 910 BPR dan BPR Syariah. Sementara di Jawa Tengah akan diikuti oleh 31 Bank Umum dan 26 BPR/ BPR Syariah beserta jaringan kantornya.
“TabunganKu” adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setoran awal pembukaan rekening “TabunganKu” di bank umum minimum Rp 20.000 sedangkan di BPR/S minimum Rp 10.000. Produk "TabunganKu" merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat guna memperoleh layanan perbankan yang semakin mudah dan ringan biayanya di seluruh Indonesia. Program/ produk tabunganku tersebut merupakan perwujudan komitmen Bank Indonesia dan perbankan dalam menumbuhkan kembali budaya menabung bagi masyarakat, sekaligus mengurangi budaya konsumtif yang kurang berkontribusi pada peningkatan produktivitas nasional.
Melalui produk “TabunganKu”, secara nasional diperkirakan akan dapat menjaring ± 48 juta penabung tambahan terutama dari masyarakat golongan menengah ke bawah. Di sisi lain kecenderungan peningkatan struktur demografis usia produktif 15 hingga 64 tahun dari waktu ke waktu sebagaimana Survei Penduduk antar Sensus (SUPAS) BPS tahun 2005, juga merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan saving rate Indonesia. Dengan demikian, terdapat potensi nasional yang besar dalam upaya peningkatan saving rate Indonesia ke depan.
Di Jawa Tengah, peluncuran Gerakan Indonesia Menabung dan Tabunganku dilaksanakan Sabtu (20/2) mulai pukul 06.00 di Stadion Diponegoro Semarang. Kegiatan diisi dengan jalan sehat, dance competition, marching band dan sebagai acara puncak adalah Launching Gerakan Indonesia Menabung dan Produk Tabunganku oleh Gubernur Jateng dan Pemimpin Kantor Regional Bank Indonesia Jateng-DIY. Dilakukan pula penyerahan bantuan produk tabunganku kepada perwakilan elemen masyarakat dari berbagai lapisan di wilayah Semarang dan sekitarnya. Diperkirakan dalam acara launching ini, jumlah rekening Tabunganku yang telah dibuka oleh masyarakat mencapai 3.550 rekening. Dan jumlah ini diharapkan akan mencapai 100.000 rekening dalam waktu yang tidak terlalu lama. (anang/dal)

BI Pelopori Gerakan Indonesia Menabung

SEMARANG - Bank Indonesia (BI) bersama perbankan nasional memelopori Gerakan Indonesia Menabung pada Sabtu, 20 Februari 2010, di Jakarta oleh Presiden SBY, dan di berbagai wilayah lain di Indonesiia. Di Jawa Tengah, acara launching dilakukan Gubernur Jateng H Bibit Waluyo bersama Pemimpin Kantor Regional Bank Indonesia Jateng DIY, M Zaeni Aboe Amin.
Arditya Dinar F, Humas Bank Indonesia Semarang menerangkan, selain mencanangkan program Gerakan Indonesia Menabung, diluncurkan pula produk bersama perbankan yaitu “TabunganKu”, suatu produk tabungan tanpa biaya administrasi. Produk tersebut adalah produk baru tabungan yang dikeluarkan oleh Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat yang turut serta dalam program tersebut. Bank umum peserta produk “TabunganKu” secara nasional terdiri dari terdiri dari 70 bank umum dan BPD (konvensional dan syariah) serta 910 BPR dan BPR Syariah. Sementara di Jawa Tengah akan diikuti oleh 31 Bank Umum dan 26 BPR/ BPR Syariah beserta jaringan kantornya.
“TabunganKu” adalah tabungan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setoran awal pembukaan rekening “TabunganKu” di bank umum minimum Rp 20.000 sedangkan di BPR/S minimum Rp 10.000. Produk "TabunganKu" merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat guna memperoleh layanan perbankan yang semakin mudah dan ringan biayanya di seluruh Indonesia. Program/ produk tabunganku tersebut merupakan perwujudan komitmen Bank Indonesia dan perbankan dalam menumbuhkan kembali budaya menabung bagi masyarakat, sekaligus mengurangi budaya konsumtif yang kurang berkontribusi pada peningkatan produktivitas nasional.
Melalui produk “TabunganKu”, secara nasional diperkirakan akan dapat menjaring ± 48 juta penabung tambahan terutama dari masyarakat golongan menengah ke bawah. Di sisi lain kecenderungan peningkatan struktur demografis usia produktif 15 hingga 64 tahun dari waktu ke waktu sebagaimana Survei Penduduk antar Sensus (SUPAS) BPS tahun 2005, juga merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan saving rate Indonesia. Dengan demikian, terdapat potensi nasional yang besar dalam upaya peningkatan saving rate Indonesia ke depan.
Di Jawa Tengah, peluncuran Gerakan Indonesia Menabung dan Tabunganku dilaksanakan Sabtu (20/2) mulai pukul 06.00 di Stadion Diponegoro Semarang. Kegiatan diisi dengan jalan sehat, dance competition, marching band dan sebagai acara puncak adalah Launching Gerakan Indonesia Menabung dan Produk Tabunganku oleh Gubernur Jateng dan Pemimpin Kantor Regional Bank Indonesia Jateng-DIY. Dilakukan pula penyerahan bantuan produk tabunganku kepada perwakilan elemen masyarakat dari berbagai lapisan di wilayah Semarang dan sekitarnya. Diperkirakan dalam acara launching ini, jumlah rekening Tabunganku yang telah dibuka oleh masyarakat mencapai 3.550 rekening. Dan jumlah ini diharapkan akan mencapai 100.000 rekening dalam waktu yang tidak terlalu lama. (anang/dal)

Senin, 29 Maret 2010

BMT Artha Amanah Umat Hadir di Kesesi

POTONG TUMPENG - Wakil Bupati Pekalongan, Wahyudi Pontjo Nugroho saat memotong tumpeng dalam peresmian Kantor Baru BMT Artha Amanah Umat Kesesi, Sabtu (13/2).

KESESI - BMT Artha Amanah Umat membuka kantor cabang baru di Jalan Raya Kesesi, tepatnya di Kecamatan Kesesi. Pembukaan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pekalongan, Wahyudi Pontjo Nugroho dengan pemotongan tumpeng, pada Sabtu (13/2).
Acara tersebut, sekaligus merupakan pembukaan tiga kantor cabang baru BMT Artha Amanah Umat, di beberapa wilayah seperti Doro, Bojong dan Woopringgo.
Hadir dalam acara Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Asip Kholbihi, jajaran Muspika Kesesi, pengurus dan anggota baru KSU Artha Amanah Umat.
BMT Artha Amanah Umat merupakan Lembaga Keuangan Mikro Berbasis syariah, yang berkomitmen untuk turut serta mengembangkan perekonomian umat melalui kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana yang diharapkan berdampak pada peningkatan ekonomi anggota dan mitra binaan ke arah ke arah yang lebih baik, lebih aman, serta lebih adil.
"BMT Artha Amanah Umat memang berkonsentrasi pada pedagang kecil. Tingginya masyarakat pada KSU Artha Amanah Umat tidak terlepas dari kerja keras para profesional muda dan para pengurus KSU Artha Amanah Umat," kata Dedy Gunawan, selaku Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Artha Amanah Umat.
BMT Artha Amanah Umat menawarkan beberapa produknya, seperti produk simpanan dan produk pembiayaan. Untuk produk pembiayaan salah satunya adalah Mudharabah yang merupakan penyaluran dana BMT dengan cara bekerjasama antara BMT selaku pemilik modal (shahibul maal) dengan anggota mitra selaku pengelola usaha (mudharib) untuk mengelola usaha yang produktif dan halal.
Disamping membuka tiga kantor cabang baru, yang tersebar di Kecamatan Bojong, Wonopringgo, dan Doro, Wakil Bupati Pekalongan juga membuka rapat Anggota Tahunan (RAT) ketiga KSU Artha Amanah Umat. (ica)

Senin, 01 Maret 2010

BNI Wirausaha Syariah

LAYANI - Salah satu pegawai saat melayani nasabah di ruang Kantor Cabang Bank BNI Syariah Pekalongan.

PEKALONGAN - Guna memberikan kemudahan kepada nasabah dalam mengembangkan usahanya, baik usaha mikro kecil maupun menengah, Bank BNI Syariah mengeluarkan produk BNI Wirausaha Syariah yang cocok untuk pengembangan segala macam bisnis dengan ketentuan Syariah.
Demikian disampaikan Abu Wafa, Marketing Bank BNI Syariah kepada Radar, "BNI Wirausaha Syariah merupakan salah satu produk pembiayaan Bank BNI Syariah. Produk ini diperuntukkan bagi para nasabah yang memerlukan dana untuk mengembangkan usahanya, baik itu usaha mikro kecil maupun menengah, dengan catatan usaha tersebut tidak menyimpang dari aturan Islam dengan ketentuan Syariah, " tuturnya.
Dikatakan, ada dua macam jenis pembiayaan dalam BNI Wirausaha Syariah ini yakni, pembiayaan konsumtif seperti pembiayaan rumah atau mobil, dan pembiayaan produktif berupa modal kerja. Namun demikian ada usaha yang tidak bisa dibiayai jika tidak sesuai dengan syariah Islam "Dalam pembiayaan, ada beberapa jenis usaha yang tidak dapat dibiayai, karena tidak sesuai dengan aturan Islam," imbuhnya.
Abu menjelaskan, perbedaan produk BNI Wirausaha Syariah dengan bank konvensional yakni akad yang digunakan. Dalam BNI Wirausaha Syariah, menggunakan akad jual beli dan dalam pembagian laba harus dilakukan secara transparan antara pihak bank dengan nasabahnya.
"Dalam BNI Wirausaha Syariah digunakan akad jual beli dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang telah disepakati antara pihak bank dengan nasabah. Dengan syarat nasabat tersebut tidak mempunyai pinjaman di bank lain," imbuh Abu.
Produk pembiayaan yang dikhususkan bagi usaha kecil ini mempunyai berbagai keunggulan, diantaranya prosesnya yang lebih cepat dan fleksibel sesuai dengan syariah, dengan pembiayaan mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta.
Produk ini juga sangat cocok bagi pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya atau baru memulai usaha. BNI Wirausaha Syariah mempersyaratkan minimal usaha selama satu tahun.
Selain itu, BNI Syariah juga memberikan pelayanan dengan proses yang cepat dan mudah. Keunggulan lain yang ditawarkan dari BNI Wirausaha Syariah ini adalah jangka waktu pembiayaan yang panjang, yakni sampai dengan 7 tahun sehingga pengusaha akan lebih leluasa dalam mengatur arus kasnya. (ica)

Rabu, 24 Februari 2010

Ibadah Haji Melalui Tabungan Mabrur

LAYANI - Salah satu pegawai saat melayani nasabah di Kantor Cabang Bank Syariah Mandiri Pekalongan.

PEKALONGAN - Mewujudkan cita-cita beribadah haji dan umroh ke tanah suci, memang perlu direncanakan dengan matang, salah satunya mengenai biayanya. Bank Bank Syariah Mandiri melalui Tabungan Mabrurnya, dapat membantu masyarakat muslim dalam merencanakan ibadah haji dan umroh.
Tabungan ini dikelola berdasarkan prinsip Mudharabah Muthlaqah. Seperti disampaikan Sri Parwati Rahayu, Manajer Marketing Bank Syariah Mandiri di Jalan Merdeka No 5 Pekalongan. "Tabungan Mabrur merupakan tabungan untuk memfasilitasi masyarakat untuk bisa menunaikan ibadah haji," katanya.
Dikatakan, saldo minimal untuk didaftarkan ke Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) adalah sebesar Rp 20 juta, jika dana yang dimiliki nasabah masih kurang dari nilai tersebut, maka Bank Mandiri Syariah akan membantu kekurangan tersebut, dengan catatan sebelum nasabah itu berangkat menunaikan haji, maka terlebih dahulu di wajibkan untuk melunasi pinjamannya.
"Untuk pendaftaran ke Siskohat kan minimal Rp 20 juta, nah jika dana yang dipunya nasabah masih kurang, kami akan membantu kekurangan tersebut dengan memberikan pinjaman kepada mereka, namun dengan catatan sebelum berangkat haji mereka harus sudah melunasi pinjaman tersebut. Dengan maksimal pinjaman sebesar Rp 15 juta dan dengan batas pengembalian selama dua tahun," imbuh Yayuk, panggilan akrabnya.
Tabungan ini diperuntukkan untuk umat Islam, baik itu perorangan atau kelompok. Dan manfaat dari Tabungan Mabrur ini antara lain, sesuai syariah, bebas biaya administrasi bulanan, kemudahan pengurusan administrasi atau dokumen perjalanan haji, online antar cabang dan masih banyak lainnya.
Untuk persyaratan menjadi nasabah Tabungan Mabrur sangatlah mudah, nasabah hanya perlu menyertakan beberapa dokumen antara lain, KTP atau SIM maupun Paspor. Untuk lebih lanjutnya anda bisa datang langsung ke Bank Syariah Mandiri Pekalongan. (ica)

Senin, 22 Februari 2010

Januari, Jateng Diperkirakan Inflasi

SEMARANG - Berdasarkan data BPS, perkembangan harga barang dan jasa di Jateng pada bulan Desember 2009 masing-masing sebesar 0,30% (mtm) dan 3,32% (yoy). Sementara itu, berdasarkan hasil Rapat Tim Pemantauan dan Pengendalian Harga (TPPH) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 21 Januari 2010 yang membahas perkembangan harga beberapa komoditas penting penyumbang inflasi dapat disimpulkan bahwa pada bulan Januari 2010 secara umum diperkirakan inflasi bulan Januari 2010 tidak jauh berbeda dengan kenaikan harga bulan sebelumnya pada level yang tidak terlalu tinggi.
Dari hasil pemantauan barang dan jasa oleh dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Perum Bulog, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Survei Pemantauan Harga (SPH) Kantor Bank Indonesia Semarang, dapat menghasilkan beberapa informasi seperti beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, gula pasir, telur, cabe merah besar, cabe merah keriting, ikan segar dan rokok. Sementara yang mengalami penurunan harga antara lain minyak goreng, daging ayam ras, bawang merah dan bawang putih. Untuk stok beras Bulog Jawa Tengah sendiri masih cukup untuk operasional hingga Agustus 2010.
Dihasilkan pula beberapa rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat ditinaklanjuti oleh berbagai pihak terkait untuk dapat mengendalikan laju inflasi ke depan antara lain, Pemerintah diharapkan segera melakukan operasi pasar untuk pengendalian harga saat ini dan meningkatkan koordinasi antar daerah terkait dengan tingkat persediaan komoditas pada tiap daerah untuk menjaga keseimbangan ketersediaan komoditas. (anang/dal)

Jumat, 12 Februari 2010

Hasanah Card Mendunia

LAYANI - Pegawai saat melayani nasabah yang akan bertransaksi di Kantor Cabang Bank BNI Syariah.

PEKALONGAN - BNI Hasanah Card merupakan salah satu produk dari Bank BNI Syariah. Yakni, kartu berbasis syariah yang berfungsi seperti kartu kredit, mampu diterima di seluruh tempat yang bertanda Mastercard dan semua ATM yang bertanda CIRRUS di seluruh dunia.
BNI Hasanah Card ini memiliki berbagai macam keunggulan antara lain, sesuai syariah, dapat diterima ribuan merchant Mastercard di seluruh dunia, lebih ringan (tidak bunga berbunga), dan fee hanya dikenakan atas sisa kewajiban, meminimalisir transaksi yang tidak sesuai syariah, serta fitur lengkap seperti Transfer Balance, Smartbill, Smart Spending dan lainnya.
Heru Budiarto, Kepala Cabang Bank BNI Syariah Pekalongan menuturkan bahwa BNI Hasanah Card adalah salah satu produk BNI yang berfungsi sebagai kartu kredit. "Kartu ini adalah kartu pembelanjaan atau semacam kartu kredit, sehingga diterima di seluruh tempat yang bertanda Mastercard," katanya kepada Radar (18/1).
Kartu ini berdasarkan tiga ketentuan fatwa syariah yakni, Akad Kafalah dimana BNI adalah penjamin bagi pemegang Hasanah Card terhadap Merchant atas semua kewajiban bayar yang timbul dari transaksi antara pemegang kartu dengan Merchant, dan atau penarikan tunai, Akad Qardh yakni BNI adalah pemberi pinjaman kepada pemegang Hasanah Card atas seluruh transaksi penarikan tunai dengan menggunakan kartu dan transaksi pinjaman dana, dan Akad Ijarah. Dalam akad ini BNI adalah penyedia jasa sistem pembayaran dan pelayanan terhadap pemegang kartu.
BNI Hasanah Card terdiri dari dua macam jenis kartu yakni Hasanah Gold dengan penghasilan Rp 60 juta per tahun dan Hasanah Classic dengan minimal penghasilan Rp 25 juta per tahun. Syarat umum permohonan BNI Hasanah Card cukup mudah, nasabah cukup menyerahkan beberapa dokumen seperti fotokopi KTP, bukti penghasilan asli dan lainnya.
Kaitannya dengan BNI Hasanah Card, saat ini Bank BNI Syariah Pekalongan menggelar program yang dirangkum dalam 'Inspirasi Umroh BNI Hasanah Card' yang merupakan salah satu produk BNI dalam membantu masyarakat, terutama bagi pemegang Hasanah Card, untuk mewujudkan niat ibadah umroh. Promo ini berlangsung hingga akhir Januari.
"Inspirasi Umroh BNI Hasanah Card ini memberikan kesempatan bagi para pemegang Hasanah Card untuk mewujudkan dan melaksanakan ibadah umroh. Promo ini khusus untuk bulan ini saja, dan saya harap kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mereka," tambahnya.
Dijelaskan, dalam Inspirasi Umroh BNI hasanah Card ini, mereka yang telah tergabung dalam program tersebut akan mendapatkan kemudahan berupa pinjaman dana guna mewujudkan niat ibadah umroh, yang bisa dikembalikan atau diangsur selama 12 bulan tanpa bunga atau biaya.
"Pinjaman tersebut bisa diangsur selama 12 bulan tanpa tambahan biaya dengan ketentuan harga mulai USD 1,500. Harga umroh tersebut tergantung pada jenis paket yakni paket yang diambil dan sesuai dengan nilai tukar yang berlaku saat itu. Jenis paket tersebut yakni paket umroh for all dan paket umroh gold," pungkasnya. (anis)

BSM Gelegar Hadiah

LAYANI - Salah satu pegawai saat melayani nasabah yang akan bertransaksi di Kantor Cabang Bank Syariah Mandiri Pekalongan.

PEKALONGAN - Salah satu program undian yang saat ini sedang gencar disosialisasikan Bank Syariah Mandiri (BSM) yakni BSM Gelegar Hadiah yang akan berlangsung hingga Februari mendatang.
Demikian disampaikan Sri Parwati Rahayu, Manajer Marketing Bank Syariah Mandiri di Jalan Merdeka No 5 Pekalongan. "Saat ini yang sedang gencar disosialisaikan kami yaitu program BSM Gelegar Hadiah, yang akan berlangsung hingga Februari mendatang," katanya.
Yayuk, panggilan akrabnya menjelaskan, program BSM Gelegar Hadiah berlaku khusus untuk nasabah Tabungan Mudhorobah. "Bagi nasabah tabungan Mudharabah berhak untuk mengikuti undian BSM Gelegar Hadiah ini, dan berkesempatan untuk mendapatkan tiga macam hadiah," imbuhnya kepada Radar.
Dalam BSM Gelegar Hadiah ini ada tiga macam hadiah yang terdiri dari hadiah utama, hadiah reguler dan hadiah hiburan. Untuk hadiah utama berupa 10 unit mobil Toyota New Avanza, dan hadiah reguler berupa 116 unit sepeda motor, Honda Vario serta 116 paket umrah.
Sedang untuk hadiah hiburannya berupa 174 unit Televisi LCD 29 inch dan sebanyak 580 Tabungan Mabrur masing-masing senilai Rp 1 juta.
Tabungan Mabrur merupakan simpanan dalam mata uang rupiah yang bertujuan membantu masyarakat muslim dalam merencanakan ibadah haji dan umrah. Tabungan ini dikelola berdasarkan prinsip Mudharabah Muthlaqah.
Melalui Tabungan Mabrur ini, nasabah akan mendapatkan berbagai macam manfaat seperti, bebas biaya administrasi bulanan, kemudahan pengurusan administrasi atau dokumen perjalanan haji, setoran ringan, online antar cabang, sesuai syariah, on-line dengan SISKOHAT Departemen Agama dan tersedia dana talangan untuk pelunasan BPIH.
Semakin besar saldo tabungan yang ditanamkan oleh nasabah, semakin besar pula kesempatan untuk meraih hadiah yang disediakan dalam BSM Gelegar Hadiah. Ayo tingkatkan terus saldo anda. (anis)

Senin, 08 Februari 2010

Aset BTM Wiradesa Capai Rp 12 M

LAYANI - Pegawai BTM Wiradesa saat melayani nasabah yang akan bertransaksi.

WIRADESA - Selama periode per Desember 2009, Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Wiradesa di Jalan Mayjend S Parman 183 Wiaradesa, yang berdiri sejak 14 tahun lalu, tepatnya 5 Januari 1996 ini, telah mencapai aset hingga Rp 12 Miliar.
Dijelaskan Achmad Su'ud, Manajer BTM Wiradesa di Jalan Mayjend S Parman 183 Wiaradesa. "Per Desember 2009 ini, aset BTM Wiradesa mencapai Rp 12,8 Miliar," katanya.
Dia menambahkan, BTM Wiradesa hingga saat ini sudah mempunyai sekitar 7 ribuan nasabah penabung dan simpanan berjangka dan 2 ribuan nasabah pengguna dana.
"Kami punya 15 kantor BTM primer yang tersebar di seluruh Jawa Tengah, ditambah dengan satu BTM sekunder, jadi totalnya ada 16. Nah, jika rata-rata nasabah per BTM mencapai 7 ribuan nasabah, jadi bisa dihitung bila 16 kantor BTM totalnya mencapai ratusan ribu nasabah," terang Achmad Su'ud, saat ditemui Radar di ruang kerjanya.
Menurutnya, hal tersebut bisa dicapai karena BTM Wiradesa selalu mengutamakan pada pelayanan untuk nasabahnya. "Kami selalu memberikan pelayanan yang optimal kepada para nasabah, karena servis itu menjadi pengikut dan kalau servisnya bagus maka hal-hal lain bisa tertutupi," jelas Achmad Su'ud yang juga menjabat sebagai Manajer Pusat BTM Jawa Tengah.
BTM Wiradesa menyediakan fasilitas pembiayaan, seperti, Musyarakah, Mudlorobah, Murabahah dan Ijarah. Selain itu disediakan pula produk lain yakni tabungan dan simpanan. Untuk tabungan berupa tabungan Mudlorobah, tabungan korban dan aqiqah, sedang simapanan berupa simpanan Mudlorobah berjangka. (anis)

BNI Syariah Terima Wakaf Uang

WAKAF - BNI Syariah bekerjasama dengan BWI siap menerima wakaf dari masyarakat dalam bentuk uang tunai.

PEKALONGAN - BNI Syariah kali ini mengeluarkan produk layanan terbarunya, yakni Wakaf Uang. Layanan ini bekerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan telah diluncurkan oleh Presiden RI Susilo bambang Yudhoyono di Jakarta beberapa waktu lalu.
Heru Budiarto, PBO BNI Syariah Pekalongan menjelaskan bahwa masyarakat dapat mewakafkan hartanya dalam bentuk uang. "Jadi wakaf tidak hanya dengan tanah," jelasnya.
Diungkapkan, bahwa BNI Syariah bekerjasama dengan BWI mencoba untuk mengkoordinir wakaf dari masyarakat. "BNI Syariah sebagai mediator masyarakat dalam menyalurkan wakafnya," tambahnya.
Wakaf melalui BNI Syariah tidak harus menunggu kaya. Karena berapapun nominalnya dapat di wakafkan. Namun jika anda ingin mendapatkan Sertifikat Wakaf Uang, dapat diperoleh dengan menyetor minimal Rp 1 juta untuk wakaf abadi dan Rp 10 juta untuk wakaf berjangka.
Khusus wakaf berjangka, pengembangan dana yang diwakafkan untuk kesejahteraan masyarakat, sedangkan nilai pokok dana wakaf akan dikembalikan dalam jangka waktu tertentu (minmal 5 tahun), adapaun wakaf abadi seluruhnya digunakan/ diwakafkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Hasil dari investasi dana itu akan bermanfaat untuk peningkatan prasarana ibadah dan sosial serta kesejahteraan masyarakat. Manfaat yang berlipat itu menjadi pahala bagi wakif yang terus mengalir meski sudah meninggal, sebagai bekal di akhirat.
Heru menambahkan, bahwa ini suatu kehormatan karena BNI Syariah dipercaya oleh pemerintah untuk mengelola wakaf. "Ini suatu kehormatan karena BNI Syariah dipercaya pemerintah untuk menerima wakaf tunaiu untuk disalurkan kepada masyarakat luas," ungkapnya.
"BNI Syariah siap menerima setoran tunai dari masyarakat dan hendaknya fasilitas wakaf di BNI Syariah ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam berwakaf," pungkasnya. (dal)

Rabu, 03 Februari 2010

Indeks Penjualan Riil Kota Semarang Alami Penurunan

SEMARANG - Hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan Bank Indonesia Semarang pada November 2009 menunjukkan indeks riil penjualan secara umum mengalami penurunan sebesar minus 10,91% (m-t-m) dibanding Oktober 2009. Demikian juga apabila dibandingkan dengan November 2008 (y-o-y) indeks riil penjualan mengalami penurunan sebesar minus 7,49% (melemah dibanding pertumbuhan pada Oktober 2009 sebesar 0,86%).
Pemimpin Kantor Bank Indonesia Semarang M Zaeni Aboe Amin, penurunan indeks riil penjualan selama November 2009 dipengaruhi oleh penurunan pada hampir seluruh kelompok barang yang disurvei, dengan penurunan terbesar terjadi pada kelompok Transpor dan Komunikasi (-24,32%), diikuti oleh kelompok Sandang (-10,26%), kelompok Makanan Jadi, Minuman, dan Tembakau (-7,35%), kelompok Bahan Makanan (-6,92%), kelompok Perumahan dan Bahan Bakar (-5,85%), serta kelompok Peralatan Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga (-4,10%). Penurunan yang terjadi pada hampir semua kelompok barangdiperkirakan sebagai akibat penyesuaian setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini juga sejalan dengan pergerakan harga pada November yang mengalami deflasi 0,27%. Sementara itu, kelompok Obat-obatan, Perawatan Jasmani, & Kosmetika merupakan satu-satunya kelompok komoditi yang mengalami peningkatan (0,43%).
Dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, ekspektasi responden terhadap kenaikan harga secara umum pada 3 dan 6 bulan mendatang cenderung melemah. Hal ini ditunjukkan oleh menurunnya indeks ekspektasi kenaikan harga pada November 2009 (dari level 131 menjadi 129). Sementara itu, suku bunga kredit pada 3 bulan dan 6 bulan mendatang diekspektasikan oleh mayoritas responden akan mengalami penurunan. Stabilnya tingkat suku bunga acuan (BI Rate) beberapa waktu terakhir ini diperkirakan akan mendorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya. Dari segi omset penjualan, responden pedagang memperkirakan penjualan pada 3 dan 6 bulan mendatang akan mengalami peningkatan. (anang/dal)

Selasa, 02 Februari 2010

Taksiran Harga Emas Naik

LAYANI - Salah satu karyawati sedang melayani nasabah saat melakukan transaksi di Pegadaian Kedungwuni.

KEDUNGWUNI - Emas, merupakan salah satu alternatif produk bagi masyarakat dalam melakukan investasi yang paling efektif. Berdasarkan STL (Standar Taksiran Logam), sejak beberapa pekan kemarin harga taksirannya mengalami kenaikan.
Seperti disampaikan Kepala Kantor Cabang Pegadaian Kedungwuni, Edi Sunarno di kantornya Jalan Raya Podo No 63 Kedungwuni. "Harga emas fluktuatif dan selalu mengalami peningkatan yang kuat sekali. Dalam satu hari saja harga emas bisa selalu berubah dan selalu ada perbedaan harga, minimal dua kali perubahan," katanya.
Dijelaskan, perubahan yang pertama terjadi pada perkiraan pukul 10.00 WIB, dan yang kedua terjadi pada pukul 13.00 WIB. "Itu pasti terjadi, makanya satu-satunya investasi yang tepat yaitu emas, karena harganya bisa dipastikan akan terus mengalami kenaikan," ujar Edi.
Dia mengatakan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga taksiran emas di Pegadaian berdasarkan STL mengalami kenaikan, dari Rp 320 ribu per gram emas 24 karat menjadi Rp 340 ribu per gram emas 24 karat. "Kalau harga di luar masih rendah, nggak nyampe segitu," tuturnya.
Menurutnya, harga yang berlaku saat inipun suatu saat bisa berubah, entah dalam hitungan jam, hari, ataupun bulan. Tergantung pada fluktuasi harga di pasaran, dan itu sangat berpengaruh pada harga taksiran di Pegadaian. "Tapi untuk beberapa pekan belakangan ini harga emas masih bertahan Rp 340 ribu per gramnya," papar Edi.
Ditambahkan, bila harga emas di pasaran mengalami kenaikan, itu juga bisa berpengaruh pada harga di Pegadaian, namun tetap disesuaikan dengan standarisasi Pegadaian. "Bila harga emas di pasar cenderung naik, maka harga taksiran di Pegadaian juga naik. Harga kami sesuaikan dengan kebijakan dan standarisasi Pegadaian," imbuhnya.
Dengan adanya kenaikan harga taksiran emas di Pegadaian diharapkan masyarakat bisa memanfaatkannya, khususnya bagi para pengusaha yang membutuhkan dana tambahan untuk usahanya, karena Pegadaian siap membantu permasalahan masyarakat Pekalongan dan sekitarnya dalam penambahan modal.
"Kami siap memberikan bantuan pinjaman modal, serta mencukupi kebutuhan masyarakat untuk modal usaha, dengan jaminan emas khususnya, karena lebih efektif dan efisien," pungkas Edi. (anis)