Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 September 2014

Universitas Kehidupan Lebih Menantang



SERAHKAN - Direktur Akademi Analis Kesehatan (AAK), dr Tuti Suparyati MKes, didampingi Pembantu Direktur I Abdul Ghofur SKM MKes(epid), memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dalam wisuda ke XII AAK Pekalongan di Hotel Dafam Pekalongan, Kamis (18/9).

Universitas Kehidupan Lebih Menantang
*Wisuda XII AAK Pekalongan

PEKALONGAN - Universitas dalam kehidupan lebih menantang daripada universitas yang ada dalam jenjang perkuliahan. Sehingga lulusan membutuhkan beberapa kemampuan untuk sukses di dalamnya.
Demikian dikatakan dr Bekti Mastiadji SP PK saat orasi ilmiah dalam rangka
Wisuda XII AAK di Hotel Dafam Pekalongan, Kamis (18/9).
"Saya mengambil istilah ari buku Sepatu Dahlan Iskan yang mengistilahkan universitas kehidupan. Dahlan bilang saya lulusan universitas kehidupan," ujarnya.
Menurutnya, para wisudawan dan wisudawati setidaknya membutuhkan 3 hal penting dalam menghadapi kehidupan nyata. Yakni knowledge, skill dan attitude. Knowledge dalam artian memiliki kemampuan keilmuan, tentunya dalam bidang analis kesehatan. "Itu sudah dimiliki dan tinggal dikembangkan."
Selain itu, dalam dunia nyata, seorang analis harus memiliki skill atau kemampuan khusus dalam bidang tertentu, yang nantinya sangat berguna. "Lulusan analis kesehatan tentunya memiliki skill yang tidak dimiliki orang lain. Dia mampu memberikan analisis tertentu untuk selanjutnya menentukan diagnosa lanjutan oleh dokter."
Sedangkan attitude, menurutnya adalah sikap, tingkah laku atau perilaku seseorang dalam berinteraksi ataupun berkomunikasi dengan sesama manusia. Attitude itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. "Attitude ini yang terbesar dalam kehidupan. Bagaimana dia hormat kepada ilmu dan keilmuannya, kepada guru dan lainnya. Ini sangat besar sekali artinya," bebernya.
Sementara itu, Direktur Akademi Analis Kesehatan (AAK), dr Tuti Suparyati MKes, menyampaikan selamat dan sukses kepada para peserta wisuda, serta terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan AAK Pekalongan. "Kami harapkan komunikasi kalian kepada AAK Pekalongan tidak berhenti sampai disini tetapi terusalah berpartisipasi dalam pengembangan kampus AAK," jelasnya.
Dalam wisuda ini, AAK Pekalongan Pekalongan melantik 38 mahasiswanya dan berhak menyandang gelar Ahli Madya Analis Kesehatan. Untuk selanjutnya menggunakan ilmu yang sudah diperolehnya dengan sebaik-baiknya. Tiga lulusan terbaik masing-masing yakni, Fatima Barek Ruron dengan IPK 3,73, Ayu Andriani 3,73, dan Nur Fidiyah N 3,71. (bunda manis)

Rabu, 17 September 2014

Lulusan Analis Kesehatan, Prospektif



GLADI - Peserta wisuda saat gladi bersih Wisuda ke XII di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (17/9).

Lulusan Analis Kesehatan, Prospektif

PEKALONGAN - Lulusan analis kesehatan tetap memiliki prospek yang luas di masa depan. Karena saat ini kebutuhan akan tenaga analis sangat besar di masyarakat, baik sektor swasta maupun negeri.
Demikian diungkapkan Direktur Akademi Analis Kesehatan (AAK), dr Tuti Suparyati MKes, saat gladi bersih Wisuda XII AAK di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (17/9).
"Masih sangat luas sekali kesempatan bagi lulusan analis kesehatan. Banyak yang sudah bekerja lulusan dari AAK Pekalongan. Karena memang kebutuhan tenaga analis sangat besar dibandingkan lulusan analis kesehatan. Di Pantura saja baru ada AAK Pekalongan," ujarnya yang didampingi Pembantu Direktur I Abdul Ghofur SKM MKes(epid), Pembantu Direktur II Suparyati MKes dan Pembantu Direktur III Fitrianingsih SKM MSi Med.
Disebutkan, wisuda yang dilaksanakan pada Kamis (18/9) tahun 2014 ini, AAK Pekalongan melantik 38 mahasiswanya dan menyandang gelar Ahli Madya Analis Kesehatan. Untuk selanjutnya menggunakan ilmu yang sudah diperolehnya dengan sebaik-baiknya. Tiga lulusan terbaik masing-masing yakni, Fatima Barek Ruron dengan IPK 3,73, Ayu Andriani 3,73, dan Nur Fidiyah N 3,71.
AAK Pekalongan yang sebelumnya berada di Jalan Raya Tirto ini telah berdiri sejak Oktober 2000 dan kini telah memiliki kampus sendiri di Jalan Ade Irma Suryani nomor 6 Pekalongan.
"Terapkan dan amalkan ilmu yang sudah saudara peroleh dengan landasan iman, ketakwaan, kejujuran dan profesionalisme dalam arti yang seluas-luasnya," pesannya untuk para wisudawan.
Dirinya juga berharap kepada peserta wisuda untuk selalu mengembangkan wawasan dan selalu belajar secara terus-menerus sehingga akan memberikan sumbangsih kepada almamater.
"Kembangkan wawasan saudara dengan belajar dan terus belajar dari diri sendiri, lingkungan kerja, masyarakat luas dan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga kelak saudara dapat membawa nama baik AAK Pekalongan," ungkapnya.
Ditambahkan, keberhasilan AAK Pekalongan dalam meluluskan mahasiswanya merupakan jerih payah segenap civitas akademika yang selalu berjuang. "Ini keberhasilan AAK Pekalongan dalam menjalankan fungsi Tri Dharma Peguruan Tinggi serta berkat rahmat Allah SWT," pungkasnya. (bunda manis)

Tugas Polisi Sangat Rawan



DIALOG - Nurul Huda SH MHum, saat memimpin jalannya kuliah umum dan dialog interaktif bersama Anggota Kompolnas Dr Hamidah Abdurrachman SH MH.

Tugas Polisi Sangat Rawan
*Kuliah Umum dan Dialog Interaktif

UNIKAL - Tugas anggota polisi sangatlah rawan dengan pelanggaran. Hal itu mengingat polisi merupakan perangkat hukum yang memiliki kewenangan yang sangat khas.
Demikian dikatakan oleh Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Dr Hamidah Abdurrachman SH MH, dalam kuliah umum dan dialog interaktif bersama mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Pekalongan (Unikal), Jumat (12/9).
"Tugas polisi sangatlah rawan, karena dia memiliki kewenangan yang sangat khas, terutama dalam hukum. Semua laporan yang diterima polisi, bisa menjadi hitam dan putih," ujarnya.
Bahkan, saat ini polisi indetik dengan simbol kekerasan yang selalu melekat padanya. Dicontohkan, seperti polisi selalu membawa senjata api, pentungan dan lain sebagainya. "Itu semua merupakan simbol-simbol yang dekat dengan kekerasan."
Disebutkan oleh Hamidah, beberapa kategori pelanggaran yang bisa terjadi dan dilakukan oleh polisi. Seperti, pelayanan yang buruk
. Banyak kasus yang terjadi dan dilaporkan ke kompolnas, katanya, tetapi itu berhubungan dengan pelayanan yang buruk kepada masyarakat. "Citra polisi sejak dulu seperti itu, maka dari itu harus diubah menjadi lebih baik. Seperti slogannya, melayani masyarakat," lanjutnya.
Pelanggaran berikutnya, kata Hamidah, terjadi diskriminasi kasus. Seperti banyak kasus yang terjadi dalam pelanggaran lalu lintas. Anak menteri, anak artis terkena kasus hukum, tetapi tidak atau jauh tersentuh oleh hukum. "Penegakan hukum masih seperti pisau yang hanya tajam ke bawah," tegasnya.
Penyalahgunaan wewenang, menurutnya, juga menjadi daftar kasus tersendiri bagi kompolnas
 karena hampir terjadi dimana-mana. Selain itu banyak tersangka yang mengalami tindak kekerasan. "Terkadang saya berpikir, percuma ada kompolnas. Kalau seperti ini."
Adapula, rekayasa kasus. Banyak hal yang terjadi di lapangan. "Sering kami mendengar hal itu," katanya.
Menduduki tingkat teratas yakni kasus korupsi yang dilakukan anggota polisi. Tentu saja itu menjadi pukulan tersendiri bagi polisi, yang sedang memperbaiki citranya menjadi lebih baik. "Kasus terbesar diantaranya simulator SIM. Dan dari situ terungkap banyak hal yang dilakukan oleh anggota."
Hamidah mengkritisi, bahwa semua itu tidak serta merta menjadi kesalahan para anggota. Namun pemerintah juga turut menjadi penyebab dalam terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut. "Pemerintah tidak sepenuh hati ingin polisi menjadi lebih bersih. Kalau ingin polisi bersih, maka penuhi dulu saran dan prasarana serta kesejahteraannya yang saat ini masih sangat jauh," bebernya.
Sementara itu Pakar dan Dosen Hukum Unikal Nurul Huda SH MHum menyatakan, sebelumnya terbayangkan tugas anggota Kompolnas itu enak dan nyaman karena dengan berbagai fasilitasnya. Namun setelah mendengar paparan tersebut, dirinya berubah pikiran. "Begitu saya pikir lebih dalam, tentunya anggota Kompolnas penuh dengan resiko dan ancaman. Sebab persoalan tugas polisi tidak sederhana. Daya dukung anggaran negara juga harusnya lebih besar." (bunda manis)

Selasa, 23 Juli 2013

Sambut Ramadhan, Gelar Kirab



KIRAB - Ribuan pelajar, guru dan karyawan serta pengurus Yayasan Gondang mengikuti Kirab Ramadhan.

Sambut Ramadhan, Gelar Kirab
*Yayasan Gondang

WONOPRINGGO - Menyambut datangnya Ramadhan, Yayasan Gondang menggelar kirab
dengan rute mengelilingi Desa Gondang, Rabu (18/7) pagi. Dalam kirab, diikuti sekitar 2500-an pelajar, guru dan karyawan serta pengurus Yayasan Gondang. Di barisan depan, siswa membawa spanduk dan diiringi grup drumband MI dan SDIT serta grup duror SMK. Ribuan peserta dari siswa dari tingkat TK hingga SMK.
"Yayasan Gondang yang Islami, mengajak kepada masyarakat muslim mempersiapkan kewajiban puasa di bulan Ramadhan,"ujar Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Gondang Drs H Nabhan Syamsuddin kepada Radar.
Kegiatan kirab Ramadhan yang dilakukan rutin sebelum puasa itu juga bertujuan untuk menanamkan kepada diri anak mengenal kondisi lingkungan dan dapat bersosial dengan Masyarakat. "Melatih siswa dalam kegiatan kemasyarakatan dan dakwah bil hal, serta mensosialisasikan Yayasan Gondang dalam kegiatan keagamaan," tuturnya.
Dikatakan, Yayasan Gondang dalam kegiatan keagamaan yang lainnya, menyantuni anak yatim piatu dan pinjaman tanpa bunga yang diberikan kepada wali siswa yang usaha kecil/berjualan.
"Tahap ke tiga pinjaman tanpa bunga, dengan jumlah 42 orang yang menerima pinjaman. Dana berasal dari Senin beramal, siswa, guru dan karyawan serta pengurus Yayasan Gondang," pungkasnya. (dal)

Minggu, 21 April 2013

Rebana MIWS Kebontengah Meriahkan Kajen Expo



MEMUKAU - Grup Rebana MI Walisonggo Kebontengah tampil memukau di Stand Kemenag Kajen Expo.

Rebana MIWS Kebontengah Meriahkan Kajen Expo

KAJEN - Penampilan grup Rebana MIWS Kebontengah berhasil memukau di hadapan penonton, saat tampil dalam Kajen Expo, Kamis (12/7) malam di Stand Kemenag. MI Walisongo Kebontengah ditunjuk langsung oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan untuk mengisi stand dan menampilkan pentas seni rebana marawis yang sudah menjadi juara I PORSENI MI se-kabupaten Pekalongan.
Dalam penampilan yang diikuti oleh 10 personel, group marawis MI Walisongo Kebontengah membawakan lagu, seperti Sollatullah, annabisollu allih, Thola’albadru, sollatum bissalaminmubin, ya Nabbi, Majus Allahamafirli, didampingi guru dan pembina.
"Tiga ratusan penonton berantusias ingin menikmati dan menonton penampilan seni rebana marawis dari MIWS Kebontengah, dalama pengisian stand dan hiburan Kajen Expo tahun 2012 di stand Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan," tutur Kepala MIWS Kebontengah, Drs Mochamad Mufid AMd kepada Radar.
Sementara, Guru Pendamping, Fatkhurachman mengatakan, Grup Rebana dengan personilnya, yaitu Lia Zulfa Anjani (vocal), Umu Tafsiroh (backing vocal) dan pemegang alat musik marawis terdiri dari, Firman Alamsyah, Amar Ma'ruf, Ibnu Syaf'i, M Rif'an, M Alwi Syukuri, M Yudi Arifiyanto, dan M Syafar Shidiq. Serta pelatihnya Sigit, sedangkan Guru pendamping Nischumiyati SPdI.
"Meraih prestasi juara pertama dengan membawakan lagu wajib Shalawat Badar dan lagu pilihan Shalawat Salam, yang menjadi prasyarat mengikuti lomba Porseni MI tingkat Kabupaten Pekalongan," pungkasnya. (bunda manis)

Rabu, 20 Maret 2013

MTs Muhammadiyah Batang, Buka Kelas Jalur Khusus



TANDA TANGAN - Acara pelantikan dan serah terima kepala madrasah ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh yang bersangkutan.

MTs Muhammadiyah Batang, Buka Kelas Jalur Khusus
*Menggunakan Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.

BATANG - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Batang untuk tahun pelajaran 2012/2013 ini membuka Kelas Jalur Khusus (KJK) dan resmi dibuka Kamis (12/7).
Presemian dilakukan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Batang, Drs H Mohammad Bisri MAg didampinggi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Batang, Drs H Nasikhin. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan dan serah terima kepala madrasah baru.
Kepala MTs Muhammadiyah lama HM Harto BA didampingi Kepala Madrasah baru M Akhirudin SPd kepada Radar mengatakan, "Untuk KJK pembelajaran dari pukul 06.45 sampai 16.00, sebelum kegiatan belajar mengajar mulai, dilaksanakan sholat dhuha," tuturnya.
Disebutkan, beberapa fasilitas bisa diperoleh di KJK. Diantaranya, ruang kelas ber AC, pembelajaran basis multimedia, full internet, outbound dan perpustakaan di dalam kelas.
Saat ini, imbuhnya, perekrutan masuk KJK melalui test tertulis dan wawancara bagi calon siswa baru, jumlah siswa yang terjaring hasil seleksi 30 anak dari jumlah pendaftar 58 anak. Bahwa jumlah keseluruhan siswa MTs Muhammadiyah Batang sebanyak 150 anak. "Alhamdulillah kelas jalur khusus target kan satu kelas terpenuhi. Dengan syarat nilai test seleksi minimal 7,4 yang diterima masuk KJK," ucapnya.
MTs Muhammadiyah Batang yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Proyonanggan Utara Batang ini memiliki visi unggul dalam bidang mutu akademis yang berpijak pada akhlak mulia. "Inovasi bidang pelayanan pendidikan dengan KJK untuk berbenah diri menuju prestasi. KJK dengan one day school yakni penyelenggaraan pendidikan satu hari penuh. Dengan menggunakan tiga bahasa yaitu, Indonesia, Inggris dan Arab. Sudah disiapkan 20 guru pengajar, terutama untuk mata pelajaran bahasa yang terbagi dalam banyak item," lanjutnya.
Disebutkan, pihaknya memiliki misi menumbuhkan idealisme setiap segenap warga sekolah agar memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai prestasi sekolah yang optimal. Meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan lainnya agar memiliki keahlian, tanggung jawab dan kesejawatan dalam mencapai puncak prestasi sekolah. Melaksanakan pembelajaran dan pembimbingan siswa secara efektif dan efisien. Mendorong dan membantu siswa mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal.
"Meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama untuk berperilaku dan berakhlak mulia. Serta penerapan partisipasi dengan melibatkan segenap warga sekolah dan kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah atau madrasah. Meningkatkan KBM dalam rangka mencapai nilai mutu akademis secara periodik dan berkesinambungan. Memperkokoh landasan ketaqwaan dalam mewujudkan akhlak mulia anak didik dengan sesama murid, guru dan masyarakat," paparnya.
Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Batang, Drs H Nasikhin dalam sambutannya mengatakan, siswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai Muhammadiyah yang merupakan organisasi terbuka secara umum. Mampu kreatif dan inovatif, mengembangkan madrasah dengan menjabat kepala mencakup sebagai pemimpin, manager dan administrator.
"Guru mengajar dengan hati serta mendalami, empati, simpati dan tahu kemauan anak didik. Dengan cinta kasih sayang juga perlu keberanian, keteladanan dan kebijakan untuk mencapai suskses prestasi," pungkasnya. (bunda manis)

Kamis, 07 Maret 2013

Kepala Madrasah dan Guru Dilatih Susun RKM



MENERANGKAN - Drs Mochamad Mufid AMd sedang menerangkan penyusunan RKM kepada para kepala madrasah dan guru.

Kepala Madrasah dan Guru Dilatih Susun RKM

KEDUNGWUNI — Kepala madrasah dan guru yang ada di Kabupaten Pekalongan diberi pelatihan menyusun Rencana Kerja Madrasah (RKM), di Gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Walisongo Kranji 2, Senin (9/7). Hadir dalam acara sebagai pemateri Drs Mochamad Mufid AMd, yang merupakan perwakilan Kabupaten Pekalongan dalam diklat di Semarang, yang juga Kepala Madrsah MI Walisongo Kebontengah.
Sehari sebelumnya, Minggu (8/7) juga digelar Diklat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dengan pemateri yaitu Drs Muslimin, selaku Ketua kelompok Kerja madrasah (KKM) Kedungwuni.
"Penyusunan RKM terbaru, mengacu pada evaluasi diri madrasah (EDM) lebih mendetail dengan mengarah ke masing-masing madrasah. RKM untuk empat tahun ke depan serta Rencana Kerja Tahunan (RKT) madrasah," terang Drs Mochamad Mufid AMd kepada Radar.
Ditambahkan, saat dijelaskan peerta rata-rata sudah memahami mengenai penyusunan RKM serta RPM. Untuk itu, pihaknya berharap jika setelah sampai di rumah untuk dipelajari dan diterapkan di madrasah masing-masing. "Bila menemui kesulitan dalam penyusunan. Maka, kami siap menerima berbagai pertanyaan melalui telepon," ungkapnya.
Menurutnya, workshop penyusunan RKM harus ditunjang dengan pelayanan administrasi madrasah yang terencana, teratur, terarah, dan berkesinambungan. Agar dapat dipergunakan sebagai kerangka acuan oleh kepala madrasah dalam mengambil kebijakan. "Pedoman dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan progam belajar mengajar dan administrasi madrasah," lanjutnya.
Sementara, Wakil Ketua kelompok kerja madrasah (KKM) Kedungwuni, Drs A Sirdan mengatakan "Menyongsong tahun ajaran baru, dengan KTSP yang berkarakter serta memiliki ciri khas pembiasaan sehari-hari bagi para siswa. Sedangkan hari berikutnya, pelatihan penyusunan RKM untuk membantu rekan-rekan kepala madrasah dan guru." (bunda mansi)

Selasa, 05 Februari 2013

Lomba Mewarnai Ramaikan Pembukaan TBM Cahaya Ilmu



MEWARNAI - Anak-anak sedang lomba mewarnai di pembukaan taman baca masyarakat "Cahaya Ilmu".

Lomba Mewarnai Ramaikan Pembukaan TBM Cahaya Ilmu

PEKALONGAN - Pembukaan Taman Baca Masyarakat (TBM) Cahaya Ilmu diramaikan dengan lomba mewarnai anak-anak usia PAUD, TK dan SD, Sabtu (7/7) di Kergon, Gang 9 Rt 05 Rw 05 Kelurahan Kergon Kota Pekalongan.
"TBM Cahaya Ilmu, sudah buka sejak seminggu lalu. Secara resmi pembukaannya dengan mengadakan lomba mewarnai dan dilanjutkan dengan keterampilan membuat panel," ujar Petugas Pelayanan dan Pengelohan Bahan Pustaka (Full Timer), Kamaliyatul Badar didampingi Ketua TB Cahaya Ilmu, Etik Kurniawati kepada Radar.
Sejak dibuka pada Jumat (29/7) TB Cahaya Ilmu, yang sudah didukung koleksi buku sekitar ratusan judul buku dari dana akselerasi dan sumbangan, sudah dikunjungi masyarakat sekitar 50 orang.
"Buku yang telah ada beragam diantaranya, fiksi dan non fiksi serta aneka judul komik dan ilmu pengetahuan. Selain itu, buku ilmiah, fisika, majalah sampai surat kabar," terangnya.  
TBM Cahaya Ilmu mencakup wilayah Rw 05 yang berjumlah 6 Rt dengan jumlah penduduk sekitar 800-an jiwa. Agar TBM Cahaya Ilmu dikenal warganya, maka pada Selasa (10/7) akan diadakan lomba keterampilan membuat panel. "Dengan adanya lomba-lomba agar TBM Cahaya Ilmu dikenal masyarakat,"jelasnya.
Sementara, Kepala Kelurahan Kergon, Siti Zahroh mengungkapkan, terbentuknya TB Cahaya Ilmu merupakan dari dana akselerasi yang dialokasikan untuk TB di tingkat RW. Ke depannya, menyarankan pengelola taman baca bisa berfikir kreatif untuk mendapatkan penghasilan yang nantinya dapat digunakan untuk menghidupi TB.
"Dana dari akselerasi sejumlah Rp3 juta, untuk membuka TB. Selanjutnya TB dapat berkreasi untuk menambah koleksi buku. Misal, dengan bekerja sama dengan instansi yang tekait atau penerbit," sarannya. (bunda manis)

Minggu, 20 Januari 2013

Cabang LJK Servis Gratis



RAMAH - Karyawan Lambang Jaya Komputer saat melayani kostumer yang servis printer.

Cabang LJK Servis Gratis

PEKALONGAN - Bagi pemilik perlengkapan komputer yang mengalami masalah, bisa memanfaatkan promo servis gratis di Lambang Jaya Komputer (LJK), khususnya di kantor cabang Jalan Raya Kartini nomor 76 Pekalongan.
"Promo servis gratis hanya berlaku di cabang kami yang baru saja. Dengan syarat dan ketentuan berlaku. Bisa langsung datang ke tempat kami untuk menservis perlengkapan komputer anda yang bermasalah. Namun harus segera, karena promo tersebut hanya sampai akhir bulan Juni ini saja," terang Agus pengelola LJK kepada Radar.
Selain itu sama halnya di pusatnya Batang, di cabang Pekalongan juga promo penjualan printer muriah meriah. Untuk tipe canon 2770 hanya dilepas Rp415 ribu pe runitnya, disediakan flashdisk Kingstone murah, modem Simpati Flash bonus kartu Rp285 ribu dan mouse optik hanya Rp15 ribu.
"Di tempat ini kami juga mengadakan undian berhadiah tablet android setiap 2 bulan sekali. Syarat untuk dapat mengikuti undiannya sangat mudah. Setiap pembelian minimal 2 item barang akan dapat 1 kupon undian. Pembelian barang dengan nominal minimal senilai Rp200 ribu dapat 2 kupon. Kalau membeli laptop, notebook atau PC malah akan diberi 5 kupon undian," terangnya.
"Jika merekomendasikan teman, saudara atau rekan kerja. Sebagai ucapan terimakasih akan kami berikan bonus gratis 3 kupon undian. Sehingga kesempatan untuk mendapat hadiah semakin besar lagi," lanjutnya.
Tidak hanya servis laptop dan komputer saja yang dilayani, servis printer, monitor juga isi ulang toner printer juga bisa. "Kami sekaligus memiliki servis antar jemput gratis, khusus sekitar Kota Pekalongan saja. Tinggal telpon kami peralatan komputer yang rusak akan diservis sebaik mungkin oleh teknisi kami," pungkasnya. (bunda manis)

Selasa, 08 Januari 2013

Membedah Buku Secercah Tinta



KARYA ILMIAH - Buku yang disusun dari karya-karya Habib Lutfi untuk lebih mendekatkan pemikirannya dengan masyarakat.

Membedah Buku Secercah Tinta
*Karya Habib Muhammad Lutfi bin Yahya

PEKALONGAN - Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, seorang ulama besar di Indonesia memiliki berbagai mcam pemikiran yang sangat bagus dan visioner. Hal itu tertuang dalam karyanya dalam sebuah buku Secercah Tinta. Buku tersebut pada, Minggu (23/6) akan dibedah oleh Mahasiswa Thariqoh an Nahdiyah (MATAN) di Auditorium STAIN Pekalongan Jalan Raya Kusuma Bangsa Kota Pekalongan.
Dua tokoh akan menjadi narasumber dalam acara tersebut, yaitu Habib Ismail Fajrie Al Atas PH.D Candidat dan DR Hamdani Mu'in MAg seorang Ketua Umum PB MATAN dan Dosen IAIN Walisonggo.
"Buku ini kami susun, dengan niat untuk lebih mendekatkan pemikiran beliau kepada semua kalangan, dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat pada umumnya. Buku ini memiliki bobot ilmiah, karena kami berikan pijakan dan sumber yang dibuat oleh habib dalam setiap menyampaikan ceramahnya," terang Ahmad Tsauri, penyusun sekaligus editor buku tersebut.
Buku tersebut, disusun dari ceramah dan pengajian Habib Lutfi selama kurun waktu 2007 sampai 2011 akhir. Di dalamnya terdapat lima mozaik yang memuat 55 judul tulisan. Buku ini sangat penting terutama bagi mereka yang ingin mengamalkan ajaran tasawuf sehari-hari dalam semua aspek kehidupan.
"Juga untuk memperjelas setiap pemikiran beliau selama ini, karena jika hanya mendengarkan setiap ceramahnya dengan menelan mentah-mentah akan sangat tidak seimbang dan utuh pemikirannya," lanjutnya.
Dalam buku tersebut ada pengantar dari beberapa tokoh terkenal. Seperti KH Mustofa Bisri atau yang biasa disapa dengan Gus Mus, KH Said Agil Siradj. Bahkan Habib Zaid bin Abdurahman bin Yahya ulama dan cendekiawan muda dari Yaman turut serta memberikan ulasannya.
"Buku tersebut yang memberikan judul, langsung habib sendiri. Sedang untuk sub judulnya 'Jalinan Cinta Seorang Hamba dengan Sang Pencipta' merupakan pemberian dari Gus Mus. Ke depan kami juga akan menerbitkan jild berikutnya, karena masih banyak ceramah beliau yang berkualitas," terangnya.
Untuk acara bedah buku sendiri, tiket masuknya Rp100 ribu, sudah termasuk mendapat buku Secercah Tinta, makan siang dan snack. Tiket Box dapat dibeli langsung di STAIN Pekalongan dan Kantor Harian Pagi Radar Pekalongan di Jalan Binagriya Raya B1 nomor 2 Tegalrejo Pekalongan.

Kamis, 03 Januari 2013

Biaya Les Semampunya



PEMBELAJARAN - Slamet Riyadi SE, pengajar sekaligus penggagas lembaga sosial privat "Primazone" sedang memberikan pengajaran kepada anak didiknya.

Biaya Les Semampunya
*Lembaga Sosial Privat Primazone

KANDANG PANJANG - Dengan semangat membangun melalui jalur pendidikan dan rasa kepedulian terhadap semua kalangan masyarakat, utamanya terhadap masa depan pendidikan bagi anak putus sekolah, hiper aktif, phobia, anak jalanan, atau semua pelajar yang menginginkan peningkatan prestasi akademis di sekolah, Lembaga Sosial Privat Primazone berdiri.
Demikian diungkapkan, Slamet Riyadi SE, penggagas Primazone kepada Radar, Selasa (12/6). Bimbingan belajar yang beralamat di Kandang Panjang Desa Salam Manis Pekalongan Utara itu, telah membuka bermacam cabang keahlian, antara lain english aktif, Speed reading, Jarimatik, hingga semua mata pelajaran umum, aktivasi otak tengah, mathmagic, sulap profesional juga macam keahlian lain. Namun demikian, ditempat ini juga telah siap menampung siapapun dan dari kalangan manapun untuk bisa belajar ditempat ini.
"Setidakmampunya biaya untuk sekolah, silahkan datang ke Primazone. Insya Allah kami siap mengantarkan pada prestasi pada pendidikan mereka," terangnya.
Selain itu dia juga menegaskan, bahwa kegiatan bimbingan belajar yang digagas bersama keluarganya ini adalah murni sosial, bukan untuk orientasi profit. Sehingga para orang tuapun tidak lagi perlu merasa menghawatirkan terkait pembiayaan. Karena dalam kegiatan ini pembiayaan hanyalah bersifat sumbangan suka rela untuk kebutuhan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari-harinya.
Dia mengaku muridnya kini mencapai puluhan dan hampir ratusan anak yang sudah ditanganinya. Oleh karena itu, dia juga tidak menampik adanya donatur yang mau bekerjasama untuk membesarkan kegiatan sosialnya ini.
"Orientasi kami adalah pada prestasi anak didik, jadi siswa kamipun tidak hanya dari kalangan yang kurang mampu saja. Tapi bahkan kami sangat senang dengan beberapa masyarakat yang juga mendukung dan bahkan mau menitipkan belajar putra putrinya untuk belajar di tempat ini," tegas Slamet.
Soal kelebihan pembelajaran di Primazone pun telah diakui oleh Riski Ersiana Dewi, salah satu siswi di bimbel Primazone. Dewi yang masih duduk di kelas satu SMP ini mengaku, telah mendapatkan pengajaran yang mudah di tempat itu. Dengan keramahan para pengajar di Primazone, pelajaranya pun mudah dipahami.
"Bapak yang ngajar disini baik, juga bayaran di tempat ini murah sih. Jadi ngerasa nyaman belajarnya."
Hal yang sama juga diungkapkan Nela, siswi yang baru lulus SMP dan ikut di Primazone. Dia mengaku senang dengan pengajaran di tempat itu. Karena kini prestasi di sekolahpun meningkat drastis, hingga terakhir mendapatkan ranking 2 di sekolahnya. "Di Primazone meskipun labelnya sosial tapi nggak seperti sosial pada umumnya. Di tempat ini prestasi benar-benar jadi prioritasnya. Pengajaranya pun asik lucu, bahkan kadang diselingi sulap juga, jadi belajarpun semangat."
Selain bimbel, di tempat inipun telah dibuka Hipnoterapy, sama dengan biaya semampunya. Kegiatan ini adalah untuk membantu menghilangkan trauma, paranoid, menghilangkan kebiasaan buruk seperti halnya merokok, ataupun terapi yang lainnya yang biasa dialami oleh kebanyakan orang. (dal)

Seragam Sekolah Mulai Diburu


LARIS - Jelang masuk sekolah, berbagai seragam dan aksesorisnya diserbu masyarakat.

Seragam Sekolah Mulai Diburu

BATANG - Menjelang tahun ajaran baru, seragam sekolah mulai diburu masyarakat.
Salah satunya terlihat di toko seragam sekolah Hasan Syukur Ruko Yos Sudarso Jalan Yos Sudarso Batang. Di sana ramai oleh pembeli yang akan membelikan seragam sekolah untuk anak-anaknya.
"Sudah mulai ramai dari bulan kemarin mas, namun bulan ini yang paling ramai. Seragam sekolah dari SD, SMP sampai SLTA ramai dibeli masyarakat. Namun saat ini yang paling ramai masih penjualan seragam SD, terutama yang masih anak-anak dari Taman Kanak-kanak," terang Hamdanah, pengelola toko tersebut kepada Radar.
"Sebenarnya nanti akan lebih ramai menjelang masuk sekolah, seragam kami akan lebih laris. Terutama setelah ada pengumuman dari sekolah-sekolah, karena harus menyesuaikan dengan seragam dari sekolah bersangkutan. Karena memang orang tua murid harus mengetahui dulu kebutuhan akan seragam putra-putrinya, sesuai dengan sekolah yang dimasuki, jadi memang harus menunggu pengumuman diterima atau tidak," terangnya.
Di toko yang buka setiap hari dari pukul 09.00 dan tutup 21.00 itu, hampir disediakan lengkap seragam sekolah dengan bermacam ukuran dan jenis. Diungkapkan, untuk aneka macam seragam, tokonya memproduksi sendiri serta aneka macam brodir sekolah tertentu. Namun untuk kelengkapan lainnya bekerjasama dengan tempat lain, seperti pin dan lambang-lambang tertentu.
"Kami produksi sudah sejak jauh-jauh hari, sekitar awal tahun ini. Bahkan sebagian sudah diproduksi setelah lebaran kemarin. Agar saat ini sudah siap memenuhi permintaan masyarakat akan seragam sekolah," terangnya.
Selain seragam sekolah, tempat itu juga menyediakan aneka macam seragam bagi kantor-kantor dinas seperti Pegawai Negeri dan kantor-kantor tertentu. Ke depan jelang bulan puasa dan lebaran, tokonya juga sudah persiapan pakaian khas Islam untuk pria dan wanita. "Terutama peci kami juga memproduksi sendiri, namun untuk pakaian muslim seperti koko serta alat shalat kami sudah pesan jauh-jauh hari. Agar lebih siap saat mejelang lebaran nanti," pungkasnya. (DAL)

Rabu, 08 Agustus 2012

Ekonomi Syariah Terus Berkembang


MATERI - Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Pekalongan (Unikal), Prof Dr Siti Nurhayati ketika menyampaikan materinya dalam acara seminar nasional 'Perkembangan dan Prospektif Ekonomi Islam di Indonesia' yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan (FE Unikal), di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (2/6).

Ekonomi Syariah Terus Berkembang

PODOSUGIH - Perkembangan Ekonomi Syariah dalam 5 tahun terakhir ini terus mengalami trend yang cukup baik dan meningkat, booming munculnya lembaga-lembaga ekonomi syariah baik dalam skala makro seperti perbankan Syari’ah, pegadaian Syari’ah dan pasar modal Syari’ah maupun yang berskala mikro seperti BPR Syari’ah, koperasi Syari’ah dan Baitul Mal wa Tamwil (BMT). Demikian disampaikan oleh salah seorang pembicara, Prof Dr Siti Nurhayati dalam acara seminar nasional 'Perkembangan dan Prospektif Ekonomi Islam di Indonesia' yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan (FE Unikal), di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (2/6).
Persaingan diantara lembaga-lembaga mikro Syari’ah mengharuskan setiap organisasi bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya, sehingga perlu memiliki persaingan manfaat termasuk SDM nya. Terjadinya proses pembelajaran masyarakat menuju kearah penjiwaan terhadap nilai-nilai ajaran Islam menyebabkan terjadi pergeseran perilaku masyarakat Muslim dari kebiasaan melakukan transaksi bisnis konvensional menuju pada transaksi bisnis berbasis syari’ah. Masih banyak lembaga-lembaga ekonomi syari’ah terutama mikro yang perkembangannya belum baik. Hal ini karena adanya keterbatasan mereka dalam pemilikan SDM yang berkualitas baik dari segi kompetensi intelektual maupun dari segi pengetahuan syari’ah Islamiyah," terangnya.
Beberapa prinsip dasar pengembangan SDM adalah bahwa SDM merupakan aset paling penting yang dimiliki oleh suatu organisasi sedangkan manajemen yang efektif adalah kunci keberhasilan organisasi. "Keberhasilan organisasi dapat dicapai jika kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan SDM dirumuskan secara terpadu dengan dasar perencanaan strategis untuk menunjang pencapaian tujuan," bebernya yang juga merupakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Unikal.

Perlu transformasi SDM syari’ah untuk menjawab tantangan perubahan dan untuk menjawab berbagai tantangan tersebut maka dalam upaya pengembangan SDM pada lembaga mikro syari’ah terdapat dua aspek penting yaitu pengembangan kompetensi psikologis dan pengembangan kompetensi kerja. Pengembangan SDM syari’ah berkaitan dengan kompetensi kerja, dan upaya peningkatan kualitas kerja tersebut dapat ditunjukkan oleh kemampuan berfikir global dengan dasar kearifan lokal, menguasai aplikasi IT, kemauan belajar dan berkembang, kemampuan sintesis berupa daya intuitif, integratif, visioner. "Selain itu, memiliki kreatifitas, inovatif dan menguasai manajemen kualitas serta mampu mengelola perubahan," jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pembicara lainnya yang berasal dari Bank Muamalat, Muchtar MD Siswoyo MM menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 300 juta jiwa dan sumber daya alam (SDA) yang sangat potensial, Indonesia memiliki prospek besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Kehidupan Socio-cultural masyarakat Indonesia dipandang sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sistem ekonomi dan keuangan syariah seperti gotong royong dalam berbagi hasil. Perkembangan dan pertumbuhan pasar keuangan, khususnya perbankan syariah nasional yang semakin meningkat. "Sehingga, perbankan syariah sebagai industri keuangan yang berbasis sektor riil sangat sesuai dengan kondisi perekonomian di Indonesia," bebernya.
Penambahan jumlah Bank Umum Syariah menjadi 11 bank dan jumlah kantor layanan syariah bertumbuh menjadi 1.805 unit sepertinya akan semakin meluas dengan kebijakan delivery channel (finalisasi). Jumlah rekening di bank syariah hingga Oktober 2010 tercatat 6.55 juta rekening atau telah tumbuh lebih dari dua kali lipat sejak dimulainya pendekatan baru sosialisasi iB di tahun 2007. "Laju pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga sepanjang tahun 2009 mencapai 20,5%, dan laju pembiayaan mencapai 14,9%. Diferensiasi produk iB pada level fitur terbukti memberikan competitiveness yang sangat baik. Produk iB semakin diminati dan dicari oleh masyarakat dan menjadi pesaing dari produk bank konvensional yang sudah ada," imbuhnya.
Acara juga diisi oleh Guru Besar Ekonomi Syariah Unair Surabaya Prof Dr Suroso Imam Zadjuli SE dan Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad. Tampak hadr pula dalam acara seminar adalah Rektor Unikal H Suryani SH MHum, Dekan FE Unikal Hj Zahro SE MSi, para ekonom, pengusaha dan mahasiswa Pekalongan yang tertarik terhadap perkembangan Ekonomi Islam. Diperkirakan terdapat sekitar 150 orang peserta yang mengikuti kegiatan Seminar Nasional tersebut. http://dalalmuslimin.blogspot.com

Unikal Gelar Seminar Nasional, Ekonomi Syariah


SIAPKAN - Panitia Seminar Nasional 'Perkembangan dan Prospektif Ekonomi Islam di Indonesia' sedang mempersiapkan modul dan perlengkapan tulis bagi para peserta yang akan mengikuti seminar tersebut.

Unikal Gelar Seminar Nasional, Ekonomi Syariah

BENDAN - Universitas Pekalongan (Unikal) menggelar Seminar Nasional 'Perkembangan dan prospektif ekonomi islam di Indonesia' yang diselenggarakan di Hotel Dafam Pekalongan pada pagi hari ini, Sabtu (2/6). Adapun menjadi pembicara dalam seminar ini yaitu Guru Besar Ekonomi Syariah Unair Surabaya Prof Dr Suroso Imam Zadjuli SE, Guru Besar Ilmu Ekonomi Unikal Prof Dr Siti Nurhayati dan Bank Muamalat Area Manager DIY dan Semarang Norcholis SE. Sedangkan Walikota Pekalongan, dr HM Basyir Ahmad bertindak sebagai Keynote Speaker.
Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unikal, Zahro SE MSi mengatakan bahwa seminar nasional ini dilakukan karena melihat perkembangan ekonomi islam cukup pesat yang ditandai banyaknya lembaga keuangan maupun perbankan yang saat ini telah memakai konsep islami terutama di Kota Pekalongan.
Kesadaran masyarakat sendiri mulai terbuka, hanya saja SDM masih kurang untuk mengelola hal tersebut. Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh para mahasiswa, pelaku ekonomi seperti dari dunia perbankkan dan pengusaha. "FE Unikal sendiri berani mengadakan seminar ini dikarenakan memiliki SDM yang cukup kompeten ditambah dengan adanya seorang guru besar," bebernya.
Aspek spiritual diperkirakan menjadi salah satu daya tarik yang kuat keberadaan ekonomi islam sehingga hal ini menjadi salah satu peluang dan potensi untuk berkembangnya ekonomi Islam. "Banyaknya perbankkan dan lembaga keuangan lainnya menunjukkan bahwa ekonomi islam telah menjadi daya tarik perkembangan ekonomi diluar konsep konvensional. Dengan status Kota Pekalongan sebagai kota religius membuat peluang perekonomian islam berkembang semakin besar di Kota Batik ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Manajemen, Hj Kamalina Din Jannah SE MM menjelaskan ekonomi Islam sebagai suatu sistemasi perekonomian yang menjadi alternatif bagi upaya menuju pada kemakmuran, kemaslahatan yang adil dan bermartabat.
Jika kita lihat bangsa ini dengan berbagai macam fenomenanya, ada kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin yang semakin menganga lebar. Bermacam-macam gejolak di berbagai perusahaan, kemaksiatan dan termasuk tingkah polah korupsi seperti memanipulasi berbagai macam proyek serta berbagai macam kelaliman yang ada di negeri ini. "Di sinilah keberadaan ekonomi islam yang melandaskan diri pada kaidah-kaidah atau nilai-nilai syariah yang sudah semestinya mengarah kepada pembentukan akhlak karimah yang mulia," ulasnya.
Sistem ini diyakini akan dapat mengubah karakter bangsa ini menjadi bangsa yang mempunyai komitmen untuk meningkatkan mentalitasnya sehingga masyarakat yang madani akan lebih mudah untuk diwujudkan. "Dari sinilah, FE Unikal merasa turut bertanggung jawab untuk mengembangkan ekonomi Islam di negara ini, khususnya di Pekalongan dan sekitarnya. Insya Alah, FE Unikal akan lebih komitmen dalam pengembangan ekonomi Islam," imbuhnya.
Adanya kurikulum baru yang diberlakukan mulai tahun akademik 2012/2013, membuat mata kuliah Ekonomi Islam dicantumkan yaitu berlaku bagi semester enam pada Prodi Manajemen. "Disamping itu, FE Unikal telah menjalin hubungan yang mesra dengan Bank Muamalat dan Forum Silaturahim BMT-BMT se-Kota dan Kabupaten Pekalongan," pungkasnya. http://dalalmuslimin.blogspot.com

Kamis, 15 April 2010

Guru Harus Ber-Basic Pendidikan

Dalal M

Adanya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlatar belakang pendidikan sarjana hukum di salah satu sekolah Pekalongan cukup ramai menjadi perbincangan. Dari wong kecil yang sekadar duduk ngopi di warung hingga para mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi. Lantas, muncul pertanyaan ada apa dengan dunia pendidikan kita ini?
Ketika di tataran siswa sekarang dituntut belajar dengan keras agar dapat lulus mengikuti ujian. Toh, ternyata ada beberapa guru yang tidak sesuai dengan bidang ajarnya. Meskipun dalam kasus yang satu ini sang guru memiliki 'SIM' untuk mengajar.
Ironi memang. Ingin menghadirkan kualitas output yang brilian namun direcoki dengan hal-hal yang mungkin jarang mendapat perhatian serius.
Tentunya menjadi keprihatinan bersama juga. Mungkin saja, disana-sini banyak guru yang tidak sesuai dengan jurusan dan keahliannya. Sehingga akan menimbulkan pertanyaan dan bahkan akan timbul rasa tidak percaya peserta didik kepada gurunya itu.
Jika sudah demikian, bagaimana nasib dunia pendidikan kita di masa mendatang?
Seseorang dengan latar belakang pendidikan tertentu, kemudian menjadi seorang guru. Namun tidak memiliki 'SIM' untuk mengajar. Lantas, hanya cukup sekadar mengikuti akta IV sudah dapat menjadi seorang pendidik yang mantab. Ini sungguh patut disayangkan.
Bagaimana tidak, mahasiswa yang memang sudah fokus mengambil jurusan kependidikan, secara gampang saja di 'serobot' oleh orang yang tidak mengenyam pendidikan sebagai guru di sebuah perguruan tinggi. Mahasiswa yang belajar dengan serius dan jatuh bangun mendalami ilmu-ilmu pendidikan selama bertahun-tahun dapat 'dikalahkan' oleh orang yang hanya mengambil kuliah selama kurang lebih satu tahun. Ini sungguh terdapat kesenjangan yang luar biasa. Bahkan mengorbankan hak-hak atas orang yang memang mengambil jurusan pendidikan. Ini dapat dikatakan mau mengajar apapun, jurusan terserah saya.
Investasi pada guru
Disatu sisi kondisi guru saat ini bukan saja menghadapi tantangan kekurangan guru, tetapi juga menciptakan guru masa depan yang mampu menyiapkan siswa menghadapi tantangan global. Untuk itu, perlu investasi yang berkelanjutan pada guru guna menghasilkan pendidik yang terlatih dan memiliki motivasi kuat dalam pembelajaran.
Sebab, dalam perubahan dunia yang sangat cepat dan saling ketergantungan antar negara, guru tidak lagi cukup membekali siswa dengan pelajaran-pelajaran dasar saja. Akan tetapi, guru juga mesti bisa menjadikan siswa yang bertanggungjawab sebagai warga negara lokal dan dunia.
Para guru itu mesti membekali siswa dengan teknologi baru dan kemampuan untuk membuat keputusan tepat soal kesehatan, lingkungan, dan tantangan lainnya. Untuk itu, dukungan pendanaan pada program perekrutan, pelatihan, serta pengembangan profesional guru harus selalu ada.
Peningkatan mutu dan kesejahteraan guru mesti berjalan beriringan. Tanpa keberpihakkan pada guru, nasib pendidikan Indonesia tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Apalagi jika banyak di sekolah-sekolah yang mengalami kejadian seruap di Pekalongan. Apa kata dunia pendidikan kita? Jurusan terserah saya. (dal)

Senin, 29 Maret 2010

Guru Harus Ber-Basic Pendidikan

Guru Harus Ber-Basic Pendidikan

Dalal Muslimin, SE
Pengurus DPD KNPI Kota Pekalongan


Adanya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlatar belakang pendidikan sarjana hukum di salah satu sekolah Pekalongan cukup ramai menjadi perbincangan. Dari wong kecil yang sekadar duduk ngopi di warung hingga para mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi. Lantas, muncul pertanyaan ada apa dengan dunia pendidikan kita ini?
Ketika di tataran siswa sekarang dituntut belajar dengan keras agar dapat lulus mengikuti ujian. Toh, ternyata ada beberapa guru yang tidak sesuai dengan bidang ajarnya. Meskipun dalam kasus yang satu ini sang guru memiliki 'SIM' untuk mengajar.
Ironi memang. Ingin menghadirkan kualitas output yang brilian namun direcoki dengan hal-hal yang mungkin jarang mendapat perhatian serius.
Tentunya menjadi keprihatinan bersama juga. Mungkin saja, disana-sini banyak guru yang tidak sesuai dengan jurusan dan keahliannya. Sehingga akan menimbulkan pertanyaan dan bahkan akan timbul rasa tidak percaya peserta didik kepada gurunya itu.
Jika sudah demikian, bagaimana nasib dunia pendidikan kita di masa mendatang?
Seseorang dengan latar belakang pendidikan tertentu, kemudian menjadi seorang guru. Namun tidak memiliki 'SIM' untuk mengajar. Lantas, hanya cukup sekadar mengikuti akta IV sudah dapat menjadi seorang pendidik yang mantab. Ini sungguh patut disayangkan.
Bagaimana tidak, mahasiswa yang memang sudah fokus mengambil jurusan kependidikan, secara gampang saja di 'serobot' oleh orang yang tidak mengenyam pendidikan sebagai guru di sebuah perguruan tinggi. Mahasiswa yang belajar dengan serius dan jatuh bangun mendalami ilmu-ilmu pendidikan selama bertahun-tahun dapat 'dikalahkan' oleh orang yang hanya mengambil kuliah selama kurang lebih satu tahun. Ini sungguh terdapat kesenjangan yang luar biasa. Bahkan mengorbankan hak-hak atas orang yang memang mengambil jurusan pendidikan. Ini dapat dikatakan mau mengajar apapun, jurusan terserah saya.
Investasi pada guru
Disatu sisi kondisi guru saat ini bukan saja menghadapi tantangan kekurangan guru, tetapi juga menciptakan guru masa depan yang mampu menyiapkan siswa menghadapi tantangan global. Untuk itu, perlu investasi yang berkelanjutan pada guru guna menghasilkan pendidik yang terlatih dan memiliki motivasi kuat dalam pembelajaran.
Sebab, dalam perubahan dunia yang sangat cepat dan saling ketergantungan antar negara, guru tidak lagi cukup membekali siswa dengan pelajaran-pelajaran dasar saja. Akan tetapi, guru juga mesti bisa menjadikan siswa yang bertanggungjawab sebagai warga negara lokal dan dunia.
Para guru itu mesti membekali siswa dengan teknologi baru dan kemampuan untuk membuat keputusan tepat soal kesehatan, lingkungan, dan tantangan lainnya. Untuk itu, dukungan pendanaan pada program perekrutan, pelatihan, serta pengembangan profesional guru harus selalu ada.
Peningkatan mutu dan kesejahteraan guru mesti berjalan beriringan. Tanpa keberpihakkan pada guru, nasib pendidikan Indonesia tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Apalagi jika banyak di sekolah-sekolah yang mengalami kejadian seruap di Pekalongan. Apa kata dunia pendidikan kita? Jurusan terserah saya. (dal)

Gooshen Diskon Hingga 30%

AJAR - Dosen LPK Gooshen sedang mengajar peserta didik dalam sebuah sesion.

PEKALONGAN - Awal tahun 2010 ini, LPK (Lembaga Pendidikan Ketrampilan) Gooshen menawarkan program menarik yang dikemas dalam 'Gebyar Awal Tahun' yang memberikan diskon hingga 30 persen.
Erlina, Manajer LPK Gooshen Cabang Pekalongan yang beralamat di Jalan Dr Wahidin No 80 Pekalongan saat ditemui Radar, mengatakan bahwa pihaknya memberikan diskon mulai 20% hingga 30%. "Ini merupakan promo awal tahun mbak," katanya.
Dia menyebutkan, promo tersebut berlaku untuk semua program kursus antara lain, program kursus komputer, kursus bahasa yang mencakup Jepang dan Inggris, teknisi handphone dan desain grafis. "Diskon itu hanya untuk yang kursus saja, bukan untuk program D-1," tegas Erlina.
LPK Gooshen memberikan garansi kursus sampai mahir, dan bagi para peserta didiknya, pihaknya juga memberikan pelayanan konsultasi secara free. "LPK Gooshen mendidik siswanya hingga dia benar-benar bisa, mulai dari tahap awal hingga akhir, dan keistimewaan LPK Gooshen yakni melayani konsultasi gratis," jelasnya.
"Teknisi hp sudah berjalan sekitar setengah tahun yang lalu, dan lulusan kami juga sudah banyak dan mereka yang sudah lulus di LPK Gooshen masing-masing akan mendapatkan sertifikat dari Diknas. Jadi mereka bisa menggunakannya untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Kami juga menyediakan bursa kerja bagi lulusan kami," papar dia.
"Khusus untuk teknisi hp, ada paket berupa paket alat servis untuk mendukung proses kursus. Dengan 12x pertemuan, selain mendapatkan sertifikat juga ada modulnya. Jam belajar di LPK Gooshen mulai pukul 07.30 sampai 21.00, tinggal pilih waktunya," pungkas Erlina. (ica)

Rabu, 24 Maret 2010

Master Phone Diskon 50%

SERVIS - Pemilik Kursus Master Phone sedang menservis salah satu ponsel konsumennya.

PEKALONGAN - Tingginya tingkat kerusakan ponsel menjadi bisnis tersendiri untuk memberikan pendidikan tentang ponsel. Salah satunya Master Phone yang memberikan kursus mengenai reparasi ponsel. Dan saat ini Master Phone memberikan diskon 50%.
Pemilik Master Phone di Jalan Kutilang No 97 Pekalongan, Yonathan menuturkan, pihaknya memberikan diskon sebesar 50% tersebut dalam rangka promo awal tahun. "Sebenarnya hampir setiap bulan kami ada program tapi bentuknya beda-beda, dan khusus untuk bulan ini kami beri diskon hingga 50%," katanya.
Yonathan menjelaskan, Master Phone merupakan pusat lembaga pendidikan dan pelatihan teknisi handphone. Dan dalam pelatihannya, pihaknya menggunakan prinsip pelatihan sampai mahir. "Kami akan mengajarkan siswa atau anak didik kami hingga dia benar-benar mahir," terang dia.
Dirinya menyebutkan, keistimewaan dari kursus teknisi ponsel di Master Phone yakni selain memberikan pelatihan hingga mahir, pihaknya juga memberikan dan melayani konsultasi tak terbatas bagi siswa atau anak didiknya.
Disamping itu, Master Phone juga memberikan gratis belajar mengulang, bagi peserta yang ingin mengulang pelatihan. "Bagi peserta yang belum mahir atau masih belum paham mengenai teknisinya, kami berikan gratis belajar mengulang," tegas pria yang sudah 10 tahun menggeluti bidang teknisi itu.
Master Phone yang juga melayani jasa servis handphone, penjualan chasing hp dan sebagainya, juga memberikan fasilitas berupa buku panduan, alat-alat servis antara lain soldier, fluk, obeng, kawat jumper dan sebagainya. "Bagi yang sudah lulus atau sudah mahir akan mendapatkan sertifikat dari diknas. Lulusan kami sudah banyak kok mbak, sekitar 500-an orang, dan Master Phone sendiri sudah tidak asing lagi di masyarakat, saya sendiri sering diundang untuk mengisi materi tentang teknisi di beberapa provider yang ada," papar Yonathan.
Dengan membayar uang pendaftaran sebesar Rp 100 ribu, serta lama belajar 1,5 jam dan jumlah pertemuan sebanyak 10 kali, anda yang kursus di Master Phone bisa menguasai tentang teknisi handphone, baik dari segi perbaikan software maupun perbaikan hardware. "Mengenai harga bisa langsung ke sini saja, dan kami akan memberikan diskon 50%," pungkas Yonathan. (ica)

Rabu, 03 Februari 2010

LP3i Terapkan B FunQ Way

SIAP - Staf di LP3i siap sedia memberikan pembelajaran kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah.

PEKALONGAN - Era globalisasi sudah di depan mata dan persaingan untuk terjun ke dunia kerja semakin ketat. Tanpa skill yang ada, pastinya tidak akan mampu menghadapinya. Kehadiran Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3i) Course Center di Jalan Raya Pekajangan 61 Pekalongan, mencoba membantu anda untuk menjadi pekerja yang handal, tangguh, terampil, dan mempunyai dedukasi yang tinggi. Dengan menggunakan metode pembelajaran B-FunQ Way (Brilliance-Fun-Quality) untuk menjadi siswa yang brilliant.
Seperti disampaikan Ade Nurulita Dewi, Pemilik Lembaga Bimbingan Belajar Dan Kursus LP3i di Pekajangan. "Metode pembelajaran yang kami gunakan yakni B FunQ Way, artinya belajar tidak hanya untuk mencari prestasi saja, tetapi juga untuk membentuk karakter yang tangguh dan mempunyai dedukasi tinggi," katanya saat ditemui di ruang kerjanya.
Belajar atau pembelajaran merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi, dan pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama.
Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan, dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan. "Ya itu tadi dengan B-FanQ Way, jadi sistem pembelajarannya lebih mengena," bebernya kepada Radar.
Dikatakan, selain memberikan bimbingan belajar untuk SD, SMP dan SMA, pihaknya juga memberikan kursus, antara lain, kursus komputer, bahasa, akuntansi dan perpajakan. "Disini One Stop Service kok mbak, artinya selain memberikan layanan bimbingan belajar juga ada kursusnya, jadi nggak perlu ke mana-mana karena semuanya tersedia disini," terang Ita, panggilan akrabnya.
LP3I juga memiliki banyak pilihan bidang keahlian atau program studi, seperti Business Administration, Office Management, Computerized Accounting dan Informatics Computer.
Selain itu juga, tersedia paket IHT (In House Training) bagi guru-guru. "Paket IHT ini khusus untuk para guru, mereka nggak ke sini melainkan tentor kami yang mengunjungi ke sekolah atau rumah mereka. Sudah banyak kok SMA yang ikut, seperti SMA 1 Kajen, SMA 1 Wiradesa, SMA Sragi dan masih banyak lagi untuk memberikan kursus terutama bahasa Inggris. Seiring dengan adanya program SBI (Sekolah Berstandar Internasional) dari pemerintah," jelasnya.
Kelebihan pelayanan dari LP3i ini antara lain, jumlah pertemuan yang lebih banyak dan waktu belajarnya lebih lama, enam kali pertemuan per minggu dengan waktu @ 90 menit, ruang kelas full AC, 15 anak tiap kelas, full music dan parkir luas.
Tidak hanya itu, LP3i juga memberiakn fasilitas menarik berupa gratis internet akses cepat selama setahun, tenis meja dan lapangan basket yang bisa dimanfaatkan kapan saja, dan satu hal yang paling spektakuler di sini yakni, jika peserta tidak lulus Ujian Negara (UN) di tahun 2010, maka uangnya akan dikembalikan 100%.
"Kalau peserta di tahun 2010 tidak lulus Ujian Negara, maka uangnya 100% akan dikembalikan kepada mereka. Namun, dengan ketentuan peserta tersebut tidak pernah sekalipun absen dan selalu mengikuti try out yang diadakan," paparnya.
Selama proses belajar berlangsung, siswa-siswi LP3I mendapat dukungan dan bimbingan penuh dari para staf pengajar yang berasal dari kalangan akademisi dan para praktisi profesional yang aktif. "Ke depannya kami akan menggunakan multimedia berupa LCD proyektor sebagai media pembelajaran, sehingga sistem pembelajarannya akan lebih efektif dan mengena," tandas Ita.
Kiprah LP3i dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja dan terserap di pasar kerja sudah terbukti selama 19 tahun terakhir dan telah mendapat pengakuan dari berbagai macam kalangan. Dan telah turut membantu ribuan lulusannya meraih cita-cita menjadi profesional di bidangnya masing-masing. (anis)

Selasa, 12 Januari 2010

Togamas Diskon 40%

TUNJUKKAN - Karyawati saat menunjukkan salah satu buku koleksi Toko Buku Togamas yang termasuk dalam diskon 40%.

PEKALONGAN - Toko Buku Togamas berusaha menyuguhkan diskon menarik kepada konsumennya. Karena selain untuk menarik konsumen, Togamas hadir dengan konsep diskon seumur hidup serta diskon 40%.
Armi Yuda Setiawan, selaku Kepala Toko Buku Togamas menuturkan, "Toko buku ini konsepnya memang diskon seumur hidup, jadi semua buku yang ada disini pasti diberikan diskon," katanya.
Yuda, begitu panggilannya menambahkan, untuk diskon sangat bervariasi, selain memberikan diskon sebesar 10% pada setiap koleksi buku dari segala macam penerbit, pihaknya juga memberikan diskon yang berbeda-beda, tergantung dari pihak penerbit. "Diskonnya macam-macam sih mbak," imbuhnya.
Dikatakan, potongan harga 40% ini berlaku sejak awal hingga akhir Desember ini, dan menurutnya hal ini juga dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru 2010 yang tinggal beberapa pekan lagi. "Ini termasuk promo akhir tahun dari penerbit Bayu Media," tutur pria asal Semarang itu.
Dia memaparkan, penerbit Bayu Media ini menerbitkan berbagai macam ketegori buku diantaranya, buku agama Islam, buku komputer, buku Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), buku pemasaran, buku manajemen, novel dan sebagainya.
Hidayatul Fitriyani, salah satu karyawan juga menuturkan, buku koleksi penerbit Bayu Media ini cukup diminati masyarakat dan hampir semua kategori buku tersedia. "Penerbitnya udah terkenal sih mbak, ditambah koleksi bukunya bagus dan lengkap, jadi banyak juga masyarakat yang tertarik untuk membeli," katanya.
Wanita yang mengenakan jilbab itu menambahkan, untuk harga relatif. "Kalau harga sih macam-macam ya mbak, tergantung dari bukunya dulu," tutur Wiwid, panggilan akrabnya.
Togamas selalu menyediakan buku yang ter-up date, dengan buku-buku baru yang muncul. Hadirnya Toko Buku Diskon Togamas tentu sangat membantu dalam memasyarakatkan budaya membaca bagi rakyat Indonesia, terutama bagi warga kota santri. (anis)