Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UMUM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 September 2014

Penjual Diserbu Konsumen, Omzet Meningkat 100%



RAMAI - Jelang puasa H-1 lapak penjual ayam di jalan Patimurai ramai diserbu konsumen.

*Fenomena Jelang Puasa H-1 di Lapak Penjual Ayam
Penjual Diserbu Konsumen, Omzet Meningkat 100%

Menjelang H-1 puasa kemarin, banyak konsumen berburu makanan untuk keperluan takjil maupun suhur pertama. Berbagai produk olahan makanan laris tak kecuali juga para pedagang ayam yang kebagian rezeki karena jualannya diserbu konsumen sehingga omzet penjualan meningkat 100%, tidak seperti hari biasa. Seperti apa?
Jelang puasa H-1 di sepanjang Jalan Patimura yang merupakan lapak penjual ayam diserbu konsumen, peristiwa seperti ini terjadi saat menjelang puasa dan menjelang lebaran atau sekira H-1. Bagi para pedagang ayam momentum seperti saat ini sangat ditunggu karena omzet penjualan pun bisa meningkat mencapai 100% dibanding hari-hari biasa. Selain omzet penjualan yang meningkat pendapatan para pedagangpun mengalami kenaikan yang signifikan karena harga ayam melambung tinggi yang rata-rata mencapai Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per ekor dibanding hari biasa.
Nadirin salah satu penjual ayam menjelaskan, bahwa banyak konsumen yang berburu ayam untuk menyambut datangnya bulan puasa atau masyarakat biasa menyebut megengang atau pasar kembang. "Ini merupakan fenomena tiap menjelang puasa dan lebaran, sepanjang jalan Patimura ini akan selalu dibanjiri konsumen yang berburu ayam untuk dijadikan menu untuk sahur dan berbuka puasa," ucapnya.
Disebutkan dengan banyaknya konsumen yang datang untuk membeli ayam, pihaknya dan sebagian besar pedagang ayam mendapat berkah tersendiri, karena mengalami peningkatan omzet penjualan mencapai 100% karena laris dibeli konsumen. "Alhmdulillah ayam yang saya bawa habis dibeli konsumen dan omzet pendapatan meningkat banyak," sebutnya dengan senang.
Untuk harga ayam sendiri menurutnya mengalami kenaikan signifikan dibanding hari biasa. Untuk ayam jago yang berusia sekitar 8 bulan ini biasanya dijual Rp65 ribu, kini meningkat menjadi kisaran Rp85 ribu, "Untuk ayam lainnya paling kami mengambil untung rata-rata sekitar antara Rp3000 sampai yang paling tinggi Rp15 ribu, walaupun dijual seperti itu konsumen tetap membeli kerena mereka menyadari setiap menjelang puasa pasti harga naik," jelasnya.
Dengan kenaikan harga tersebut dipastikan para pedagang ayam mengalami peningkatan omzet pendapatan dan konsumen pun tidak mempermasalahkanya karena mereka saling membutuhkan antara satu dengan yang lainya sehingga menambah kerukunan dalam menyambut puasa kali ini. (bunda manis)

Rabu, 17 September 2014

Tugas Polisi Sangat Rawan



DIALOG - Nurul Huda SH MHum, saat memimpin jalannya kuliah umum dan dialog interaktif bersama Anggota Kompolnas Dr Hamidah Abdurrachman SH MH.

Tugas Polisi Sangat Rawan
*Kuliah Umum dan Dialog Interaktif

UNIKAL - Tugas anggota polisi sangatlah rawan dengan pelanggaran. Hal itu mengingat polisi merupakan perangkat hukum yang memiliki kewenangan yang sangat khas.
Demikian dikatakan oleh Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Dr Hamidah Abdurrachman SH MH, dalam kuliah umum dan dialog interaktif bersama mahasiswa dan civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Pekalongan (Unikal), Jumat (12/9).
"Tugas polisi sangatlah rawan, karena dia memiliki kewenangan yang sangat khas, terutama dalam hukum. Semua laporan yang diterima polisi, bisa menjadi hitam dan putih," ujarnya.
Bahkan, saat ini polisi indetik dengan simbol kekerasan yang selalu melekat padanya. Dicontohkan, seperti polisi selalu membawa senjata api, pentungan dan lain sebagainya. "Itu semua merupakan simbol-simbol yang dekat dengan kekerasan."
Disebutkan oleh Hamidah, beberapa kategori pelanggaran yang bisa terjadi dan dilakukan oleh polisi. Seperti, pelayanan yang buruk
. Banyak kasus yang terjadi dan dilaporkan ke kompolnas, katanya, tetapi itu berhubungan dengan pelayanan yang buruk kepada masyarakat. "Citra polisi sejak dulu seperti itu, maka dari itu harus diubah menjadi lebih baik. Seperti slogannya, melayani masyarakat," lanjutnya.
Pelanggaran berikutnya, kata Hamidah, terjadi diskriminasi kasus. Seperti banyak kasus yang terjadi dalam pelanggaran lalu lintas. Anak menteri, anak artis terkena kasus hukum, tetapi tidak atau jauh tersentuh oleh hukum. "Penegakan hukum masih seperti pisau yang hanya tajam ke bawah," tegasnya.
Penyalahgunaan wewenang, menurutnya, juga menjadi daftar kasus tersendiri bagi kompolnas
 karena hampir terjadi dimana-mana. Selain itu banyak tersangka yang mengalami tindak kekerasan. "Terkadang saya berpikir, percuma ada kompolnas. Kalau seperti ini."
Adapula, rekayasa kasus. Banyak hal yang terjadi di lapangan. "Sering kami mendengar hal itu," katanya.
Menduduki tingkat teratas yakni kasus korupsi yang dilakukan anggota polisi. Tentu saja itu menjadi pukulan tersendiri bagi polisi, yang sedang memperbaiki citranya menjadi lebih baik. "Kasus terbesar diantaranya simulator SIM. Dan dari situ terungkap banyak hal yang dilakukan oleh anggota."
Hamidah mengkritisi, bahwa semua itu tidak serta merta menjadi kesalahan para anggota. Namun pemerintah juga turut menjadi penyebab dalam terjadinya pelanggaran-pelanggaran tersebut. "Pemerintah tidak sepenuh hati ingin polisi menjadi lebih bersih. Kalau ingin polisi bersih, maka penuhi dulu saran dan prasarana serta kesejahteraannya yang saat ini masih sangat jauh," bebernya.
Sementara itu Pakar dan Dosen Hukum Unikal Nurul Huda SH MHum menyatakan, sebelumnya terbayangkan tugas anggota Kompolnas itu enak dan nyaman karena dengan berbagai fasilitasnya. Namun setelah mendengar paparan tersebut, dirinya berubah pikiran. "Begitu saya pikir lebih dalam, tentunya anggota Kompolnas penuh dengan resiko dan ancaman. Sebab persoalan tugas polisi tidak sederhana. Daya dukung anggaran negara juga harusnya lebih besar." (bunda manis)

Rabu, 11 September 2013

Harga Daging Mulai Naik



NAIK - Jelang Ramadan, harga komoditas daging mulai merangkak naik, perlahan namun pasti.

Harga Daging Mulai Naik
*Komoditas Lain Stabil

BATANG - Fluktuasi harga menjelang puasa, mulai terjadi pada komoditas daging. Namun demikian, tingkat kenaikan harga pada komoditas ini pun relatif masih kecil, yakni dari Rp2.000 sampai dengan Rp10.000.
Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas daging ayam kampung, yang meningkat hingga 20% dari lima hari sebelumnya. Sesuai data monitoring harga dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Batang, pada 13 Juli lalu harga daging ayam kampung masih Rp50 ribu per kilogram. Namun pertanggal 18 kemarin, harganya sudah  mencapai Rp20 ribu, atau naik Rp10 ribu.
Sementara untuk daging sapi, kenaikannya masih relatif kecil, yakni Rp2.000 (3%). Kalau pada 13 Juli per kilogramnya masih berkisar di angka Rp63 ribu, per 18 Juli menjadi Rp65 ribu. Harga komoditas daging ayam ras pun naik sebesar Rp2 ribu (7,6%), yakni dari sebelumnya Rp26 ribu menjadi Rp28.000.
“Alhamdulillah, hingga H-3, hanya tiga komoditas pokok ini yang mengalami kenaikan harga. Selisihnya pun tidak terlalu tinggi. Mungkin hanya ayam kampung yang kenaikannya mencapai 20%,” ungkap Kepala Disperindag Kabupaten Batang, Ripyono, kemarin, di kantornya.
Dikatakannya, secara umum perkembangan harga rata-rata komoditas pokok di Kabupaten Batang hingga Rabu (18/07) masih relatif stabil. Bahkan sejumlah komoditas pokok justru mengalami penurunan harga. Penurunan tertinggi adalah pada cabai merah, yakni mencapai Rp4 ribu per kilogramnya. Pada 13 Juli lalu harganya masih berada di level Rp20 ribu per kilogram, lalu pada 18 Juli menjadi Rp16 ribu.
Komoditas lain yang mengalami penurunan harga adalah jahe, yakni dari Rp16 ribu menjadi Rp14 ribu (14%). Demikian juga dengan telur ayam ras, yang turun sebesar Rp1.500 per kilogramnya (8%), yakni dari Rp19 ribu menjadi Rp17.500. “Penurunan paling tajam memang terjadi pada cabai merah, sampai 25%.  Mungkin stoknya melimpah setelah panen, sehingga harga turun,” terangnya.
Sementara, harga sejumlah komoditas pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, juga sayur-sayuran, serta kelompok perikanan dan peternakan lainnya sampai Rabu kemarin masih ajeg dari harga semula. Ripyono berharap, stabilitas harga ini akan terjaga hingga awal puasa. “Kalau kondisi harga komoditas pokok di pasaran relatif stabil, maka kemungkinan bagi diberlakukannya operasi pasar, kan tidak diperlukan,” tandasnya. (bunda manis)

---Tabel----

Komoditas Pokok yang Alami Kenaikan
Di Kabupaten Batang
(Per 18 Juli 2012)

Jenis komoditas Perbandingan Harga (Rp)/kg Perubahan 13 Juli-18 Juli

Daging Sapi   63.000   65.000 2.000
Daging Ayam Ras     26.000   28.000 2.000
Daging Ayam Kampung     50.000   60.000 10.000

Sumber: Disperindag Kab. Batang

Rabu, 06 Maret 2013

Ekonomi Syariah Diterima di Eropa



SEMINAR - Para peserta memadati acara kegiatan Seminar Internasional Ekonomi Islam dalam rangka Dies Natalis XXXI Unikal, Selasa (10/7) di Gedung C lantai tiga kampus setempat.

Ekonomi Syariah Diterima di Eropa

PODOSUGIH - Penerapan Ekonomi Syariah telah diterima oleh negara-negara maju di Eropa seperti Inggris, Jerman dan Perancis. Hal itu terjadi karena adanya kesamaan prinsip-prinsip antara Hukum Ekonomi Internasional (HEI) dengan ajaran Islam sehingga negara-negara tersebut mengakui efektifitas dan efisiensi sistem ekonomi syariah sebagai bagian dari sistem ekonomi dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Jawahir Thontowi PhD saat menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Internasional Ekonomi Islam dalam rangka Dies Natalis XXXI Unikal, Selasa (10/7) di Gedung C lantai tiga kampus setempat.
Peningkatan jumlah nasabah juga terus terjadi di Perbankkan Syariah, misalnya dalam sebuah laporan dan analisis menunjukkan bahwa Inggris memiliki angka nasabah tertinggi yakni diatas 9% dibandingkan negara-negara Eropa lain seperti Perancis (3%), Italia (2%) dan Jerman (8%). "Dilaporkan pula, sekitar 300 institusi Perbankkan Islam menyebar di sekitar 51 negara yang menunjukkan pertumbuhan menarik dalam tatanan ekonomi global," ucapnya.
Pemakaian sistem ekonomi Islam dikuatkan dengan adanya pernyataan dari Harvard Law School yang menyatakan adanya relevansi prinsip-prinsip keuangan Islam ternyata mampu menjadi penawar dalam krisis keuangan global. Bahkan salah seorang peneliti, Azam Shafiq membuktikan bahwa krisis keuangan dunia tidak berdampak pada negara-negara muslim yang menggunakan sistem ekonomi Islam. "Itu terjadi karena sistem keuangan Islam telah memainkan peranan yang sangat kuat untuk menyisihkan problem krisis keuangan dunia," ujarnya.

Saat ini, di Indonesia terdapat sekitar 17 Bank beratributkan Syariah namun sayangnya pertumbuhan lembaga-lembaga pendidikan yang mengembangkan Prodi Ekonomi Islam masih terbatas. "Sepertinya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia tidak akan mengalami perubahan berarti jika instrumen hukum tidak disediakan secara mandiri. SDM yang ada juga dinilai belum menunjukkan orientasi visi dan misi yang komprehensif," ulasnya.
Narasumber lainnya yakni Profesor Perbankkan dan Ekonomi Keuangan Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof Abdul Ghafar Ismail menjelaskan bahwa saat ini ada dua pandangan yang menyatakan agama berkaitan dengan perekonomian dan agama sama sekali tidak berkaitan dengan perekonomian.
Di Malaysia, Islam adalah agama resmi namun hal tersebut tidak dijelaskan secara detail untuk penerapan keseluruhannya dalam kegiatan sehari-hari masyarakatnya. Ekonomi Islam sendiri memerlukan Fiqih dan Etika Islam sebagai usaha untuk mengatasi permasalahan dan tingkah laku manusianya. "Keberadaan Ekonomi Islam memerlukan tauhid, syariah dan akhlak yang baik untuk dipergunakan sebagai penopang dalam pelaksanaan kegiatannya. Karena tidak jarang terdengar adanya sebuah ekonomi perbankkan yang justru melakukan penggelapan keuangan. Prinsip Islam sebagai jalan hidup harus diterapkan agar Ekonomi Islam berjalan dengan baik," terangnya. (bunda manis)

Selasa, 05 Maret 2013

Legalisasi Hukum Islam Sokong Ekonomi Islam



Suryani SH MHum
Rektor Unikal

Legalisasi Hukum Islam Sokong Ekonomi Islam

PODOSUGIH - Perlu adanya legalisali Hukum Islam untuk menyokong keberadaan Ekonomi Islam apabila ingin diterapkan dan bisa berjalan dengan baik. Kota Pekalongan bisa melakukan Legalisasi Hukum Islam dan itu diperbolehkan jika mengacu pada Pasal 18 UUD 1945 tentang otonomi daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Pekalongan (Unikal), Suryani SH MHum saat ditemui usai kegiatan Seminar Internasional Ekonomi Islam dalam rangka Dies Natalis XXXI Unikal, Selasa (10/7) di Gedung C lantai tiga kampus setempat.Pelegalisasian Hukum Islam bisa dilakukan dalam tingkatan Kota/Kabupaten dengan melalui pembentukan sebuah Peraturan Daerah (Perda). "Selama ini, Indonesia sendiri masih menyikapi Hukum Islam secara parsial walaupun memiliki penduduk mayoritas muslim. Padahal perkembangan Ekonomi Islam, yang salah satunya diwujudkan dengan perbankkan Syariah, coba untuk diterapkan dan dikembangkan. Lakukan legalisasi Hukum Islam maka ini bisa mendukung pelaksanaan Ekonomi Islam dengan baik," bebernya.Masih banyak negara-negara anggota PBB yang belum mau mengakui keberadaan dan kebijakan Hukum Islam padahal beberapa perbankkan di Eropa telah menerapkan Ekonomi Islam dan itu bisa diterima dengan baik. "Justru di era globalisasi ini, keberadaan Hukum Islam diperlukan. Apalagi dengan jumlah 1,5 miliar penduduk muslim di dunia maka hal tersebut bisa jadi sangat dibutuhkan," ulasnya.
Indonesia memiliki banyak Perbankkan Syariah namun hanya 4% saja dari warga negaranya yang tertarik untuk menjadi nasabahnya. Sebaliknya, di Malaysia Perbankkan Syariah jumlahnya lebih sedikit tapi sudah tercatat 20% dari penduduknya yang menjadi nasabah Perbankkan Syariah. "Masyarakat Malaysia lebih bagus dalam merespon Perbankkan Syariah dibandingkan Indonesia," katanya.
Acara seminar ini juga dijadikan usaha bagi Unikal untuk menandatangani perjanjian MoU dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). "Kami merencanakan untuk menjalin MoU, diharapkan hal yang sama juga berlaku antara Pemkot Pekalongan dengan pemerintah setempat nantinya," pungkasnya.

Jumat, 25 Januari 2013

Buat Mesin Pemotong Tempe, Diminati Hingga Luar Kota



MENGIRIS TEMPE - Caram tengah memperagakan cara kerja mesin ciptaanya yang dapat secara cepat mengiris tempe dengan mudah.

**Melihat Semangat Caram, Sang Pencipta Alat Potong Tempe
Buat Mesin Pemotong Tempe, Diminati Hingga Luar Kota

Kegagalan menjadi bos tempe di beberapa kota tidak membuat Caram (51) warga Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan putus semangat. Dari kegalalan itu, dia berhasil menemukan ide membuat alat pemotong tempe yang banyak dibutuhkan bagi perajin keripik tempe. Seperti apa?

Caram (51) tinggal di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan. Ia menempati sebuah rumah ukuran kecil namun terlihat bersih dan rapi. Di rumah itulah, ia mengemasi beberapa kardus alat pemotong tempe di ruang tamu.
Pria yang telah mempunyai tiga anak ini menjelaskan, perjalanan panjang penemuan alat pemotong tempe guna produksi tempe keripik ini dimulai sekitar tahun 1990. Itu dilakukan dari kegagalan demi kegagalan yang dirasakan saat menjalani usaha menjadi perajin tempe.
"Saat itu terakhir saya di daerah Pati yang juga sama, usaha jualan tempe bangkrut. Kemudian saya melihat banyak pedagang keripik tempe yang produksinya laris manis, hingga saya kepikiran membuat alat mesin tersebut," ungkapnya.
Dia menjelaskan, sekitar dua tahunan, berbagai alat yang  menjadi uji coba dalam pembuatan alat tersebut baru tercipta sempurna dapat digunakan dengan baik.
"Kebetulan tetangga saya itu pembuat keripik tempe, yang semula masih menggunakan alat manual dengan pisau dapur untuk mengirisnya. kemudian saya sedikit memamerkan dengan membawa sebuah tempe yang saya bawa pulang hanya hitungan detik sebuah tempe menjadi beberapa lembar tempe dengan ketebalan irisan yang sama," ungkapnya.
Caram mengungkapkan, banyaknya keunggulan alatnya yang dapat digunakan para home industri kripik tempe. Dengan alat tersebut menjadi mudah, cepat waktu, dan kualitas irisan tempe yang nyaris sama. Berbeda dengan keahlian mengiris tempe dengan menggunakan pisau, yang dipastikan gelombang irisan berbeda dengan keahlian relatif cukup susah.
"Kalau perajin keripik tempe yang ahli bagian memotong atau pengiris tempe sakit kontan produksi mandeg. Berbeda dengan alat ini, yang dengan mudah digunakan oleh siapun, bahkan anak SD saja mudah menggunakannya," ungkapnya.
Mesin dengan bahan baku waterpom mobil hijet 1000 dan cary. Di dalam mesin dilengkapi dua gerigi yang didesain memutarkan piringan logam pipih sebagai alat pemotong dan dikombinasikan kayu pinus. Hal itu diklaim Caram mampu bertahan hingga sepuluh tahun. Saat ini, ia telah dibanderal dengan harga Rp 1,5 juta untuk alat pemotong manual, sedangkan alat pemotong dinamo dibanderol dengan harga Rp2,5 juta.
"Alhamdulillah setiap bulannya pesanan dari luar kota, Jogakarta, Brebes Pemalang hingga daerah Sumatera terus mengalir," ungkap Caram yang mengaku setiap tahunnya diikutsertakan dalam pameran kabupaten hingga pameran provinsi.
Penyempurnaan dalam inovasi mesin temuannya selalu dikembangkan setiap saat. Dengan begitu diharapkan akan banyak membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Mesin-mesin banyak ditemukan ditoko-toko, tapi mesin pemotong tempe ini hanya saya mungkin di Indonesia ini, harapan saya semoga banyak bermanfaat bagi masyarakat dalam pengembangan usaha kerajinan makanan olahan dari tempe," ungkapnya. (bunda manis)  

Selasa, 22 Januari 2013

Impikan Pameran Lebih Besar



LIHAT - Ketua KONI Kota Pekalongan, Ricsa Mangkula saat melihat lukisan hasil karya seniman lokal dalam pembukaan oameran seni rupa 'harmoni', Minggu (1/7).

Impikan Pameran Lebih Besar
*Pembukaan Pameran Seni Rupa 'harmoni'

JETAYU - Untuk lebih menghargai karya seniman, Ketua KONI Kota Pekalongan, Ricsa Mangkula, menginginkan untuk membuat pameran seni rupa yang lebih besar dan mengambil tempat yang lebih bagus. Demikian dikatakan Ricsa saat membuka pameran seni rupa 'harmoni' di GOR Jetayu, Minggu (1/7) malam. Ricsa bahkan ingin mendatangkan seniman nasional untuk ikut serta dalam pameran tersebut.
"Saya sangat menghargai karya seniman, biasanya saya mengapresiasi dengan membeli karya tersebut. Namun kali ini saya ingin menghargai karya mereka dengan mengadakan pameran yang lebih besar," ucapnya. Pameran tersebut, lanjutnya, juga sebagai penutup masa kerja kepengurusan Dewan Kesenian Kota Pekalongan (DKKP) yang akan berakhir tahun ini. "Saya ingin agar teman-teman seniman ini bisa lebih dihargai, bukan berarti tempat untuk  pameran kali ini tidak bagus, tapi saya ingin agar pameran karya teman-teman bisa dipamerkan di tempat yang lebih bagus seperti hotel misalnya," tutur Ricsa.
Dikatakan Ricsa, dirinya juga yakin bahwa karya seniman lokal dapat bersaing dengan karya seniman-seniman luar daerah yang sudah ternama sekalipun. "Untuk itu perlu adanya suatu even yang besar yang dapat mendatangkan banyak orang maupun tokoh ataupun seniman nasional agar dapat membuka mata mereka bahwa karya seniman Kota Pekalongan dan sekitarnya juga mempunyai kualitas yang tidak kalah bagus," ucapnya lagi.
Sementara itu Ketua DKKP Kota Pekalongan, Aan Jindan, mengatakan tema dalam pameran tersebut mempunyai pesan agar masyarakat dapat memadukan kebudayaan modern dan kebudayaan lokal sehingga bisa tercipta keseimbangan dalam menyesuaikan diri dengan keadaan saat ini.
"Kami tidak anti dengan kebudayaan modern, namun tetap harus melihat kebudayaan lokal agar jangan sampai hilang, sehingga dalam menjalani kehidupan di zaman sekarang ini kita dapat tetap seimbang," jelas Aan. Hal itulah yang mendasari dipilihnya tema 'harmoni' dalam pameran tersebut. "Disini dipamerkan lukisan yang memperlihatkan kebudayaan lokal dan juga meodern, atau bahkan keduanya. Kami berharap agar masyarakat dapat menangkap pesan tersebut," ucapnya lagi.
Dalam pameran 'harmoni' yang akan berlangsung mulai 1-6 Juli tersebut, ditampilkan sekitar 30 karya lukisan 14 pelukis dari Pekalongan, Batang, Kendal dan Pemalang yang tergabung dalam komunitas 'Apa?'. (bunda manis)

Senin, 21 Januari 2013

FLP dan Gol A Ggong Gebrak Pekalongan



FOTO - Salah satu peserta Be A Travel Writer Sharing Kepenulisan kepada Gol A Gong.

FLP dan Gol A Ggong Gebrak Pekalongan

KAJEN - Untuk meningkatkan kreatifitas generasi muda dalam eksplorasi diri, khususnya dalam bidang tulis-menulis, Forum Lingkar Pena (FLP) Pekalongan menggandeng Gol A Gong, menggebrak Pekalongan melalui pelatihan karya kepenulisan di aula rumah dinas wakil bupati Kabupaten Pekalongan, Minggu (1/6).
Nama Gol A Gong sudah tidak asing lagi bagi para pecinta literasi buku, yang juga Pendiri Rumah dunia itu datang ke Pekalongan untuk mengajak generasi muda untuk berkrasi dalam karya kepenulisan. Bersama-sama dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Pekalongan, yang juga membidangi karya kreatifitas kepenulisan.
"Orang Indonesia lebih suka mendengar dan berbicara, dari itu bisa jadi alternatif inspirasi untuk bahan menulis," ucap Gol A Gong.
Acara yang digagas FLP Pekalongan dan Gol A Gong tersebut, diharapkan berani melawan gaya pikir yang salah, sehingga peserta termotifasi untuk selalu berkarya. Selain itu juga dapat tercipta budaya baca dan menulis di kalangan generasi masyarakat. Sebab, sejauh ini mereka memiliki potensi besar untuk berkarya, namun belum dapat menghimpunnya. "Semua kebatilan di lingkungan dekat harus kita publikasikan ke umum, melalui sebuah karya kita, yaitu tulisan," tegas Gol A Gong.
Selain dihadiri oleh Gol A Gong, acara juga dihadiri penulis ternama seperti halnya Aveus Har, Khoirul Huda, Sardono Syarief, juga telah turut hadiri pendiri FLP Pekalongan yaitu Najmudin alias "N Dien". Ia mengaku bangga atas perkembangan FLP Pekalongan sekarang ini. Para anggota lebih produktif dalam mengeluarkan karya sekaligus aktif dalam event.
"Teman-teman FLP sekarang SDM lebih bagus, serta memiliki iklim belajar yang kondusif. Sehingga ke depan benar-benar dapat menjadi forum yang dapat memfasilitasi rekan-rekan semua untuk lebih produktif dalam berkarya," ucap N Dien. (bunda manis)

Fasilitasi Mahasiswa dalam Berkoperasi



SAMPAIKAN- Mantan Menteri Koperasi, Drs Adi Sasono MSc (kiri) berikan materi dihadapan peserta seminar Perkoprasian Mahasiswa.

Fasilitasi Mahasiswa dalam Berkoperasi

PEKALONGAN - Keberadaan Koperasi Mahasiswa (Kopma) sangat diperlukan dalam setiap perguruan tinggi. Hal itu sesuai amanat konstitusi negara, sekaligus sebagai laboratorium bagi mahasiswa, untuk itu sudah seharusnya semua rektor dan ketua perguruan tinggi di Indonesia memfasilitasi mahasiswa untuk berkoperasi.
Demikian diungkapkan mantan Menteri Koperasi, Drs Adi Sasono MSc di Gedung Sekda Kota Pekalongan, sesaat sebelum memberikan materi dalam seminar perkoperasian, Sabtu (30/6).
Adi Sasono mengkritisi kelemahan perekonomian Indonesia yang masih di monopoli oleh pemilik modal besar, akibatnya sekarang perekonomian berbasis kekeluargaan seperti koperasi semakin tersisihkan.
Namun demikian, ia juga memberikan apresiasi kepada Kopma di Indonesia, yang belakangan ini telah berhasil memberikan sumbangan positif dalam menggalakkan semangat berkoperasi, khususnya di kalangan mahasiswa. Melalui seminar-seminar maupun aktifitas konkrit koperasi lainnya. Dengan peran itu diharapkan Koperasi Mahasiswa benar-benar mampu menjadi instrumen untuk melayani kebutuhan mahasiswa. "Kalau rektor paham konstitusi, ya kewajiban Rektor untuk bantu dan fasilitasi mahasiswanya berkoperasi," ucap Adi.
Adi Sasono datang ke Pekalongan dalam rangka menjadi pembicara di Seminar Perkoperasian yang diselenggarakan oleh kerjasama Kopma STAIN Pekalongan dan Kopma STIMIK Widya Pratama. Acara yang juga melibatkan pelajar SMA, Mahasiswa juga dari umum ini disambut antusias oleh stakeholder perkoperasian mahasiswa yang ada.
Ryan Septyanto, Ketua Koperasi Mahasiswa Pekalongan mengaku Koperasi Mahasiswa harus selalu terus disosialisasikan, termasuk dengan melalui forum seminar-maupun pelatihan pelatihan lain. "Yang jadi kelebihan dari koperasi itu merupakan lembaga keuangan yang berasas kekeluargaan, ekonomi kerakyatan, dan demokratis. Karena dalam koperasi yang memiliki adalah semua anggota, bukan lagi perorangan," ungkap Ryan. (bunda manis)

Minggu, 20 Januari 2013

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Radar



JALAN -  Lurah Tegalrejo, Sunaryanto bersama dengan GM Radar Pekalongan, Ade Asep Syarifudin dan warga sekitar mengikuti acara jalan sehat dengan start dari Kantor Baru Radar Pekalongan di Jalan Binagriya Raya B1 nomor 2.

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Radar
*Kasturah Menangkan Hadiah Utama
*Jalan Sehat Radar Pekalongan, YAM dan Damashinta FM

TEGALREJO - Ribuan peserta dari Tegalrejo dan sekitarnya ramai-ramai mengikuti jalan sehat yang digelar oleh Radar Pekalongan, Yamaha Agung Motor bersama radio Damashinta FM, Jumat (29/6) pagi.
Acara berlangsung dengan meriah karena peserta dihibur penampilan musik dan games berhadiah. Jalan sehat sendiri dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan dikawal mobil dari Yamaha Agung Motor sebagai penunjuk jalan. Adapun rute yang diambil mulai dari Kantor Radar Pekalongan di Jalan Binagriya Raya B1 nomor 2, berbelok kiri menuju Binagriya Raya B7, selanjutnya menuju Jalan Asem Binatur dan Jalan Supriyadi, untuk terakhir finish di Kantor Radar Pekalongan.
Acara tersebut menyediakan doorprize berupa TV berwarna 21 inch, Magic Com, Kipas Angin, Dispenser, Setrika, T-shirt dan lain sebagainya. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Lurah Tegalrejo Sunaryanto, GM Radar Pekalongan Ade Asep Syarifudin dan Anggota DPRD Pekalongan dari partai Golkar Noor Anisroh.
Dalam kesempatan kemarin YAM juga akan mensosialisasikan produknya, seperti Mio Fino Fashionable Matic yang sangat modis. Dengan  tiga pilihan gaya, yaitu sport, classic dan fashion. Melalui berbagai event yang rutin digelar diharapkan masyarakat semakin banyak yang mengerti produk bermutu dari Yamaha, terutama Mio J. Dengan menggelar tes drive, bagi yang berkenan akan langsung mendapat hadiah menarik. Selain hadiah utama juga dibagikan puluhan doorprize menarik bagi yang sudah mengumpulkan kupon berhadiah. Seperti magic com, kipas angin, dispenser, setrika, t-shirt dan lain sebagainya dari beberapa sponsor lainnya. Untuk menghibur peserta jalan sehat, penyelenggara menghadirkan live musik karaoke. Selain mendatangkan penyanyi profesional juga digelar lomba karaoke agar lebi semarak.


KASTURAH MENANGKAN HADIAH UTAMA

Sementara itu, Kasturah warga Jalan Untung Suropati Tegalrejo Pekalongan gang KH Ikhsan Nomor 23, RT 04/05, menjadi orang beruntung yang memenangkan hadiah utama doorprize berupa televisi warna 21 inch. "Alhamdulillah saya senang dengan hadiah tersebut, walaupun saya menunggu agak lama sampai siang sampai diundi. Akhirnya saya dapat hadiah, sehingga rasa capek saya hilang diganti rasa senang," tuturnya saat setelah penyerahan hadiah.
Dirinya mengaku sangat kaget dan tidak menyangka akan mendapatkan juara, bahkan karena meriahnya acara dengan berbagai hiburan membuat dirinya menjadi tidak sabar dan hendak pulang. "Saya tidak menyangka bakal dapat hadiah ini mas. Sebenarnya tadi saya sudah hendak pulang bareng anak saya, namun anak saya bilang suruh bersabar dan menunggu hingga hadiah utama dibagikan. Eh tidak tahunya saya dapat TV berwarna 21 Inch," bebernya dengan gembira.
Dalam jalan sehat itu sendiri, Kasturah bersama seorang anaknya. Ibu dengan tiga orang anak ini mengaku bersyukur dan berharap agar kegiatan Jalan Sehat bisa berlangsung terus menerus. "Saya ikut acara Jalan Sehat ini bareng anak saya, kami cuma dapat kupon dua. Makanya saya sempat pesimis dapat hadiah waktu terakhir-terakhir. Mudah-mudahan acara seperti ini bisa ada terus karena selain kita sehat juga dapat hadiah apalagi acara ini gratis dan tidak dipungut biaya," katanya.
Kegiatan Jalan Sehat sendiri sebenarnya bukan merupakan barang baru bagi Kasturah karena setiap Jumat dan Minggu, dirinya sering melakukan kegiatan tersebut di Lapangan Mataram. "Saya suka jalan sehat ke Lapangan Mataram. Terutama untuk pijat refleksi batu yang ada disana karena kaki saya sering merasa sakit. Jadi acara jalan sehat merupakan sesuatu yang sudah biasa saya lakukan," ulasnya. Untuk mengangkut hadiah TV tersebut dirinya mendapatkan tumpangan dari Yamaha Agung Motor karena merasa kesulitan membawanya. "Saya bingung waktu mau angkut hadiahnya, untungnya ada mobil yang mau membawakannya hingga ke rumah," imbuhnya.
Sementara itu, Noor Anisroh menganggap kegiatan seperti ini merupakan sesuatu yang positif dan memberikan manfaat besar bagi warga karena bisa berkumpul bersama dengan guyub untuk melakukan sebuah aktivitas. "Mungkin terlihat sederhana namun memberikan efek yang sangat besar bagi warga. Selain itu kegiatan jalan sehat sendiri tidak memerlukan banyak biaya apalagi kalau gratis dan berhadiah seperti ini. Tentu saja warga sangat senang sekali," ucapnya. (bunda manis)

Pertamina Jamin LPG Tidak Langka



JUMBO - Terlihat 2 tabung dari 4 tabung yang ada dengan kapasitas total sebesar 10.000 matrik ton di terminal LPG PT.Opsico di Tanjung Emas Semarang.

Pertamina Jamin LPG Tidak Langka

SEMARANG - Terjadinya lonjakan permintaan LPG di Jawa Tengah & DIY, khususnya untuk tabung 3 kg atau LPG bersubsidi menjelang bulan puasa dan lebaran 2012 mencapai 10%, meski demikian Pertamina menjamin tidak akan ada kelangkaan LPG 3 kg menjelang puasa nanti, jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan tersebut.
GM Fuel Retail Marketing Pertamina Region IV Jateng & DIY – Rifki E. Hardijanto mengatakan, "Menjelang bulan puasa dan lebaran nanti, permintaan LPG 3 kg akan meningkat khususnya untuk daerah–daerah tertentu terutama di perbatasan Jateng dan Jatim, lonjakan permintaan ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan masyarakt tidak perlu takut terjadinya kelangkaan LPG 3 kg. Mulai bulan Juni ini Pertamina siap tambah pasokan sebanyak 15.240 tabung, tambahan pasokan tersebut diharapkan bisa menghindari kelangkaan LPG 3 kg karena meningkatnya permintaan tadi," kata Rifki kepada wartawan disela media gathering akhir pekan kemarin di Semarang.
Disebutkan, harga LPG 3 kg atau LPG bersubsidi dipastikan tidak ada kenaikan, namun untuk LPG non subsidi dengan ukuran 50 kg ada kenaikan harga, dari harga sebelumnya Rp6.850/kg menjadi Rp8.850/kg. Kenaikan harga LPG non subsidi ini diharapkan tidak akan berpengaruh ke pasar, karena LPG jenis ini digunakan untuk pasar industry.
Masyarakat di wilayah Jawa Tengah & DIY tidak perlu kwatir untuk kebutuhan konsumsi LPG, untuk wilayah Jateng sendiri akan dipasok dari kilang Cilacap dan pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selain pasokan dari Cilacap dan Tanjung Emas, juga ada tambahan pasokan dari Jatim dan Jabar.

"Kami berharap masyarakat tidak perlu terpengaruh atas isu kelangkaan LPG 3 kg tersebut, sehingga tidak terjadi panic buying karena stok LPG 3 kg mencukupi, apalagi di wilayah Jateng & DIY sudah tersedia 86 SPBE," tambah Rifki. (bunda manis)

Kamis, 03 Januari 2013

Lomba Perkutut Sukses, Bisnis Melejit


SEMARAK - Lomba Korda Pekalongan Cup 2012 berlangsung semarak yang diramaikan kung mania Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Lomba Perkutut Sukses, Bisnis Melejit
*Korda Pekalongan Cup Jelang LPI Seri Ke-7 Akpol Semarang.

PEKALONGAN - Gelaran lomba seni suara perkutut Korda Pekalongan dalam Korda Cup 2012, menjadi titik tolak jelang event Liga Perkutut Indonesia (LPI) seri ketujuh yang akan digelar di Akpol Semarang, Sabtu-Minggu (23-24/6) mendatang. Momentum pra LPI tersebut menjadi magnet persaingan di tingkatan Jawa Tengah dan Jawa Barat, utamanya wilayah pantura, sebagai pembuktian eksistensi para jawara perkutut. Tentu saja dengan kesuksesan lomba, maka bisnis ternak perkutut semakin melejit.
Terbukti, Korda Cup Pekalongan yang dihelat Minggu (10/6) berlangsung sukses, dengan kehadiran kung mania dari lintas wilayah, seperti Jogja, Jepara, Ambarawa, Cirebon, Brebes, Tegal, Semarang, Solo, Boyolali, Balikpapan hingga Makasar. Mereka berkompetisi dengan ketat dalam tiga kategori lomba, dari hanging, setengah tiang, dan dewasa, untuk selanjutnya bertarung di LPI.
Ketua Korda Pekalongan, H Darmadi, yang membuka acara menyampaikan, pihaknya sangat bahagia sekali, karena rekan kung mania dari berbagai daerah berkunjung ke Pekalongan. Hal itu menjadi nilai tersendiri bagi Korda Pekalongan. "Terima kasih rekan peserta yang hadir di Pekalongan. Beginilah Pekalongan dengan segala potensinya."
Dari kelas dewasa, terjadi persaingan ketat antara emirates yang sudah memimpin di babak pertama dengan tiga warnanya. Kairo dan Bintang Bahari mencoba untuk mengejar, namun hingga babak berakhir, emirates tetap tak tergoyahkan.
Sementara itu, di kelas setengah tiang, Putra Panda dan Tong Bajil bersaing ketat dengan tiga warna. Dibayang-bayangi Anggun dan Badai Sakti yang mencoba meraih poin dengan dua warna hitamnya. Akhirnya Putra Panda menjadi jawara setengah tiang.
Di kelas hanging, persaingan memperoleh tiga warna juga berlangsung ketat. Dari Anggoro, Joko Tingkir dan Mr Bawel bertempur di setiap babaknya. Namun, ketangguhan Anggoro milik RBF-Cirebon dengan tiga warnanya tidak terkejar, hingga babak akhir.
Ketua Panitia, Andi, mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung acara hingga berlangsung sukses, tanpa halangan berarti. "Terima kasih kepada semuanya. Dengan suksesnya lomba, maka bisnis perkutut juga akan semakin ramai diminati." (dal)

Unilever Indonesia Menangkan Capital Market Awards 2012


SERAHKAN - Agus Martowardojo, Menteri Keuangan RI menyerahkan penghargaan kepada Maurits Lalisang, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk.

Unilever Indonesia Menangkan Capital Market Awards 2012
*Kategori Emiten Saham

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk, terpilih sebagai Emiten saham terbaik dengan kapitalisasi pasar lebih dari Rp10 triliun, dalam Capital Market Awards 2012 yang diselenggarakan oleh Indonesia Capital Market Supervisory Agency dan Self Regulatory Organization (SRO).
Penghargaan dengan tema “Sustainable Growth to Maintain Attractiveness” ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada para Perusahaan Terbuka (emiten) yang menerapkan berbagai aspek bisnis berkelanjutan di perusahaannya, termasuk, kinerja dan strategi bisnis, serta good corporate governance.
Penghargaan untuk Unilever diserahkan oleh Agus Martowardojo, Menteri Keuangan RI kepada Maurits Lalisang, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. pada Kamis (7/6) di Jakarta.
Maurits Lalisang, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. mengatakan, "Kami sangat bersyukur terpilih menjadi Emiten saham terbaik dalam Capital Market Award 2012. Penghargaan ini merupakan salah satu bukti keberhasilan kami dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis yang sehat, sustainable dan dengan tata kelola perusahaan yang baik."
"Unilever memiliki cita-cita untuk menumbuhkan bisnisnya dua kali lipat di seluruh dunia secara sustainable. Untuk itu pada November 2010 Unilever secara global telah meluncurkan Sustainable Living Plan, yang merupakan strategi kami untuk menumbuhkan bisnis dua kali lipat, namun disaat yang bersamaan menekan dampak negatif yang ditimbulkan oleh bisnis kami terhadap lingkungan serta meningkatkan manfaat yang diciptakan untuk masyarakat, mulai dari pemilihan bahan baku sampai ke penggunaan produk oleh konsumen," papar Maurits Lalisang.
Capital Market Awards 2012 ini merupakan gelaran yang keempat kali yang bertujuan memotivasi aspek-aspek bisnis berkelanjutan diantara para perusahaan terbuka (emiten). Tema tahun ini menitikberatkan pada pertumbuhan berkelanjutan, hal ini dipilih karena pertumbuhan berkelanjutan merupakan modal untuk mempertahankan sekaligus menarik investor. (dal)

Kamis, 07 Januari 2010

Arisan Cantik Citra Istimewa

TALK SHOW - Artis cantik Ardina Rasti dalam Talk Show yang bertema Pancarkan Citra Cantikmu, Minggu (6/12).

PEKALONGAN - Arisan cantik citra yang berlangsung di Rumah Cantik Citra (RCC) Pekalongan, Sabtu hingga Minggu (5-6/12) di Dupan Square Swalayan berlangsung istimewa. Pasalnya, para pengunjung yang didominasi kaum hawa ini, selain mengikuti Talk Show bertema "Pancarkan Citra Cantikmu", mereka juga dimanjakan dengan berbagai perawatan tubuh dari Citra.
Selama dua hari tersebut, para wanita dan remaja putri Pekalongan mendapatkan treatment yang luar biasa dari Citra. Mulai dari treatment massage, totok wajah, back massage, food and hand massage, serta obrolan santai bersama Psikolog. Dan workshop kepada ibu-ibu PKK mengenai usaha spa secara kecil-kecilan.
Tak hanya itu, Citra sebagai brand perawatan kecantikan kulit juga menghadirkan artis cantik yang dijadikan Brand Ambassador Citra yakni Moudy Koesnaedi pada Sabtu (5/12) kemarin, dan pada Minggunya (6/12) pihaknya juga menghadirkan artis cantik Ardina Rasti.
Liza, Project Coordinator dari Indika Entertainment, sebagai pihak penyelenggara menuturkan, kehadiran Rumah Cantik Citra di Pekalongan merupakan yang terakhir kalinya dalam agenda road shownya, yang sebelumnya telah dilaksanakan di tujuh daerah di Jawa Tengah. "Ini roadshow kami yang terakhir. Dan kehadiran kami di Pekalongan untuk memberikan solusi pada remaja putri Pekalongan dalam hal perawatan kecantikan," katanya.
Disamping memberikan solusi kecantikan, pihaknya dalam kesempatan itu juga akan mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan Ar-Robukah di Sorogenen Pekalongan, guna memberikan dukungan serta memberikan santunan. "Kami juga akan mengunjungi Panti Asuhan Ar-Robukah untuk memberikan support dan sedikit bantuan untuk panti asuhan itu," imbuh Liza.
Sebuah topik menarik bertajuk "Pancarkan Citra Cantikmu" dihadirkan Citra untuk membantu memberi solusi pada remaja putri Pekalongan. Acara semakin menarik karena talkshow ini didukung oleh kehadiran nara sumber serta psikolog yang kompeten dibidangnya yakni Rosalina Verauli.
Untuk mendapatkan penampilan yang menarik, seseorang harus memperhatikan beberapa hal penting. "Ada tiga hal agar wanita terlihat cantik dalam penampilannya yakni, sikap tubuh, ekspresi wajah dan artifaktual," tuturnya saat mengisi talk show dalam Arisan Cantik Citra.
Ardina Rasti, artis yang diundang dalam Arisan Cantik Citra tersebut mengatakan, bahwa kecantikan seorang wanita tak hanya dari penampilan luar saja, namun juga dari dalam (inner beauty. "Kecantikan tidak hanya datang dari luar saja, tapi juga harus diselaraskan dengan kecantikan dalam hati atau inner beauty," katanya.
Yanti (17) remaja putri asal Kedungwuni mengatakan bahwa dirinya merasakan sesuatu yang beda setelah dilakukan totok wajah pada dirinya. "Tubuhku bener-bener mendapatkan perawatan yang semestinya, kulit terasa lebih enteng dan bersih, setelah totok wajah, aku perhatikan wajahku lebih bersinar lagi dan semakin pede, terima kasih Citra" ujarnya gembira.
Acara Arisan Cantik Citra ini memang telah dinantikan sekali di kota Pekalongan, syaratnya pun tidak susah dan mahal, cukup dengan membeli produk Citra Hand & Body Lotion 120 ml atau 250 ml, maka konsumen sudah dapat mengikuti berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat di event tersebut. Tak hanya itu, mereka pun bisa menikmati berbagai macam palayanan perawatan yang telah disediakan Rumah Cantik Citra. (anis)

Selasa, 24 November 2009

Matahari Gelar Fire Drill

LATIHAN - Beberapa karyawan saat melakukan pelatihan pemadaman kebakaran di gedung lantai 4 Matahari DS, Senin (16/10) pagi.

*) Karyawan Latihan Tangani Kebakaran
PEKALONGAN - Sebanyak 200 karyawan Matahari Departemen Store mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran atau yang diberi nama Fire Drill di halaman parkir atau lantai 4 Matahari Departemen Store.
Sudaryanto, Wakil Pimpinan Matahari Departemen Store menuturkan, kegiatan dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada karyawan, tentang cara mengatasi kebakaran mulai dari yang api kecil hingga besar. "Tujuan kami supaya setiap personil mempunyai rasa preventif untuk menghadapi kebakaran, dari api kecil sampai besar," katanya kepada Radar saat ditemui dalam pelatihan.
Dikatakan, Fire Drill merupakan kegiatan pelatihan yang digelar setiap tahun. "Pelatihan ini rutin dilakukan setiap tahun, untuk mengasah dan meningkatkan pengalaman. Selain itu juga untuk mengecek tabung apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak, kalau tidak kami ganti dengan yang baru atau mengisi ulang gasnya," imbuhnya.
Disebutkan, diklat diisi dengan penyampaian materi serta praktik penanggulangan kebakaran. "Sebelum pelatihan dilakukan, terlebih dahulu mereka diberi beberapa materi dan kemudian mempraktekkannya," imbuh Daryanto, panggilan akrabnya.
Dalam pelatihan Fair Drill itu, pihak Matahari Departemen Store melibatkan beberapa orang dari PT Mulya Lestari Semarang yang bertugas sebagai pemandu sekaligus pelatih. Serta pihak kepolisian Kota Pekalongan dan dinas pemadam kebakaran kota.
Lebih lanjut dijelaskan, diklat pemadaman kebakaran diberikan dalam tiga metode tradisional, yakni dengan cara tradisional menggunakan karung yang sebelumnya dibasahi, cara konvensional dengan alat pemadam kebakaran APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan menggunakan tabung pemadam Hydrant untuk memadamkan api besar.
"Untuk pemadaman tradisional dengan karung basah, diwajibkan semua bisa menggunakannya. Tapi kalau yang tabung pemadam Hydrant kami ada tim khusus yaitu CMRT (Crisis Management Resque Team)," ungkap Sudaryanto.
Selain memberikan pelatihan Fire Drill, juga diberikan diklat tentang bagaimana cara mengevakuasi korban bencana alam. "Evakuasi di sini ada tiga macam yakni, evakuasi konsumen, karyawan itu sendiri dan aset yang dijaganya," jelasnya.
"Matahari hampir setiap tahun menggelar pelatihan pemadaman kebakaran, dan ini sangat bagus, mereka sudah menjalankan pelatihan dengan baik," papar Juwari, salah satu pelatih pemadam kebakaran Kota Pekalongan.
"Langkah mencegah terjadinya kebakaran yakni bisa dengan tiga cara, pertama untuk api kecil bisa menggunakan karung yang sebelumnya dibasahi, kedua menggunakan Alat Pemadam Ringan (APAR) untuk api sedang, dan ketiga dengan tabung Hydrant untuk api besar," tandasnya. (anis)

Selasa, 10 November 2009

Polines Semarang Gelar Job Fair 2009

SEMARANG - Politehnik Negeri Semarang akan menyelenggarakan Job Fair 2009 pada 16–18 November 2009, di Gedung Wanita Jalan Sriwijaya No 29, Semarang, dimulai dari jam 09.00 – 15.00 WIB. Job Fair Diikuti lebih dari 35 Perusahaan Multinasional dan nasional dari berbagai bidang usaha dari Semarang, Jakarta dan Surabaya antara lain PT PLN (Persero), PT Nestle Indonesia Jakarta, Coca Cola, Pura Barutama Group, Bank BRI, Mitra Utama Global, Megah Tama, Rexplast, Millenium, HM Sampoerna, Midtou, Chemco, Adita Farasjaya, ClassMild dan masih banyak lagi. Acara ini terselenggara berkat kerjasama Politeknik Negeri Semarang dan Mesurogo Communications sebagai Event Organizernya.
Job Fair Polines 2009 kali ini dikemas dengan konsep yang berbeda, dimana akan disuguhi Seminar Singkat Gratis dan terbatas untuk para Job Seeker’s selama 2 (dua) hari, tentang Peluang, Tantangan Profesi Bisnis Komunikasi oleh Indra Sihombing Master Traine Nasional dari Unlimited Jakarta dan Oki Sulistijo master of abundance coach Live Performance, stand pujasera yang dapat digunakan sebagai penawar haus dan lapar, dan juga yang tidak kalah menariknya, tersedia fasilitas free hotspot didalam area gedung. Job Fair Polines ini diselenggarakan untuk membantu para Job Seeker’s serta memberikan kenyamanan dalam proses pencarian kerja. Get The Future by Polines Job Fair. (dal)

Selasa, 03 November 2009

Ninik Juara I Lomba Foto Keluarga Yamaha

Yaser Arafat
KAJEN - Anggota keluarga Ninik Putri patut bergembira. Pasalnya pada ajang Happy Family Yamaha Vega ZR, yang berlangsung di Showroom Yamaha Agung Group Kajen, keluarga asal Kajen ini dinobatkan sebagai juara satu lomba foto keluarga.
Seperti disampaikan Yaser Arafat, Pimpinan Yamaha Agung Group Cabang Kajen,pada acara yang digelar inggu (1/11) kemarin, mereka berhasil menyisihkan 38 keluarga yang ikut serta dalam lomba tersebut. Sementara itu untuk posisi kedua ditempati oleh keluarga Ulfa dan posisi ketiga ditempati Dyah. Kedua keluarga tersebut juga sama-sama berasal dari Kajen.
Sedangkan lomba menyanyi dimenangkan keluarga Fadhilah asal Kajen yang kompak dan optimal dalam membawakan lagunya, juara keduanya diraih oleh keluarga Rastono dari Pegandon, dan sebagai juara ketiganya ditempati dari keluarga asal Kajen, Adi.
Dalam ajang pengembangan kreativitas yakni lomba mewarnai sepeda motorVega ZR, untuk tingkat TK dan Playgroup, dimenangkan oleh Nur Rifki Maulida, dari TK Kradenan Gang 3, sedang juara kedua ditempati dari TKIT Insan Mulia Kajen yang bernama Icha. Dan pemenang ketiga adalah Prasetyo dari TK Mahardika Sari, Kajen.
Untuk pemenang lomba mewarnai dan melengkapi tingkat Sekolah Dasar (SD) diraih oleh Mahdina dari SD Muhammadiyah Ambokembang, juara kedua Fany dari SDIT Insan Mulia Kajen, sedang juara ketiganya yakni Dea dari SD PW 1. (anis)

Senin, 02 November 2009

Antusias Ikuti Happy Family Yamaha

KOMPAK - Sekeluarga peserta Happy Family Vega ZR kompak mengenakan batik.

KAJEN - Acara Happy Family Vega ZR yang digelar ketiga kalinya ini, nampaknya menjadikan masyarakat mempunyai antusias yang sangat tinggi, sehingga mereka selalu turut dan hadir dalam setiap perlombaan yang diselenggarakan oleh Yamaha Agung Group ini.
Salah satunya keluarga Edi Sutikno dari Pekajangan yang selalu hadir dan mengikutsertakan putri tercintanya untuk mengikuti ajang kreatifitas anak-anak itu. "Dari acara Happy Family yang pertama di Jalan Gajah Mada sampai ketiga kalinya ini, saya selalu hadir dan mengikutsertakan anak saya," terangnya didampingi istri dan putrinya sebelum mengikuti perlombaan.
Dikatakan, awal dari Happy Family ada, dirinya mendaftarkan putrinya untuk ikut lomba melukis tingkat SD yang bernama Galuh Sukma. Namun acara yang kedua dirinya mengaku tidak turut. "Anak saya saat itu sedang nggak mood, jadi takutnya kalau dipaksakan malah nggak konsen," terangnya yang saat itu bersama keluarganya kompak mengekanan baju batik.
Menurut suami dari Ari Puji Letari ini, ajang yang digelar oleh Yamaha ini mempunya nilai yang sangat positif. "Acara seperti ini sangat bagus sekali, bisa mengembangkan bakat dan krestifitas anak-anak. Dan saya harap acara semacam ini nggak berhenti sampai di sini saja, semoga untuk seterusnya," pungkas bapak dari Galuh Sukma yang masih duduk di bangku kelas 2 SD Muhammadiyah ini. (anis)

Senin, 19 Oktober 2009

Top Model Sriratu Meriah

BERLAGA - Salah satu peserta saat berlaga dalam lomba Pemilihan Top Model yang gelar di Pasar Raya Sriratu.

PEKALONGAN - Untuk mencari bibit-bibit penyanyi potensial, Poster Entertainment menggelar lomba Pemilihan Top Model yang gelar di Pasar Raya Sriratu, Jalan Merdeka. Acara yang di adakan untuk mencari bakat model di Kota Pekalongan dan sekitarnya ini, meriah dan mendapat sambutan bagus dari warga Kota Santri.
Hal tersebut terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir, untuk melihat aksi para calon Top Model, atau putra-putrinya yang mengikuti perlombaan, saat mereka berlenggak lenggok di atas panggung.
Budi Kristanto, ketua panitia penyelenggara yakni Poster Entertainment menuturkan, "Jumlah peserta lomba kali ini ada sekitar 60-an orang, yang terdiri dari beberapa kategori," tuturnya kepada Radar saat ditemui di lokasi.
Dijelaskan, kategori tersebut yakni, kategori A untuk usia 3-6 tahun, B untuk usia 7-9 tahun dan untuk kategori C digabung dengan kategori D untuk usia 12 sampai 15 tahun. Dan para peserta berasal dari berbagai daerah antara lain Batang, Pemalang, dan Pekalongan.
Budi Kristanto atau yang biasa disapa Mayit menambahkan, tujuan pihaknya mengadakan perlombaan adalah untuk mencari bibit-bibit model di Kota Pekalongan yang berpotensi. "Tujuan kami yakni untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Pekalongan, memberi arah dan bimbingan kepada para peserta ke jenjang yang lebih tinggi, dan bisa jadi model yang terkenal," tambahnya.
Pihaknya berharap dengan adanya perlombaan ini peserta yang menang nantinya bisa mengikuti perlombaan di tingkat yang lebih tinggi, dan mengikuti perlombaan di daerah lain, dengan begitu mereka bisa betul-betul mengembangkan bakatnya.
Dalam perlombaan, para peserta akan berlomba untuk memperebutkan juara, trophy, serta uang pembinaan dari Entertainment yang sudah berdiri sejak 10 tahun lalu. Tak lupa pula mereka akan diberikan bingkisan menarik oleh pihak penyelenggara.
Ada beberapa penilaian yang dilakukan oleh para juri untuk menjadi Top Model antara lain, cara berjalan, model rambut, dan penampilan secara keseluruhan. "Saya punya tips bagaimana cara tampil di panggung yakni, percaya diri, punya style tersendiri, dan selalu tersenyum," ungkap Peny Martin, salah satu juri yang pernah menjadi finalis Gadis Sampul pada tahun 2004.
"Dengan adanya event yang seperti ini, saya harap masyarakat bisa lebih kenal dengan Sri Ratu, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dan mengetahui akan produk-produk yang tersedia di sini. Event ini juga ada kaitannya dengan perlombaan Pemilihan Putra Putri Sri Ratu yang akan digelar di sini pada awal 1 November mendatang," beber Anton Sutoto, selaku Supervisor Sri Ratu. (anis)

Sri Ratu Akan Gelar Pemilihan Top Model Sri Ratu 2009

Anton Sutoto

PEKALONGAN - Untuk mencari dan menggali bakat model yang potensial, Pasar Raya Sri Ratu berencana akan menggelar lomba "Pemilihan Top Model Sri Ratu 2009, yang akan dilaksanakan di Sri Ratu di Jalan Merdeka pada Minggu (18/10) yang akan datang, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Supervisor Pasar Raya Sri Ratu Anton Sutoto menjelaskan pihaknya mengadakan perlombaan bertujuan untuk mencari bibit-bibit model yang ada di Kota Pekalongan yang berpotensi. "Selain untuk mencari bibit model remaja Kota Pekalongan dan sekitarnya, juga untuk menarik konsumen supaya mereka berkunjung dan berbelanja di Sri Ratu," terangnya sebelum melaksanakan sholat Jumat.
Dijelaskan, sebenarnya acara perlombaan yang akan digelar pada Minggu (18/10) nanti adalah lomba Pemilihan Putra Putri Sri Ratu 2009, namun acara tersebut diundur hingga awal bulan November. "Sebenarnya Minggu besok lombanya Pemilihan Putra Putri Sri Ratu 2009, tapi karena ada sesuatu hal, maka acaranya diundur sampai 1 November yang akan datang, dan diganti dengan lomba Top Model," terang Anton.
Batas umur untuk mengikuti lomba ini, sambung Anton, begitu sapanya, mulai dari anak-anak, pra remaja, hingga remaja. Dan mereka bisa mengenakan busana sesuai yang diinginkan. "Busananya terserah peserta, bebas tapi yang penting menarik," jelasnya.
Untuk mengikuti perlombaan yang akan digelar oleh Sri Ratu tersebut, peserta harus mendaftarkan terlebih dahulu kepada beberapa agency yang ada di Kota Pekalongan, dengan uang pendaftaran sebesar Rp 70 ribu per orang.
Pihak panitia telah mempersiapkan beberapa hadiah menarik antara lain, trophy, piagam, hadiah bingkisan, dan uang pembinaan. Dan akan dimeriahkan oleh Live Music, Fashion Show, serta Dance.
Untuk lebih jelasnya, segera kunjungi Pasar Raya Sri Ratu dan daftarkan diri anda. Datang dan saksikan saat calon Top Model melakukan aksinya dan berlenggak lenggok di atas pentas memperlihatkan kebolehannya. (anis)