Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 01 Juli 2009

Axis Gandeng Hana Cell

BRANDING - Axis berusaha membranding konter di Pekalongan.

PEKALONGAN - Untuk lebih memperkuat dalam persaingan di dunia telekomunikasi, Axis mencoba menggandeng konter-konter di Pekalongan. Salah satunya, konter HP yang ada di Jalan Kradenan Pekalongan.
Memet Suparjo, pemilik Hana Cell dijelaskan, "Hana Cell dibranding Axis sejak Rabu kemarin (10/6) atas penjualan kartu perdana Axis yang paling banyak," jelasnya. Disamping itu juga konter ini juga pernah di branding oleh Manchester United dari 3 pada Rabu kemarin (17/6), yang identik dengan warna merahnya.
Pemilik konter ini menambahkan, "Dikonter ini melayani pembelian voucher dan pulsa elektrik, juga menjual ponsel-ponsel baru. Selain itu juga menyediakan assesoris-assesoris HP yang bagus. Disini juga melayani pendaftaran vouchermatic untuk semua operator," bebernya.
Hana Cell yang sudah berdiri sejak 1996 ini, dalam penjualannya, Memet dibantu 3 orang karyawan. Dan setiap harinya buka mulai pukul 07.30 sampai pukul 23.00.
Ruangan yang luas dengan ukuran 7x4 M, dan dibagi menjadi dua ruangan, serta tatanan barang yang rapi, menjadikan konter ini tampak lebih indah dan enak dilihat.
"Saya berharap dengan dibrandingnya konter ini, baik dari Axis maupun 3 akan menambah omzet saya. Mereka akan lebih mengenal dan mengetahui lagi tentang produk baik dari Axis maupun dari 3. Sehingga pelanggan saya akan bertambah banyak. Khususnya untuk operator Axis dan 3," pungkasnya. (anis)

Dagi@s Net sebagai Amazing Zone

ASIK - Pengunjung sedang asyik bermain internetan.

PEKALONGAN - Dengan adanya kemajuan dibidang ilmu teknologi, khususnya ilmu komputer, serta keinginan agar masyarakat lebih familiar lagi dengan internet. Menjadi peluang bisnis yang memiliki potensi bagus.
Seperti dituturkan Ade Nurulita Dewi, pemilik Dagi@s Net di Jalan Raya Pekajangan No 143. "Saya ingin mendirikan usaha di rumah, sekaligus saya bisa mengawasinya. Kebetulan saya menyukai komputer dan gemar membaca, kemudian saya mencoba buka usaha internet dan Alhamdulillah berjalan lancar. Dan juga banyak pengunjungnya," bebernya.
Dijelaskan, kebanyakan pengunjungnya mulai dari pelajar, mahasiswa dan pegawai. Mereka biasanya membuka facebook untuk mencari teman lama, chatting, friendster dan download lagu. Tak jarang juga ada yang hanya mencari sebuah artikel. Mereka datang dari berbagai daerah.
"Sekarang tarif di Dagi@s Net Rp 3 ribu per jamnya. Jika main internet selama 2 jam berturut-turut maka harganya akan lain lagi, yakni cuma Rp 5,5 ribu. Dan rencanannya pada awal Juli nanti, akan diadakan program Paket Merdeka untuk menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia," terangnya.
Dagi@s Net, yang ada sejak tahun 2007 ini, juga membuka persewaan buku agar anak-anak khususnya untuk sekitar Pekajangan mempunyai minat baca yang tinggi. Disamping itu juga ada rental PS2 dan PS3.
Ade yang juga pemilik Lembaga Pendidikan LP3i ini juga membuka Lembaga Pendidikan Komputer. Dengan materi pembelajaran windows dan aplikasinya, Linux serta Net Work. Serta dengan uang pendaftaran Rp 50 ribu dan biaya pendidikan Rp 2 juta untuk program 1 tahun dan Rp 1 juta untuk program 6 bulan.
Lembaga Pendidikan Komputer ini membuka program kelas reguler, kelas 6 bulan, kelas 1 tahun dan bersertifikat. Tenaga pengajar didatangkan dari STIMIK dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Pekalongan.
Bagi yang membutuhkan, Lembaga Pendidikan Komputer Dagi@s juga mengusahakan penempatan kerja untuk para lulusannya. (anis)

Harga Ponsel Cenderung Turun


TERBARU - Ponsel terbaru dari Nokia terlihat bgitu manis.

PEKALONGAN - Penurunan nilai tukar dolar terhadap rupiah saat ini menjadikan harga ponsel juga menurun. Seperti yang terjadi di Oke Shop Pekalongan Jalan Hayam Wuruk. Saat ini kurs jual dolar terhadap rupiah (per 24 Juni) di Rp 10.935 dan kurs beli di Rp 9.935.
Inok, salah satu karyawan menuturkan, bahwa harga ponsel saat ini cenderung mengalami penurunan. "Rata-rata Rp 20 ribuan," jelasnya.
Dijelaskan, ponsel tersebut antara lain seperti Nokia 2600 dari harga Rp 710 ribuan menjadi Rp 675 ribuan. Nokia 2330 yang merupakan ponsel teranyar juga mengalami penurunan, dari Rp 855 ribu menjadi Rp 800 ribuan. Selain itu, Nokia 3120 juga turun dari Rp 1.395.000 menjadi Rp 1.275.000.
Namun demikian, penurunan harga ponsel ini belum begitu berpengaruh terhadap angka penjualan. "Meski turun tapi penjualan masih biasa saja," tambahnya.
Selain harga ponsel ada yang mengalami penurunan, Oke Shop juga menyediakan ponsel terbaru dari Nokia. Seperti Nokia 2330, Nokia 6303 yang dibandrol Rp 1.850.000 dan Nokia 2323 seharga Rp 660.000.
Untuk Nokia 2323 yang bentuknya klasik namun belum berkamera ini. Memiliki kemampuan diatas rata-rata ponsel. Dilengkapi radio FM akan menambah pengguna akan termanjakan dengan layanan fiturnya. Memori internalnya juga mencapai 32 MB.
Dengan menggunakan baterai Li-Ion BL-SC 1020 MAh ponsel ini mampu bertahan selama 4 jam saat digunakan untuk bicara. Sedang bila disiagakan bertahan hingga 540 jam. Ponsel ini juga sudah bisa digunakan untuk browsing di web. Tersedia dalam dua warna, hitam dan biru tua. (dal)

Finnet dipercaya Telkom

SEMARANG - 22 Juni 2009 - Untuk meningkatkan efisiensi, maka secara bertahap terhitung awal Juni 2009, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengalihkan pengelolaan para Collecting Agent-nya (CA) kepada PT Finnet Indonesia (Finnet). Dengan demikian hasil collection yang semula ditransfer oleh collecting agent ke masing-masing divisi regional Telkom diarahkan ke satu pintu, yaitu Finnet, dan selanjutnya pada hari yang sama Finnet mentransfer ke rekening Telkom yang ditunjuk secara terpusat.
Pertimbangan untuk mengalihkelolakan collecting agent dari Telkom kepada Finnet menurut Manager Komunikasi Telkom Divre IV Jateng dan DIY, Sudjatmiko adalah agar Telkom bisa lebih fokus mengelola core business-nya. “Ke depan akan dikelola dengan lebih fokus, sehingga beberapa fungsi yang selama ini dikelola langsung oleh Telkom, perlahan-lahan akan dialihkan kepada anak perusahaan yang secara spesifik menangani fungsi tersebut,” katanya.
Finnet adalah anak perusahaan Telkom yang bergerak dalam penyediaan layanan aplikasi dan solusi transaksi keuangan berbasis elektronik (non tunai) baik melalui kanal pembayaran perbankan maupun melalui kanal pembayaran yang disediakan oleh Finnet untuk dapat digunakan secara sharing oleh perbankan dan lembaga keuangan non-bank lainnya
Collecting Agent (CA) yang akan dialih-kelolakan kepada Finnet adalah CA yang menggunakan sistem host to host (H2H) dan point to host (P2H). Pada tahap awal akan dilakukan terlebih dahulu alihkelola fasilitas pembayaran H2H yang di dalamnya tergabung kurang lebih sebanyak 45 bank dan PT Pos Indonesia.
Sehingga efektif mulai 1 Juni 2009 34 Bank dan PT Pos Indonesia (CA) tersebut sudah beralih ke Finnet, sedangkan Bank dan CA yang lainnya sebanyak 11 Bank diharapkan dalam Juli 2009 juga sudah beroperasi dan bergabung ke Finnet. Dengan demikian hasil collection yang semula ditransfer oleh Collecting Agent (CA) ke masing-masing divisi regional Telkom diarahkan ke satu pintu, yaitu Finnet, dan dilakukan dengan menggunakan fasilitas RTGS (Real Time Gross Settlement) Bank Indonesia, selanjutnya Finnet pada hari yang sama harus mentransfer ke rekening Telkom yang ditunjuk secara terpusat juga menggunakan fasilitas RTGS.Pengalihan pengelolaan CA dari Telkom kepada Finnet menurut Sudjatmiko harus dapat meningkatkan efisiensi baik di sisi Telkom maupun Collecting Agent sehingga diharapkan akan semakin cepat dan mudah dalam melayani pelanggan atau nasabah yang melakukan pembayaran jasa telekomunikasi.
Dalam sistem payment host-to-host Telkom, selama ini pembayaran tagihan Telkom dilakukan melalui kanal pembayaran Bank/Pos yang meliputi tagihan telepon rumah (PSTN), Telkom Flexi, Speedy dan pembelian voucher Telkom Flexi Trendy. Kanal tersebut mencakup layanan pembayaran Cash Teller, ATM, phone banking, Internet banking, dan SMS Banking, EDC dan Anjak Piutang. Adapun sistem pembayaran lainnya dilakukan pelanggan melalui loket di Kopegtel dan titik pembayaran secara tunai.
"Saat ini dari 1,2 juta pelanggan Telepon Kabel dan Flexi pascabayar serta 70 ribu Pelanggan Speedy, sebenarnya yang telah menggunakan layanan pembayaran gateway host-to-host mencapai lebih dari 30 persen. Sementara sisanya (70 persen) masih menyukai metode pembayaran konvensional," kata Sudjatmiko.
Telkom, lanjutnya, berharap jumlah pelanggan pascabayar yang melakukan transaksi pembayaran lewat ATM atau mobile banking tersebut mencapai hingga 50 % dari total pelanggan. (dal)