Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 28 Januari 2009

Es Khas Tasikmalaya Laris di Pekalongan

PEKALONGAN - Keberadaan beragam makanan dan minuman semakin bertambah banyak dengan kehadiran minuman es buah rumput laut asal Tasikmalaya Jawa Barat beberapa hari terakhir ini. Dengan format sederhana, cuma dengan gerobak dorong saja. Pedagang es tersebut mangkal di pinggiran jalan antara Pekalongan Kedungwuni. Setiap harinya pedagang es tersebut buka sejak pukul sembilan pagi hingga lima sore.
Yayan, pedagang es menuturkan, bahwa di Pekalongan saat ini terdapat 4 gerobak dorong yang sudah mangkal di beberapa titik. Seperti di Pringlangu, Kradenan, dan Pekajangan. Keberadaannya juga baru beberapa minggu ini untuk menjajagi potensi pasar akan es khas Tasikmalaya tersebut. "Di Pekalongan baru dua minggu ini," jelasnya.
Es yang per porsinya dijual dengan harga Rp 2.500 ini berisi rumput laut yang berwarna hijau, kolang-kaling, dan cincau. Ditambah pepaya dan nanas. Selain itu juga diberi air susu kaleng warna putih sehingga memberikan rasa manis tersendiri.
Menurutnya, es rumput laut tersebut di Tasikmalaya sudah cukup terkenal. Sehingga menjadi es andalan di wilayahnya. Di daerah Surabaya juga sudah memiliki kafe tersendiri yang khusus menjajakan rumput laut yang mulai berjalan sejak tahun 1999. Selain segar dan manis, es tersebut bahkan memiliki beberapa khasiat pengobatan, "Ini bisa untuk memperlancar pencernaan dan menyembuhkan jerawat," pungkasnya. (dalal muslimin)

Banyak Dana Mengalir Tak Sesuai

**Kofercab XXVII HMI Cabang Pekalongan

PEKALONGAN - Ketua Umum KAHMI (Korps Alumni HMI) Kota Pekalongan, Hasan Bisri dalam sambutan pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke XXVII dan Musyawarah Kohati ke IV HMI Cabang Pekalongan, mengatakan bahwa pembinaan di HMI harus terus menerus dilakukan. Seperti dengan menggelar kajian-kajian Islam. "Mari kita rapatkan barisan HMI dan KAHMI," tegasnya.
Diharapkan kepada kader HMI untuk menyoroti berbagai persoalan di tingkatan pemerintahan, baik seperti persoalan korupsi. "Banyak dana-dana yang mengalir tidak sesuai dengan aturan. HMI perlu mengkritisi hal itu," tandasnya. Disamping itu persoalan-persoalan keagamaan juga perlu mendapat tanggapan yang serius dari HMI, "Masih banyak syirik-syirik berkeliaran di Pekalongan," ujarnya. Ini, lanjutnya, membutuhkan peran serta kader HMI dan KAHMI untuk memberantasnya.
Acara yang digelar di Gedung Juang HMI Cabang Pekalongan Jalan Singosari 5 Kota Pekalongan ini mengusung tema Membangun Militansi Kader, mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur. M Sofiyanto Abidin, Ketua Panitia menuturkan bahwa konfercab ini merupakan ajang pembelajaran dan proses kaderisasi yang rutin dilakukan oleh suatu organisasi. "Harapannya bisa mengambil hikmah yang lebih baik. Sebab ini merupakan sarana untuk evaluasi dan
menentukan program kerja yang lebih baik," jelasnya. Tema Membangun Militansi Kader, mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur ini, menurutnya, harus bisa menjadi titik tolak untuk membangun HMI menjadi lebih baik lagi, sehingga akan memberikan sumbangsih bagi
masyarakat. "Semoga kepengurusan kedepan menjadi lebih baik lagi," ujarnya.
Ketum HMI Cabang Pekalongan Harun AH mengatakan bahwa kepengurusan periode ini masih banyak yang perlu dievaluasi sehingga menjadi lebih baik, "Waktu setahun tidak cukup untuk mewujudkan hasil-hasil keputusan Konfercab XXVI," ujarnya. Dengan begitu, diharapkan melalui konfercab ini mampu memberikan sumbangsih bagi pembangunan HMI dan masyarakat.
Sementara itu MPKPC HMI Cabang Pekalongan Dalal Muslimin menuturkan bahwa kader HMI harus mampu melakukan perubahan-perubahan dalam tiap tingkatan. Mulai dari komisariat, cabang, badko hingga PB. "Perubahan itu sendiri akan membawa himpunan menjadi lebih baik dan mantap," tandasnya. Hal ini sesuai dengan tujuan HMI untuk menuju masyarakat
yang adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT.
HMI Cabang Pekalongan diharapkan Dalal Muslimin, yang juga mantan Ketua Umum HMI Cabang Pekalongan 2006-2007, turut andil dalam menyelesaikan persoalan yang ada di Pekalongan. Dari masalah limbah, korupsi, abrasi pantai ataupun lainnya. "Turut serta HMI sangat penting untuk menjadikan Pekalongan semakin maju dan lebih baik," tegasnya. (dalal)

Minerva Andalkan R150

PEKALONGAN - Untuk semakin mendekatkan diri kepada konsumen dan memperkenalkan produk-produknya, Minerva menggelar pameran produk-produk teknologi Jerman ini di Mega Centre Pekalongan. Pameran digelar sejak 20 Desember 2008 dan akan berakhir pada 4 Januari 2009 mendatang.
Ani, SPG dealer Minerva Jalan H Agus Salim Pekalongan menuturkan bahwa dalam pameran disuguhkan produk-produk unggulan dari Minerva, seperti R 150 dan Maddas.
Minerva R 150 ini, sekilas akan terlihat seperti CBR 150 yang keren. Sebab motor seharga on the road (OTR) Rp 15, 7 juta di Pekalongan ini kini tampil dengan stripping dan grafis cantik menawan nan penuh elegan. Ada 3 warna pilihan, yakni merah, biru dan hitam.
Motor R 150 saat ini sedang di gandrungi para kawula muda. Sebab, Riding position tak jauh beda dengan CBR. Baik dari posisi tangan menggenggam setang, posisi paha menjempit tangki hingga tumpuan kaki ke footstep. Malah bobotnya lebih ringan yakni cuma 113 kg sedang CBR lebih berat 2 kg.
Tentunya, ini menjadikan Minerva R 150 ini memiliki kemampuan bermanuver lebih lincah dan gesit. Apalagi motor ini didukung sistem suspensi cukup cangih, tipe upside down di depan. Sedang belakang modelnya kayak CBR, yaitu sistem monosok. Makannya tak heran kalau handlingnya juga mantap.
Mesinnya menggunakan teknologi push road buat menggerakkan katup/klep. Selain itu mengaplikasi teknologi SOHC 2 katup dengan sistem pendingin pakai angin yang dibantu oil cooler serta jumlah transmisi 5 tingkat percepatan. Kecepatan maksimumnya 120 km/jam (spidometer). Untuk tenaga maksimumnya mencapai 12,73 dk di putaran 9.500 rpm. Motor ini juga sudah memiliki standar Euro 2. Sistem pengeremannya juga sudah model disc brake pada bagian depan maupun belakang. (dalal muslimin)

Terompet Laris Manis

DATANGKAN REZEKI - Kedatangan tahun baru 2009 mendatangkan rezeki tersendiri bagi penjual terompet yang kreatif.

PEKALONGAN - Datangnya perayaan malam tahun baru 2009 memberikan rejeki tersendiri bagi sebagian orang. Pasalnya perayaan tahun baru identik dengan tiup terompet oleh sebagian orang. Orang bilang kurang ramai kalau belum meniup terompet menyambut tahun baru masehi ini. Hal ini tentunya, menjadikan penjual terompet kebanjiran pembeli. Terutama yang memiliki kreatifitas tinggi.
Seperti Tedi, penjual terompet asal Poncol ini. Dirinya setiap perayaan malam tahun baru keliling menjual terompet. Namun terkadang juga mangkal di alun-alun Pekalongan. Dirinya membuat beragam bentuk terompet untuk dijual kepada masyarakat. Dari yang sekedar bentuk terompet hingga dibentuk berupa hewan, seperti terompet kepala naga, burung, kuda laut dan lain sebagainya. "Saya jual antara 3500 hingga 50 ribuan rupiah," ujarnya.
Dituturkan bahwa proses pembuatan terompet ini hanya membutuhkan beberapa tahapan saja. Mulai dari mempersiapkan bahan seperti kardus, pita, karet balon, dan lem. Ini untuk membuat terompet dengan bentuk biasa saja. Sedangkan terompet yang menggunakan pipa pralon sedikit membutuhkan waktu tersendiri. Karena proses pengerjaannya yang sedikit unik.
Namun dari proses pembuatan tersebut yang sedikit memakan waktu adalah proses penjemuran terompet agar kering. Sebab, bulan Desember sering terjadi hujan. "Paling lama penjemuran terompet butuh satu hari, itupun kalau cerah," jelasnya. Tingkat kekeringan ini akan mempengaruhi kualitas terompet itu sendiri. Semakin kering, maka akan semakin kuat dan baik. (dalal muslimin)