Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 28 Januari 2009

MadAss 125 Sensasi Kuat

PEKALONGAN - Keluaran motor terbaru dari Minerva semakin menawan, dengan dukungan bodi yang terlihat seperti otot menambah penampilannya yang sporty bertambah kuat. Di Jerman Sachs MadAss 125 pertama dibuat pada 2006. Sedangkan di Asia Tenggara, diperkenalkan dalam Bangkok Motor Show belum lama ini.
PT Minerva Motor Indonesia (MMI) membranding merek Sachs agar dapat diperkenalkan di Indonesia."Harganya dibandrol Rp 14.075.000 on the road Pekalongan," jelas Riyan Bayu, Manajer Dealer Motor Jerman Minerva Cabang Kedungwuni.
Meski kelihatan kecil, tabung bahan bakarnya yang terletak di rangka tengah itu, mampu menampung 5,3 liter bensin. Kapasitas mesinnya 125 cc, berpendingin udara. Sistem bahan bakarnya masih mengunakan karburator. Meski begitu, esmisi gas buang MadAss 125 ini sudah memenuhi standar Euro 3.
Motor ini memiliki berat kosong 95 kg dan panelnya sudah digital. Tentunya akan menambah penampilannya semakin canggih, seperti motor lainnya. Posisi setang lumayan nyaman untuk digunakan sekedar mejeng dijalanan. Sedangkan kontur joknya dibuat minimalis. Letak kunci kontak berada di sebelah kiri braket pegangan headlamp sehingga terkesan unik.
Suspensi monosok bisa disetel kekerasan dan reboundnya. Gaya lampu depan juga unik. Dapur pacu berasio kompresi 9,3:1. Suara mesin serta knalpot yang bermuara di bawah jok, model under tail, juga terdengar cukup halus. Rem depan dan belakangnya juga sudah cakram.
Untuk motor dengan kapasitas 125 cc, tarikan kuda besi ini terbilang cukup gesit. Bobotnya yang enteng serta posisi setang yang mendukung seperti trail membuatnya sangat mudah untuk diajak standing.
Sistem pengoperasian persneling 4 tingkat percepatan yang dianutnya mirip motor jenis sport. Satu ke depan, sisanya dicungkil. Proses perpindahan giginya juga sangat mudah. (dalal muslimin)

Gembira dengan Kereta Mini

PEKALONGAN - Liburan tahun baru 2009 dimanfaatkan para penjual jasa mainan anak untuk menjajakan mainanannya. Dengan begitu diharapkan akan mendapat rezeki tersendiri. Terutama di lokasi-lokasi wisata yang ada di Pekalongan.
Banyak orang tua yang mengajak anak-anaknya untuk berlibur memanfaatkan waktu luang bersama keluarga tercinta. Seperti dengan mainan kereta mini yang sering mangkal di pasar tiban dan kini mencoba ikut meramaikan Kliwonan di Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan Jumat kemarin (2/12). Mainan sederhana tersebut mampu memberi kegembiraan tersendiri bagi anak-anak.
Muh Iim, pekerja operasional kereta mini asal Kraton Pekalongan ini menuturkan, bahwa dirinya baru pertama kali bergabung meramaikan Kliwonan di Pantai Pasir Kencana. Sebab selama ini selalu keliling mangkal di pasar tiban. "Biasanya berpindah-pindah dari pasar tiban ke pasar tiban lainnya," ujarnya.
Dengan kereta mini yang sederhana tersebut, dirinya mencoba mencari rezeki untuk kelangsungan hidup sehari-hari. Meskipun terkadang pendapatannya tidak seberapa. "Untuk sepuluh putaran, kereta mini ini tarifnya Rp 3.000 per anak," jelasnya. Saat ramai-ramainya, Iim hanya memperoleh sekitar Rp 150 ribuan dan saat sepinya hanya mengantongi Rp 30 ribuan.
Pengoperasionalan kereta mini tersebut menggunakan bahan bakar jenis bensin. Yang mana saat ini harganya Rp 5.000 per liter. Dengan setiap minggunya yang membutuhkan bensin hingga puluhan liter untuk menjalankan kereta tersebut. Dirinya hanya memperoleh untung tidak seberapa. Namun dirinya mencoba untuk tetap melanjutkannya. "Rata-rata beroperasi empat kali seminggu," tambahnya. (dalal muslimin)

Libur di Pantai Pekalongan Menyenangkan

**Meskipun Terlihat Agak Kotor
PEKALONGAN - Bermain di pantai untuk sekedar refreshing setelah beraktifitas dengan duni akerja memang sangat menyenangkan. Apalagi jika dilakukan bersama keluarga tercinta. Terutama anak-anak, akan memberi pengalaman tersendiri baginya. Dengan berbagai panorama dan keindahan pantai.
Refreshingpun tidak perlu dilakukan jauh-jauh ke luar kota. Sebab, di Kota Pekalongan sendiri, juga ada objek wisata pantai yang mudah terjangkau dan murah meriah. Sehingga ini akan menghemat biaya liburan bersama keluarga. Misalnya, ke Pantai Pasir Kencana. Yang saat ini pantai sedikit terlihat beberapa meter. Sehingga terlihat hamparan pasir yang bisa digunakan untuk sekadar bermain-main. MEskipun agak terlihat kotor.
Seperti Muslimin, warga Kedungwuni yang pada saat itu sedang berjalan-jalan bersama keluarga mengisi liburan tahun baru. "Lumayan jalan-jalan di pantai Pekalongan, murah dan tidak jauh," ujarnya. Keadaan pantai yang sedang surut dipergunakan para pengunjung untuk bermain dan berlarian. Sesekali bermain dengan ombak yang ada di tepian. Bahkan sampai ada yang bermain hingga beberapa meter dari tepi pantai. "Namun sayang, bibir pantainya agak kotor, mas," ungkapnya.
Akan tetapi karena hanya ingin sekadar jalan-jalan, baginya tidak masalah ketika tepian pantai kotor. "Yang jelas harus menggunakan alas kaki saja," tambahnya. Sebab, bisa-bisa kaki mengalami luka terkena sampah yang ada di sekitarnya.
Sementara itu, Setiawan, warga Kergon yang juga berlibur juga menuturkan hal yang sama. "Pantai kotor ini perlu perhatian bersama untuk membersihkannya. Karena ini merupakan aset bersama yang bisa dimanfaatkan untuk rekreasi," tandasnya. Pembangunan yang adapun, tambahnya, perlu dikembangkan lebih lanjut sehingga benar-benar akan menjadi pantai unggulan di Pekalongan. (dalal muslimin)

Penukaran Tiket Time Zone Diperpanjang

PEKALONGAN - Liburan Natal dan tahun baru 2009 menjadikan tempat-tempat mainan ramai oleh anak-anak beserta orang tuanya. Mereka datang untuk sekedar bermain-main dan jalan-jalan atau untuk menukarkan tiket yang sudah akan habis masa berlaku penukarannya. Karena, terlalu banyak yang melakukan penukaran tiket. Sampai-sampai Time Zone mengalami kehabisan souvenir. Hal ini menjadikan pihak Time Zone memperpanjang masa penukaran tiket hingga 31 Maret 2009. Seperti terlihat di Time Zone Matahari Pekalongan, yang mengalami peningkatan selama liburan ini.
Atmika Yuliawati, Supervisor Time Zone menuturkan bahwa tingkat kunjungan selama liburan ini mengalami peningkatan dari hari biasanya. "Kenaikannya sekitar dua kali lipat dari hari biasanya," ujarnya. Pada hari biasa tingkat kunjungan rata-rata mencapai seratusan.
Pengunjung kebanyakan melakukan penukaran tiket yang habis masa berlakunya pada 31 Desember 2008. "Mereka banyak menukarkan dengan aneka souvenir, sampai-sampai kehabisan stok," ujarnya. Untuk itu,pihaknya memperpanjang masa penukarannya bagi pengunjung yang kebetulan belum kebagian souvenir.
Time Zone memberikan bonus kepada pengunjung yang melakukan pembelian koin senilai Rp 25.000. "Beli 25 ribu dapat 25 ribu dan berlaku kelipatannya," jelasnya. Empat koin dijual dengan harga Rp 5.000. (dalal muslimin)