Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 17 Juni 2009

Program Perumahan dan Pemukiman dari BMT An-Najah

MELAYANI - Seorang pegawai sedang melayani nasabah yang ingin menabung.

KAJEN - Setiap tahun kebutuhan perumahan di Indonesia semakin meningkat, diantaranya dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tidak mampu untuk mengakses perbankan. Ini membuat BMT An-Najah Cabang Kajen di Jalan Raya Kajen no 453 Kajen, mempunyai gagasan memberikan program baru. Berupa program perumahan dan pemukiman KPRS mikro syariah bersubsisi Menpera.
Tuti, Kepala Cabang BMT An-Najah Kajen menuturkan tujuannya untuk memfasilitasi masyarakat sektor usaha mikro, sektor informal (buruh, karyawan, tenaga honorer) dan sektor formal yang tidak mampu mengakses lembaga perbankan untuk pembangunan dan perbaikan rumah, serta pemberdayaan komunitas rumah.
BMT An-Najah yang berdiri sejak th 1994 dan ada di empat cabang kota Pekalongan ini, sudah mempunyai ribuan nasabah untuk satu produk.
Dijelaskan, persyaratan untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan sangat mudah. Yakni dengan menjadi anggota BMT An-Najah dan memiliki simpanan anggota rumah sehat, belum memiliki rumah namun sudah memiliki tanah. Khusus perbaikan rumah diperuntukkan rumah tidak layak huni, serta belum pernah mendapat subsidi perumahan dari pemerintahan. Disamping itu juga harus melengkapi persyaratan-persyaratan yang berlaku. "Sasaran yang dituju adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki usaha dan penghasilan yang berminat membangun rumah maupun perbaikan rumah," tambahnya.
Dia berharap dengan adanya BMT An-Najah ini, bisa membantu warga Pekalongan mendapatkan rumah khususnya yang ingin mempunyai rumah namun tidak bisa akses perbankan. (anis/dal)

Reksadana Bukan Saham

PEKALONGAN - Ada yang bilang, kalau tidak bisa menganalisa sendiri dan melakukan transaksi sendiri, lebih baik tidak usah membeli saham sendiri di pasar. Lebih baik beli reksadana saja. Sebab busa sama saja antara saham dengan reksadana. Pertanyaan, apakah benar reksadana itu sama seperti saham. Apakah bisa diperjual belikan dan harganya juga naik turun. Fanny Rifqy El Fuad, Head of Representatives Capital Market Information Centre Pekalongan menjelaskan, pada edisi dua pekan lalu, ada pertanyaan yang nyaris sama soal reksadana. Pada dasarnya menurut Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995, reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Manajer Investasi merupakan sebuah lembaga atau perusahaan yang mengelola dana masyarakat yang membeli unit investasi reksadana.
Gambarannya, unit reksadana adalah semacam surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan manajer investasi (MI) dan dijual ke masyarakat. Ada sejumlah ketentuan dari penerbitan unit reksadana itu seperti kebijakan investasi, risiko yang dihadapi bagi pembeli unit reksadana, tata cara penjualan kembali (redemption) dan sebagainya. Pendek kata, setiap penerbitan unit reksadana selalu diikuti oleh prospektus tentang reksadana itu sendiri. MI harus menerapkan kebijakan investasinya sesuai prospektus.
Misalnya, MI menerbitkan unit reksadana saham senilai Rp 1 triliun atau sebanyak 1 miliar unit penyertaan reksadana dengan denominasi Rp 1.000 per unit. Lantas yang terserap atau dibeli oleh masyarakat hanya Rp 600 miliar. Maka dana masyarakat yang Rp 600 miliar itulah yang dikelola oleh MI sesuai dengan kebijakan yang ditulis di prospektus. Pada saat penjualan perdana ini, nilai asset bersih (NAB) reksadana masih Rp 1.000 per unit.
Karena yang diterbitkan adalah reksadana saham, maka dana sebanyak Rp 600 miliar itu sebagian besar diinvestasikan di instrumen saham. Saham yang dibeli bisa terdiri dari bermacam-macam saham. Nah, karena sebagian besar diinvestasikan di saham, maka akibatnya jika harga saham turun nilai NAB juga akan turun, tapi jika harga saham naik maka nilai NAB juga naik.
Reksadana juga terdiri dari bermacam-macam jenis. Selain reksadana saham, juga ada reksadana pendapatan tetap (fixed income), reksadana pasar uang (money market) dan reksadana campuran. Di luar itu juga ada jenis reksadana terstruktur atau reksadana terproteksi.
Dari sini jelas bahwa reksadana tidak sama dengan saham. Reksadana tidak bisa diperjualbelikan antar investor pemilik unit reksadana. Bagi investor atau pemegang reksadana yang membutuhkan uang bisa menjual kembali ke perusahaan MI sebagai penerbit reksadana. Harga penjualan akan ditentukan sesuai dengan NAB pada saat itu. Jika NAB-nya ternyata sudah meningkat menjadi Rp 1.200, maka investor bisa menjual unit reksadanya di Rp 1.200 per unit. Tapi jika NAB per unitnya turun menjadi Rp 900, maka investor harus rela menjual kembali di harga tersebut. Begitulah mekanismenya. (Tim BEI/dal)

Sinarmas Finance Buka di Pekalongan

GUNTING PITA - Pembukaan kantor baru Sinarmas Multifinance secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Anggoro selaku Kepala Cabang Sinarmas Multifinance Tegal.

PEKALONGAN - Untuk meramaikan bisnis pembiayaan di Pekalongan. Sinarmas Multifinance kini hadir di Pekalongan. Grand opening-nya Selasa (16/6) kemarin dilakukan di kantor barunya Jalan Dr Cipto No 39 Keputran Pekalongan.
Agus Wahyudi, Operation Head menyebutkan bahwa kanto Sinarmas Multifinance merupakan kantor representasi pembantu Sinarmas multifinance Cabang Tegal. "Kami memfokuskan untuk mengembangkan diri di wilayah Pekalongan dan seki8tarnya," ujarnya.
Dijelaskan, salah satu tujuan dibukanya yakni untuk membantu masyarakat dalam masalah pendanaan. Terutama untuk pembiayaan mobil. "Khususnya mobil tahun dasar 1985 untuk semua merek," jelasnya.
Sinarmas Multifinance yang ada dibawah naungan Multi Artha ini diresmikan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Anggoro selaku Kepala Cabang Sinarmas Multifinance Tegal. Dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Agus Wahyudi selaku Operation Head Sinarmas Mutifinance Pekalongan. Acara tersebut dihadiri oleh segenap jajaran Grup Sinarmas, Securitas Sinarmas dan Sinarmas Multifinance.
Agus mengharapkan dengan kehadiran Sinarmas Multifinance ini akan memberikan kemudahan layanan terbaiknya kepada nasabah utamanya di Pekalongan. "Mudah-mudahan dengan adanya finanace bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan konsumen yang selama ini ingin memiliki mobil melalui pembiayaan," tambahnya. (dal)

Telkomsel Nelpon Untung

DAPAT PONSEL - Pemilik konter Nanda Cell beruntung mendapatkan ponsel dari Telkomsel.

BATANG - Program Telkomsel Nelpon Untung Beli Perdana dapat Hape diundi. Acara pengundian Selasa (16/6) kemarin dilakukan di Griya Dahar Ratu Bilkis Jalan Limpung Tersono.
Alan Pangayoman, Marketing Operation Sub Branch Pekalongan menuturkan, Program Beli Perdana dapat Hape dari Telkomsel ditujukan kepada para konsumen dan pemilik outlet yang ada di wilayah Limpung. "Ini merupakan program pertama kali dari Telkomsel yang digelar di Limpung, terutama yang tergabung dalam Ikatan Counter Limpung (ICL)," ujarnya.
Dijelaskan bahwa program tersebut sebagai salah satu bentuk perhatian Telkomsel kepada para outlet. "Ini akan menjadikan outlet bersemangat dalam penjualan. Sehingga akan menumbuhkan loyalitas kepada Telkomsel," tambahnya.
Program yang telah berjalan sejak 10 Mei 2009 lalu ini, jelas Alan, sudah ditutup pada 7 Juni 2009. Dengan sambutan dari masyarakat cukup antusias. Tercatat ada 529 peserta yang tercatat ikut dalam program tersebut. "Jadi aktifasi kartu Telkomsel bertambah sekira 529," tambahnya.
Program tersebut, lanjutnya, setelah sukses di Limpung rencananya akan dilanjutkan ke daerah-daerah lain. Dengan harapan akan ada pemerataan program bagi seluruh daerah.
Hendro, penasehat Ikatan Counter Limpung (ICL) menuturkan bahwa ICL yang berdiri sejak 24 Agustus 2007 ini telah memiliki 70 anggota counter. Dengan beragam kegiatan yang menarik dan bermanfaat, ICL mencoba untuk mempererat tali persaudaraan sesama pemiliki counter. "Ini untuk mempererat hubungan antar counter sekaligus meminimalisir persaingan di wilayah Limpung," terangnya. Disamping itu, ICL digunakan sebagai wadah komunikasi antar pemilik counter.
Dari acara pengundian, pelanggan yang beruntung mendapatkan hadiah ponsel yakni nomor 081390340374 dan 081390466195. Sedangkan counter yang beruntung seperti Rambo Cell, Padang Cell, Negeri Cell, Ristif Cell dan Ada Phone. Sedangkan hadiah berupa ponsel berkamera diperoleh Nanda Cell. (dal)