Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kamis, 15 April 2010

Guru Harus Ber-Basic Pendidikan

Dalal M

Adanya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlatar belakang pendidikan sarjana hukum di salah satu sekolah Pekalongan cukup ramai menjadi perbincangan. Dari wong kecil yang sekadar duduk ngopi di warung hingga para mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi. Lantas, muncul pertanyaan ada apa dengan dunia pendidikan kita ini?
Ketika di tataran siswa sekarang dituntut belajar dengan keras agar dapat lulus mengikuti ujian. Toh, ternyata ada beberapa guru yang tidak sesuai dengan bidang ajarnya. Meskipun dalam kasus yang satu ini sang guru memiliki 'SIM' untuk mengajar.
Ironi memang. Ingin menghadirkan kualitas output yang brilian namun direcoki dengan hal-hal yang mungkin jarang mendapat perhatian serius.
Tentunya menjadi keprihatinan bersama juga. Mungkin saja, disana-sini banyak guru yang tidak sesuai dengan jurusan dan keahliannya. Sehingga akan menimbulkan pertanyaan dan bahkan akan timbul rasa tidak percaya peserta didik kepada gurunya itu.
Jika sudah demikian, bagaimana nasib dunia pendidikan kita di masa mendatang?
Seseorang dengan latar belakang pendidikan tertentu, kemudian menjadi seorang guru. Namun tidak memiliki 'SIM' untuk mengajar. Lantas, hanya cukup sekadar mengikuti akta IV sudah dapat menjadi seorang pendidik yang mantab. Ini sungguh patut disayangkan.
Bagaimana tidak, mahasiswa yang memang sudah fokus mengambil jurusan kependidikan, secara gampang saja di 'serobot' oleh orang yang tidak mengenyam pendidikan sebagai guru di sebuah perguruan tinggi. Mahasiswa yang belajar dengan serius dan jatuh bangun mendalami ilmu-ilmu pendidikan selama bertahun-tahun dapat 'dikalahkan' oleh orang yang hanya mengambil kuliah selama kurang lebih satu tahun. Ini sungguh terdapat kesenjangan yang luar biasa. Bahkan mengorbankan hak-hak atas orang yang memang mengambil jurusan pendidikan. Ini dapat dikatakan mau mengajar apapun, jurusan terserah saya.
Investasi pada guru
Disatu sisi kondisi guru saat ini bukan saja menghadapi tantangan kekurangan guru, tetapi juga menciptakan guru masa depan yang mampu menyiapkan siswa menghadapi tantangan global. Untuk itu, perlu investasi yang berkelanjutan pada guru guna menghasilkan pendidik yang terlatih dan memiliki motivasi kuat dalam pembelajaran.
Sebab, dalam perubahan dunia yang sangat cepat dan saling ketergantungan antar negara, guru tidak lagi cukup membekali siswa dengan pelajaran-pelajaran dasar saja. Akan tetapi, guru juga mesti bisa menjadikan siswa yang bertanggungjawab sebagai warga negara lokal dan dunia.
Para guru itu mesti membekali siswa dengan teknologi baru dan kemampuan untuk membuat keputusan tepat soal kesehatan, lingkungan, dan tantangan lainnya. Untuk itu, dukungan pendanaan pada program perekrutan, pelatihan, serta pengembangan profesional guru harus selalu ada.
Peningkatan mutu dan kesejahteraan guru mesti berjalan beriringan. Tanpa keberpihakkan pada guru, nasib pendidikan Indonesia tidak mengalami perubahan yang signifikan.
Apalagi jika banyak di sekolah-sekolah yang mengalami kejadian seruap di Pekalongan. Apa kata dunia pendidikan kita? Jurusan terserah saya. (dal)

Chinese Food Ala Jade Restaurant

PEKALONGAN - Lidah pecinta kuliner di Pekalongan pasti sudah tidak asing lagi dengan berbagai jenis masakan China (Chinese Food). Tapi bagaimana dengan Chinese Food ala Jade Restaurant yang menawarkan ragam jenis makanan spesial dan menu andalannya.
Kalau pecinta kuliner sedang singgah di kawasan Jalan Agus Salim No 82 Pekalongan, pasti akan melihat sebuah bangunan baru yang hampir mirip dengan sebuah rumah. Pada pintu masuknya terdapat sebuah gerbang besar yang terbuat dari terali besi dengan ukir-ukiran cantik yang tak lain adalah Jade Restaurant yang baru dibuka pada 20 Desember lalu.
Meski bernuansa rumah pribadi, namun untuk desain interior cukup menarik dengan bernuansakan ornamen-ornamen China. "Sebenarnya Jade Restaurant ini sebelumnya adalah rumah, kemudian oleh pemilik dijadikan sebuah Restoran. Mengenai asal mula namanya saya nggak tahu mbak," terang Jusup Winoto, pemilik Jade Retaurant melalui Gunawan Yasin, Kapten Jade Restaurant.
Upaya untuk menarik pengunjung tidak hanya dilakukan dengan memberikan pelayanan yan terbaik kepada para pengunjung, tetapi juga dengan mencoba menghadirkan menu-menu dengan harga yang terjangkau. Tak hanya itu pengunjung beragama Islam pun tak perlu ragu untuk masuk dan memesan makanan di Jade Restaurant, pasalnya semua jenis makanan yang tersedia sudah terdaftar Halal, sehingga aman untuk dikonsumsi. "Semua makanan yang ada di Jade Restaurant adalah Halal dan orang Islam pun dapat mengonsumsinya, sebab sudah didaftarkan dalam BP POM dan sudah dinyatakan resmi," lanjut Gunawan.
Dari puluhan menu yang disajikan di restoran ini, bebek peking panggang dan salad 7 pelangi merupakan menu utama sekaligus andalan Jade Restaurant. Selain menu tersebut ada juga menu istimewa antara lain, udang rambut emas, gurame bumbu rujak, udang apolo, udang mutiara berlian dan masih banyak puluhan menu lainnya. Tak lupa juga menyediakan puluhan minuman segar yang bisa dipesan dan dinikmati pengunjung mulai dari harga Rp 8 ribuan.
"Salad 7 pelangi terdiri dari bebek peking panggang, ayam rebus, cumi singapore, ubur-ubur, udang mayonaise, telor patin, dan lumi bakso. Satu porsi ukuran medium harganya Rp 75 ribu untuk empat orang, sedang ukuran lux Rp 100 ribu untuk 6 - 7 orang," papar Gunawan.

Juwono Sudarsono Jadi Anggota Dewan Komisaris PT TVS Motor Company

BERFOTO - Nihal Kaviratne CBE, Presiden Komisaris dan Prof DR Juwono Sudarsono Komisaris TVS berfoto bersama.

Indonesia JAKARTA - PT TVS Motor Company Indonesia, bagian dari TVS Group, produsen sepeda motor yang telah dipercaya lebih dari 12 juta pengendara sepeda motor di seluruh dunia, mengumumkan anggota dewan komisarisnya yang baru, Prof DR Juwono Sudarsono. Ini berdasarkan hasil rapat Dewan Komisaris PT TVS Motor Company Indonesia yang berlangsung di Jakarta (10/2).
Prof DR Juwono Sudarsono, merupakan sosok intelektual Indonesia yang tangguh dan pernah beberapa kali dipercaya menduduki jabatan-jabatan penting dan strategis, yaitu Menteri Negara Lingkungan Hidup, Menteri Nasional Pendidikan dan dua kali menjabat Menteri Pertahanan. Selain itu, beliau pernah menjabat menjadi Duta Besar RI untuk Inggris.
“Kami sangat bangga dengan kesediaan Prof DR Juwono Sudarsono yang telah memiliki pengalaman serta reputasi internasional untuk bergabung dan berada dalam jajaran dewan komisaris. Kami yakin, bimbingan dan arahannya akan sangat mendukung usaha kami untuk bersaing di pasar Indonesia dan menjadikan PT TVS Motor Company Indonesia sebagai pusat produksi bagi pasar regional,” ujar Nihal Kaviratne CBE selaku Presiden Komisaris PT TVS Motor Company Indonesia.
Adapun, susunan Dewan Komisaris PT TVS Motor Company Indonesia, yakniNihal Kaviratne CBE sebagai Presiden Komisaris, didukung jajaran komisaris Drs Rudjito, Prof DR Juwono Sudarsono, James Castle, Dr H Purnomo Prawiro,H Lakshmanan, KN Radhakrishnan, R Ramakrishnan, Yang Soo Kim. Sebelumnya salah satu anggota dewan komisaris adalah Dr Ir Kuntoro Mangkusubroto melepaskan jabatannya sebagai anggota komisaris setelah diangkat sebagai Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan di Kabinet Indonesia Bersatu II.(dal)

Indosat Raih Top Brand Award 2009

TERIMA PENGHARGAAN - Group Head Strategic Marketing Indosat Fuad Fachroeddin (kanan) usai menerima penghargaan bersama dengan Division Head Postpaid Brand Management Indosat Gatut Wibisono (kiri), dan Division Head Prepaicd Brand Management Gede Krishna Jaya (tengah).

**Untuk Produk Matrix, IM3 dan Indosat Broadband
JAKARTA - Indosat kembali mendapatkan Top Brand Award 2010 untuk tiga produknya yaitu kategori Simcard GSM Paskabayar untuk Matrix dan Simcard GSM Prabayar untuk IM3 serta layanan Internet untuk Indosat Broadband. Penghargaan diselenggarakan dan diberikan oleh Frontier Consulting Group dan Majalah Marketing. Penghargaan ini sekaligus menjadi penghargaan ketiga di awal 2010 untuk Indosat.
“Penghargaan terhadap 3 brand Indosat yaitu Matrix, IM3 dan Indosat Broadband menjadi bukti bahwa layanan paskabayar, prabayar dan Indosat Broadband diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai solusi terhadap kebutuhan telekomunikasi mereka. Penghargaan ini juga semakin memotivasi kami untuk terus memberikan layanan yang berkualitas yang dapat memperkuat brand produk Indosat sehingga makin diminati masyarakat,” demikian disampaikan Fuad Fachroeddin, Group Head Strategic Marketing Indosat usai menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan oleh Top Brand Award terhadap ketiga brand Indosat berdasarkan faktor dimana produk Indosat dinilai cukup dikenal secara luas oleh konsumen (top mind share), memiliki pasar yang tinggi (top market share), serta tingkat loyalitas konsumen yang tinggi (top commitment share). Ketiga faktor ini dibuktikan melalui perilaku aktual pembelian dari konsumen di pasar.
Top Brand Award diberikan kepada merek-merek yang memenuhi 2 kriteria, yaitu merek-merek yang memperoleh Top Brand Index (TBI) minimum 10% serta merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam posisi top three di dalam kategori produknya. Top Brand Index diukur dengan menggunakan 3 parameter, yaitu top of mind awareness (marek yang paling diingat), last used (merek yang terakhir kali dibeli atau digunakan) dan future intention (merek yang akan dipilih kembali di masa mendatang)
Sementara itu di ajang yang sama, anak perusahaan Indosat, IM2 juga berhasil meraih Top Brand Award 2010 untuk kategori Internet Service Provider, sehingga secara keseluruhan Indosat beserta anak perusahaannya membuktikan komitmen layanan yang berkualitas prima dengan meraih total 4 Top Brand Award 2010. (dal)