Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Plaza Sambut Liburan

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Agnes Pukau Penonton

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Jumpa Fans Artis Semarak

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kotak Ngerock Abis

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Gaun Elegan ala My Secret

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Selasa, 26 Maret 2013

Hari Pertama, MC Mejasem Diserbu Pengunjung



MULAI BEROPERASI – Mutiara Cahaya (MC) Mejasem, Jumat (13/7) secara resmi mulai beroperasi melayani pengunjung.

Hari Pertama, MC Mejasem Diserbu Pengunjung

HARI pertama beroperasinya Mutiara Cahaya (MC) di Jalan Pala Raya, Mejasem, Kramat, Kabupaten Tegal mendapatan meriah dari masyarakat. Rangkaian Grand Opening diawali dengan pengajian yang diikuti sekitar 1.800 jamaah Manakib KH Zaenal yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Acara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian peresmian yang dihadiri jajaran Muspida Kabupaten Tegal serta tamu undangan lainnya.
Owner Mutiara Cahaya (MC) Abdu Rokhman menuturkan jika rangkaian peresmian kali diharapkan menjadi awal yang baik sehingga kehadiran MC Mejasem bisa menjadi rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan berbagai kebutuhan sehari-hari. Lokasi yang strategis dan terdiri dari 2 lantai yang menempati lahan seluas 3.500 hektar, diharapkan kehadiran MC Mejasem dapat menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung saat berbelanja. Di sini, pengunjung bisa mendapatkan berbagai kebutuhan mulai dari sembako, pakaian, aneka makanan dan jajanan hingga wahana bermain bagi anak-anak. Tidak hanya itu, selama 3 hari sejak grand opening pengunjung bisa mendapatkan diskon untuk produk di lantai 2 seperti pakaian hingga kosmetik hingga 25 persen. Ke depannya, kehadiran MC Mejasem diharapkan bisa mempermudah masyarakat sekitar dalam mendapatkan sekaligus memenuhi beragam kebutuhan sehari-hari.
“Silakan datang dan rasakan sendiri konsep yang ada di Mutiara Cahaya (MC) Mejasem,” katanya.
Syafitri (36), salah seorang pengunjung mengaku senang karena kehadiran MC Mejasem akan memudahkan warga sekitar dalam memenuhi berbagai kebutuhan yang ada. Apalagi sepekan ke depan bulan puasa akan tiba sehingga berbagai keperluan yang ada akan lebih mudah didapatkan. Lokasi yang strategis, lahan parkir luas tentu menjadi nilai tambah bagi pengunjung. Di sisi lain, kebutuhan yang ada mulai dari makanan hingga pakaian tersedia lengkap sehingga pengunjung bisa mendapatkan semuanya di satu tempat. “Tentu kehadiran MC Mejasem akan memudahkan dan mendekatkan kami dalam mendapatkan berbagai kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. (bunda manis)

Proll Tape Raih Juara Harapan



MENANG - Oky Darmawan Manager Delizia menunjukkan Piala Juara Harapan III.

Proll Tape Raih Juara Harapan

BATANG - Produk terbaru dari Toko Roti Delizia (Bakery & Cake) Batang, Proll Tape yang ditampilkan pada Lomba Makanan Khas Kabupaten Kota se-Jawa Tengah, yang diperkenalkan sebagai makanan khas Batang meraih juara harapan tiga.
Diungkapkan manager setempat, Khelix Cahya acara tersebut berlangsung di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada 7-8 Juli 2012 kemarin. Dihadiri juga Menteri Pertanian, perlombaan diikuti oleh 35 peserta perwakilan dari masing-masing daerah.
"Kami hadir sebagai salah satu peserta mewakili Kabupaten Batang. Sesuai dengan namanya, produk tersebut kami buat dengan bahan dasar ketela pohon yaitu tape. Sengaja dipilihnya bahan dasar dari tape kami ingin mengangkat produk dari bahan lokal khususnya ketela pohon sebagai bentuk upaya turut memberdayakan petani yang ada di Kabupaten Batang," tuturnya.
Ditambahkan, perusahaannya sudah berkomitmen untuk selalu memproduksi roti hanya dengan bahan-bahan berkualitas tinggi dan 100% tanpa bahan pengawet. Semua roti diolah secara higienis dengan teknologi tinggi, oleh sebab itu roti masih fresh sampai dengan tiga hari pembuatan. Kualitas roti dan kepuasan pelanggan adalah prioritas utama mereka.
"Sebagai perusahaan roti yang telah tumbuh besar dan dikenal masyarakat luas khususnya masyarakat Batang Pekalongan. Kami pun mampu menempatkan diri di hati para pelanggannya sebagai perusahaan roti kebanggaan masyarakat yang telah dipercaya," lanjutnya.
Dari berbagai macam segi, seperti kualitas, kelezatan, pelayanan, bahan dasar yang digunakan, maupun dari segi kuantitas dalam melayani jumlah pemesanan sesuai permintaan pelanggan. Selain itu juga memberikan diskon sebesar 10% untuk semua produknya serta layanan antar gratis kepada konsumen.
"Dengan berbagai varian yang ada mulai dari kue ulang tahun, roti untuk acara hajatan sampai kue-kue kecil yang tersedia kesemuanya sudah berlabel halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak salah rasanya jika kita jadikan kue-kue Delizia sebagai sajian khas bulan Ramadhan yang akan segera tiba dan kita jelang bersama," pungkasnya. (bunda manis)

Pekalongan Kota Kenangan, Tidak Bisa Dilupakan



MOBIL JAGOAN - Sebagai orang Pekalongan, berharap ada yang mengikuti jejaknya berkarier di Astra.

Sosok Supranoto CEO PT Astra International Tbk - Isuzu Head Office
Pekalongan Kota Kenangan, Tidak Bisa Dilupakan

Sebagai perantauan sukses, tidak membuat Supranoto lupa akan kampung halamannya Kota Pekalongan. Melalui perusahaanya mencoba turut serta dalam mengembangkan kota asalnya beriringan menjadi lebih baik dan maju. Seperti apa?

Lahir pada pada 19 Juni 1966, Supranoto muda melewati hari-harinya sampai remaja di kota batik, berbagai hal selalu diingat dan dikenang sampai sekarang. "Saya dulu tinggal di Jalan Hasanudin nomor 72, sekarang mungkin sudah ditinggali orang lain. karena sudah dijual oleh orang tua saya sebelum pindah ke Jakarta," tuturnya kepada. "Orang tua saya seperti kebanyakan pengusaha di kota ini, berdagang batik dan kain. Dari pekerjaan itu untuk membiayai saya dan sauadara untuk sekolah," lanjutnya.
Lulus dari SMP Sampangan pada tahun 1982 dan SMA 1 Pekalongan tahun 1985, setelahnya langsung pindah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer sampai tahun 1990.
Awal berkarir dalam dunia usaha digelutinya menjadi Product Manager di salah satu perusahaan komputer. Sampai akhirnya masuk di grup Astra tahun 1994, yang menjadikannya pribadi yang lebih tangguh dan bertanggungjawab.
Karirnya terus melejit sampai akhirnya sejak awal 2009 diangkat oleh manajemen Astra menjadi Chief Executive Officer (CEO) PT Astra International Tbk - Isuzu Head Office dari jabatan sebelumnya Deputy Director Operations TRAC Astra Rent a Car. "Sambil bekerja saya juga menempuh pendidikan Strata 2 di Sekolah Manajemen Prasetya Mulya dari tahun 1998 sampai 2000," terangnya.
Pria ramah dengan dua putra tersebut mengungkapkan, selama merantau dirinya selalu teringat dengan kota kelahirannya. Sehingga setiap waktu liburan sering mudik untuk mengenang dan sekadar menyegarkan pikirannya. Dia melakukannya dengan senang hati, karena hampir semua teman-temannya masih ada.
"Saya masih sering bolak-balok ke Pekalongan, baik sendiri maupun bersama keluarga. Bahkan anak saya juga suka dengan kota ini, karena dari kecil sudah saya kenalkan," tuturnya semangat.
Untuk itu sebagai pimpinan perusahaan besar di Indonesia, dia ingin bisa memberikan sesuatu untuk tempat kelahirannya. "Saya mesti balik ke Pekalongan, karena ingin di kota ini pula Astra berkontribusi kepada masyrakatnya, dan tidak lupa tetap butuh dukungan banyak pihak agar sama-sama bisa berkembang," harapnya.
"Secara pribadi saya ingin ada putra kota ini yang dapat bergabung dengan kami, termasuk pula pada perusahaan yang berbasis Astra. Sebagai salah satu yang besar, ada kurang lebih 160 ribu karyawan dan 150 perusahaan. Karena sebagai contoh banyak putra Pekalongan yang sukses di perusahaan kami," tuturnya.
Harapannya secara pribadi, dengan adanya invenstasi di kota ini, semoga perekonomiannya bisa lebih. Beriringan dengan kemajuan Astra Isuzu yang sekarang ada.
Menurutnya pasar Isuzu bisa terus meningkat, apalagi hampir semua cabang sudah 3 S (sales, servis & spare part), sehingga sangat memudahkan penggunanya. "Yang berbeda di perusahaan kami adalah, servis after salesnya yang memuaskan. Dari garansi sampai spare part yang komplit, sehingga segala macam kesulitan akan lebih mudah dilayani dengan baik oleh tehnisi kami," urainya.
Produknya juga beragam, dari mobil niaga sampai angkutan, potensi Pekalongan dan sekitarnya yang luas. Terutama untuk daerah pegunungan sangat potensial untuk pasar kendaraan angkut yang tangguh dan berkualitas.
"Pekalongan bagi saya adalah kota kenangan yang tidak bisa dilupakan. Karena
hampir beberapa waktu saya sering mudik kesini. Walaupn tidak ada saudara namun suasana kota dan makanannya yang saya rindukan terus. Seperti makan nasi megono dan tauto asli Pekalongan yang tiada duanya," tuturnya.
"Walaupun sebenarnya di Jakarta ada yang menjual makanan yang sama, namun saya rasa yang lebih nikmat adanya suasana asli dari Pekalongan yang bikin tambah mantap," tutupnya. Semoga kisah ini bisa menjadi semangat anak muda Pekalongan dalam berkarir di bidang apapun. (bunda manis)

Perlengkapan Dapur Laris Diborong



LARIS - Beraneka jenis perlengkapan memasak laris manis diserbu konsumen.

Perlengkapan Dapur Laris Diborong
*Batang Expo 2012

BATANG - Dalam gelaran expo yang diadakan Pemkab Batang salah satu stan yang laris diborong pengunjung adalah stan milik Toko Wajan Batik yang menyediakan beragam perlengkapan dapur. Aneka peralatan seperti wajan, panci dan lainnya yang terbuat dari alumunium tersebut diburu konsumen terutama ibu rumah tangga.
"Alhamdullilah penjualan perlengkapan dapur yang saya jual baik wajan, panci dan lainnya laris manis dibeli konsumen," ucap Kustiyah pemilik Toko Wajan Batik yang beralamat di Kecamatan Tersono kepada Radar.
Disebutkan dalam sehari omset yang diperolehnya rata-rata antara Rp3 juta sampai Rp4 juta per hari. "Ya lumayan saat ini jualan kami laku, kebanyakan dibeli oleh ibu-ibu. Harganya sendiri antara Rp17 ribu sampai termahal Rp400 ribu untuk ukuran besar," ucapnya senang.
Ditambahkan, aneka produk dapur tersebut merupakan hasil karya para pengrajin dari Desa Pujut Tersono yang sudah terkenal akan kerajinan batik wajannya. "Untuk jenis wajan batik ini seluruhnya hasil karya dari para pengrajin dari desa dibantu oleh dua karyawan saya," jelasnya.
Dalam pengerjaan wajan batik para pengrajin bisa menghasilkan rata-rata 18 unit wajan per hari. "Pembuatan wajan batik atau tok ini terlebih dahulu alumunium dilebur, kemudian dimasukan dalam cetakan bentuk setelah selesai baru di batik atau ditok agar nantinya ketika untuk masak minyaknya bisa cepat panas," pungkasnya.(bunda manis)