Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Translate

Blogroll

BISNIS ANDA KITA

Kamis, 26 Maret 2009

AAK Pekalongan Lantik Direktur Baru

TANDA TANGAN - Direktur terpilih Makmur Haryanto beserta jajarannya saat melakukan penandatanganan Pakta Integritas, Kamis kemarin (26/3).

PEKALONGAN - Sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan, Akademi Analisis Kebidanan (AAK) Pekalongan menggelar pelantikan direktur barunya untuk periode 2009 - 2013, Kamis kemarin di Kampoeng Damai Karanganyar (26/3). Acara berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua Badan Pembina Yayasan Wira Purnama Husada, H Choeron, yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan Pakta Integritas.
Direktur terpilih Makmur Haryanto dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk selalu memiliki keyakinan yang kuat dalam memajukan AAK kedepan. Sebab AAK dharapkan akan menjadi salah satu akademi kebidanan yang terbaik di Indonesia. Dirinya akan menerapkan sistem manajemen pada umumnya dengan perbaikan-perbaikan pada sisi planing, organizing, actuating dan controling. "Akan ditekakan pada sisi perencanaan dan pengendaliannya yang perlu perbaikan," ujarnya.
Ditargetkan bahwa AAK akan akan menajdi AAK yang memiliki standar atau akreditasi yang tinggi. Baik dari sisi akreditasi legalitas formal dari Mendiknas, maupun akreditasi dari lembaga profesional lainnya.
Ketua Yayasan Wira Purnama Husada, Prapto menyampaikan karakter dasar sangatlah diperlukan untuk membangun sebuah institusi. Sebab, menurutnya, pada umumnya usaha manusia dalam sebuah organisasi ditengah-tengah masyarakat harus mempunyai ide dan tujuan yang jelas karena merupakan bentuk kerjasama yang melibatkan banyak orang. Ide dan tujuan tersebut dijabarkan menjadi nilai dasar perjuangan agi institusi tersebut. "Kebersamaan yang kuat akan menjadikan AAK semakin kuat," ujarnya.
Mengenai Pakta Integritas yang dilakukan di AAK, menurutnya, bahwa ini menjadi semacam laboratorium penyelenggaraan institusi yang good governance. Dan ini dilatar belakangi dengan tekad untuk memperbaiki lembaga yang ada menjadi lebih baik. "Mudah-mudahan ini bisa jadi pilot project bagi lembaga-lembaga lainnya, terkait isu korupsi, kolusi dan nepotisme yang dicanangkan pemerintah," harapnya.
AAK yang telah berdidi sejak Oktober 2000 telah melakukan pergantian direktur hingga kelima kalinya, direktur pertama Darmanto, kedua Sri Nur Aini, ketiga Azis Nur Faizin dan keempat Mitrof. Per 1 April ini AAK juga sudah membuka kesempatan pendaftaran bagi mahasiswa baru dengan kuota sekitar 70-an mahasiswa. (dalal muslimin)

0 komentar